Puti Bercerita Tentang Soekarno Research Center di Jepang

Puti Bercerita Tentang Soekarno Research Center di Jepang © instagram/puti_soekarno

Kapanlagi.com - Punya kakek yang juga merupakan pejuang kemerdekaan? Pasti hampir setiap kali ngobrol, beliau dengan bangganya akan bercerita tentang aksi-aksinya melawan penjajah. Meski hanya seorang prajurit, atau bahkan pejuang tanpa pangkat, orang yang terlibat dalam perang merebut kemerdekaan akan memiliki kisah-kisah hebat untuk disampaikan kepada anak-cucunya.

Begitu pula dengan Puti Guntur Soekarno. Sosok ini merupakan cucu dari Presiden RI pertama, Ir. Soekarno, serta wanita yang menjahit bendera merah putih, Fatmawati Soekarno. Sudah pasti ia juga tumbuh besar dengan kisah-kisah tentang perjuangan kakek dan neneknya dalam memerdekakan Indonesia.

Berbekal kisah-kisah Bung Karno yang ia dengar langsung dari orang yang pernah dekat dengan beliau, Puti pun diajak para profesor dari Jepang untuk bekerja sama membangun Soekarno Research Center.

© instagram/puti_soekarno

Kepada Merdeka.com ia menceritakan, di Jepang dirinya memiliki beberapa kenalan. Mereka adalah profesor di Kakushikan University di Tokyo, yang sangat tertarik melakukan penelitian tentang ide dan gagasan Bung Karno, utamanya tentang Pancasila.

“Akhirnya melalui Japan Asian Research Center dibuatlah satu kerja sama juga dengan Kakushikan University itu dibuat Soekarno Research Center,” cerita putri dari Guntur Soekarno ini.

Apa saja yang dilakukan anggota DPR RI ini dan Soekarno Research Center?
Melanjutkan kisahnya, ia mengatakan bahwa pusat penelitian tersebut membahas secara ilmiah apa yang sebenarnya setelah Bung Karno lakukan, perbuat ide dan gagasannya untuk menyatukan Indonesia ini.

Disadari atau tidak, Jepang sangat kagum dengan Indonesia. Negara yang terdiri dari banyak pulau, suku dan etnis bersatu dengan Pancasila.

“Itu yang ingin mereka gali. Mereka lihat, ide, gagasan Bung Karno tentang Pancasila ini bisa menjadi alternatif bagi perdamaian dunia,” lanjut istri dari Joy Kameron ini.

Karena perhatian Jepang yang besar terhadap Pancasila, perempuan yang akrab disapa Mbak Puti pun harus rela bolak-balik pergi ke Negeri Sakura tersebut. Ia dijadikan profesor tamu, mengajar di sana dan menjadi bagian dari Soekarno Research Center.

Kegiatan ini sudah berjalan selama tiga tahun dengan mengadakan berbagai pidato kebudayaan dan seminar. Rencananya kegiatan itu akan diusung ke Indonesia, di Jakarta atau di universitas-universitas yang memiliki hubungan dekat dengan Bung Karno.

Prestasi yang dimiliki Puti Guntur Soekarno ini memang layak diacungi jempol kan, KLovers? Makin membanggakan saja, karena impian Puti untuk berkecimpung lebih jauh dalam bidang politik sedang berusaha diwujudkannya. Bersama Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, keduanya akan maju dalam Pilkada Jawa Timur tahun ini. Menurut kamu, akan seperti apa Jawa Timur jika dipimpin oleh dua sosok ternama ini, KLovers?

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/aik)

Rekomendasi
Trending