Puasa Muhammadiyah 2026 Hingga Lebaran, Catat Tanggalnya
Puasa Muhammadiyah 2026/image by unsplash
Kapanlagi.com - Jadwal puasa 2026 kini semakin menjadi perbincangan dengan berbagai perkiraan dari lembaga keagamaan resmi yang telah dirilis. Meskipun pemerintah biasanya menunggu Sidang Isbat untuk penetapan resmi 1 Ramadan, salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah, telah merilis pengumuman resminya.
Pengumuman ini tentu menjadi angin segar bagi jutaan umat Muslim di Indonesia yang menantikan kepastian awal Ramadan 1447 Hijriah. Ketetapan dari Muhammadiyah ini memberikan panduan awal yang sangat berharga untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci penuh berkah.
Jadi, tak perlu lagi bertanya-tanya kapan tepatnya kita akan memulai ibadah puasa di tahun 2026 ini. Simak lebih dalam informasi lengkap mengenai penetapan awal puasa Muhammadiyah 2026, termasuk metode unik yang digunakan.
Advertisement
Kamu juga bisa cek informasi terbaru seputar Ramadan di Liputan6.com.
1. Kabar Pengumuman Muhammadiyah
Kabar gembira datang dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang telah secara resmi mengumumkan jadwal awal Puasa Ramadan 1447 Hijriah. Penetapan ini menjadi panduan penting bagi seluruh warga Muhammadiyah dan umat Islam yang mengikuti metode hisab yang mereka gunakan.
Pengumuman ini disampaikan melalui maklumat resmi yang ditandatangani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, memberikan kepastian tanggal yang dinanti-nantikan. Maklumat bernomor 2/MLM/I.0/E/2025 ini tidak hanya menetapkan awal Ramadan, tetapi juga mencakup penetapan Syawal dan Zulhijah 1447 Hijriah, menunjukkan konsistensi Muhammadiyah dalam memberikan kepastian kalender Islam jauh-jauh hari.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. Metode Penetapan Awal Puasa Muhammadiyah
KLovers pasti penasaran, bagaimana sih Muhammadiyah bisa begitu yakin menetapkan tanggal awal puasa jauh sebelum Sidang Isbat pemerintah? Jawabannya terletak pada metode yang mereka gunakan, yaitu hisab hakiki wujudul hilal.
Ini adalah pendekatan ilmiah yang mengandalkan perhitungan astronomi yang sangat akurat, bukan sekadar melihat bulan secara langsung di ufuk barat. Metode ini menjadi ciri khas Muhammadiyah yang mengedepankan rasionalitas dan ilmu pengetahuan dalam penetapan awal bulan Hijriah.
Pendekatan hisab ini memungkinkan penentuan awal bulan Hijriah dengan presisi tinggi, berbeda dengan metode rukyatul hilal yang mengandalkan pengamatan visual. Dengan demikian, Muhammadiyah dapat memberikan kepastian jadwal ibadah jauh hari sebelumnya, sebuah keuntungan besar bagi umat yang ingin merencanakan segala sesuatunya dengan matang.
3. Kunci Ketepatan Puasa Muhammadiyah
Metode hisab hakiki wujudul hilal ini menggabungkan data posisi matahari dan bulan secara presisi, memungkinkan Muhammadiyah untuk menentukan awal Ramadan, Syawal, maupun Zulhijah tanpa harus bergantung pada pengamatan langsung hilal.
Pendekatan ini berbeda dengan metode rukyatul hilal yang umumnya digunakan pemerintah, di mana pengamatan bulan sabit secara langsung menjadi penentu. Bagi Muhammadiyah, perhitungan astronomi yang cermat ini memastikan bahwa posisi bulan sudah memenuhi syarat, sehingga 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
4. Kalender Hijriah Global Tunggal dan Sistem HisabMu
Selain mengandalkan hisab hakiki wujudul hilal, Muhammadiyah juga telah lama menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai acuan resmi dalam menetapkan ibadah berbasis penanggalan Hijriah. Kalender ini berfungsi sebagai pedoman yang mengintegrasikan perhitungan astronomi secara global, sehingga mampu memberikan kepastian waktu yang konsisten di seluruh dunia
Tidak hanya itu, penetapan ini juga didukung oleh sistem HisabMu, perangkat hisab digital yang dikembangkan khusus oleh Muhammadiyah untuk meningkatkan akurasi dalam menentukan awal bulan Hijriah. Sistem canggih ini menjadi bukti komitmen Muhammadiyah dalam memanfaatkan teknologi dan ilmu pengetahuan modern demi kemudahan umat. Dengan kombinasi KHGT dan HisabMu, penetapan awal Puasa Muhammadiyah menjadi semakin kokoh dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
5. Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026
Nah, ini dia yang paling ditunggu-tunggu, KLovers! Berdasarkan maklumat resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, awal Puasa Ramadan 1447 Hijriah akan jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026. Kepastian tanggal ini memungkinkan umat Islam untuk mulai merencanakan berbagai persiapan, mulai dari mental, fisik, hingga logistik untuk menyambut ibadah puasa selama sebulan penuh.
Dengan adanya pengumuman awal ini, umat Muslim, khususnya warga Muhammadiyah, bisa mempersiapkan diri lebih matang. Salat tarawih pertama akan dilaksanakan pada malam sebelumnya, yaitu Selasa, 17 Februari 2026, menandai dimulainya rangkaian ibadah di bulan suci. Persiapan yang terencana akan membuat ibadah puasa terasa lebih ringan dan penuh makna, KLovers.
6. Prediksi Idul Fitri 2026 Versi Muhammadiyah
Tidak hanya awal Ramadan, Muhammadiyah juga telah menetapkan tanggal Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, KLovers. Berdasarkan maklumat resmi dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Idul Fitri akan jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Selain itu, Muhammadiyah juga telah merilis tanggal-tanggal penting lainnya dalam kalender Islam 1447 Hijriah. Misalnya, 1 Zulhijah 1447 H akan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026, diikuti oleh Hari Arafah (9 Zulhijah) pada Selasa, 26 Mei 2026, dan Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijah) pada Rabu, 27 Mei 2026. Informasi lengkap ini tentu sangat bermanfaat untuk perencanaan ibadah sepanjang tahun, memberikan kepastian bagi umat dalam menunaikan rukun Islam dan ibadah lainnya.
7. Puasa Muhammadiyah dan Pemerintah
KLovers mungkin sudah tidak asing lagi dengan adanya perbedaan penetapan awal puasa dan Idul Fitri antara Muhammadiyah dan pemerintah. Ini bukanlah hal baru, melainkan sebuah dinamika yang telah berlangsung lama dan memiliki dasar metodologi yang berbeda.
Pemerintah, melalui Kementerian Agama, biasanya mengandalkan metode rukyatul hilal, yaitu pengamatan langsung terhadap keberadaan bulan sabit di ufuk barat setelah matahari terbenam. Metode ini memerlukan konfirmasi visual yang kadang terhalang oleh cuaca atau kondisi geografis.
Di sisi lain, Muhammadiyah lebih menekankan pada kepastian melalui perhitungan astronomi atau hisab. Bagi organisasi ini, pendekatan ilmiah dapat meminimalisasi perbedaan karena dihitung berdasarkan data yang objektif dan dapat diprediksi jauh-jauh hari.
8. Niat Puasa Ramadan
Setelah mengetahui jadwal pasti awal Puasa Ramadan 2026, jangan lupakan satu hal yang sangat fundamental dalam ibadah puasa kita yakni niat. Niat adalah fondasi utama yang membedakan ibadah dengan kebiasaan semata, dan menjadi penentu sah atau tidaknya puasa yang kita jalankan.
Penting untuk diingat, niat puasa Ramadan sebaiknya dibaca setiap malam sebelum memulai puasa, atau pada waktu sahur sebelum adzan Subuh berkumandang. Melafalkan niat puasa Ramadan di luar waktu tersebut dapat membuat puasa dianggap tidak sah, sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW.
Berikut adalah bacaan niat puasa Ramadan yang bisa KLovers lafalkan setiap malam sebelum berpuasa, atau pada waktu sahur sebelum adzan Subuh berkumandang:
Bacaan Niat Puasa Ramadan (Arab):
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Bacaan Niat Puasa Ramadan (Latin):
Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i fardhi syahri Ramadhâni hâdzihis sanati lillâhi ta'âla.
Terjemahan Niat Puasa Ramadan:
Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah ta'ala.
Dengan niat yang tulus dan persiapan yang matang, semoga ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah KLovers diterima oleh Allah SWT dan membawa berkah yang melimpah. Selamat menyambut bulan suci, KLovers!
9. FAQ
Kapan awal Puasa Muhammadiyah 2026? Berdasarkan maklumat resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, awal Puasa Ramadan 1447 Hijriah akan jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026.
Metode apa yang digunakan Muhammadiyah untuk menentukan awal puasa? Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, yaitu pendekatan ilmiah yang mengandalkan perhitungan astronomi yang sangat akurat untuk menentukan posisi matahari dan bulan.
Kapan Hari Raya Idul Fitri 2026 menurut Muhammadiyah? Menurut maklumat resmi Muhammadiyah, Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah akan jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Apa perbedaan metode penetapan awal puasa antara Muhammadiyah dan pemerintah? Muhammadiyah menggunakan metode hisab (perhitungan astronomi), sedangkan pemerintah umumnya mengandalkan metode rukyatul hilal (pengamatan langsung bulan sabit).
Mau tahu berita terkini tentang dunia hiburan? Yuk langsung cek di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
Baca Juga Yuk:
- Jadwal Puasa 2026: 1 Ramadan 1447 H, Lebaran, dan Cuti Bersama
- Jadwal Imsak 2026 Lengkap Seluruh Indonesia, Catat Waktunya
- 10 Drama Korea Bertema Ramadan, Rekomendasi Tontonan Positif Selama Puasa
- Puasa 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Libur & Cuti Bersama
- Kapan Awal Puasa 2026? Ini Prediksi dan Penetapan Resminya
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
(kpl/mda)
Advertisement
