Raih Medali Perak, Lifter Sri Wahyuni Menangis di Podium

Penulis: Sanjaya Ferryanto

Diperbarui: Diterbitkan:

Raih Medali Perak, Lifter Sri Wahyuni Menangis di Podium
Sri Wahyuni © Instagram Kemenpora

Kapanlagi.com - Pundi-pundi medali Indonesia terus bertambah, kali ini adalah Sri Wahyuni yang berhasil meraih medali perak dari cabang angkat besi. Yuni berhasil meraih medali dengan total angkatan 195 kg.

Medali emas sendiri berhasil diraih oleh lifter asal Korea Utara, Ri Song-gum dengan total angkatan 199 kg. Walau berada di posisi kedua, sejatinya Sri sempat memimpin klasemen di angkatan snatch dengan menuntaskan beban 88 kg pada kesempatan kedua.

Yuni menaikkan beban ke 112 kg, namun gagal mengangkatnya pada 3 kali percobaan. Dilain pihak, Ri Song-gum berhasil mengangkat beban sebesar 113 kg pada percobaan kedua.

1. Cetak Hattrick Medali Perak

Dirinya pun mendapatkan medali perak atas usahanya tersebut. Yuni terlihat menitikkan air mata pada saat sesi penyerahan medali di podium.

Hasil ini tentunya membanggakan bagi dirinya maupun lifter tanah air. Sebelumnya, Yuni juga berhasil meraih medali perak pada gelaran Olimpiade 2016 Rio De Janeiro.

Selain itu, dirinya juga mencatatkan hatrick medali perak di kejuaraan multi-event bagi Indonesia. Yuni berhasil meraih medali perak Asian Games 2014, Olimpiade Rio De Jeneiro 2016, serta Asian Games 2018.

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

2. Defia Persembahkan Emas Pertama

Indonesia kembali berbangga! Setelah pembukaan Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno, Sabtu malam (18/08/2018) mendapat banyak pujian, sehari kemudian kebanggaan ini dipersembahkan oleh Defia Rosmaniar dari olahraga taekwondo.

Defia mempersembahkan medali emas pertama bagi kontingen Indonesia setelah menjadi jawara di kategori Women Individual Poomsae. Dilansir dari Merdeka.com, atlet asal Bogor ini meraih emas setelah mengalahkan atlet asal Iran, Marjan Salahshouri. Defia menang dengan angka 121,7 sedikit lebih unggul dari lawannya yang mendapat 118,4.

Setelah dinyatakan menang oleh dan mendapat emas, Defia langsung sujud syukur dan membuat bangga yang menyaksikan kemenangannya. Keberhasilan atlet cantik berhijab ini pun terasa spesial karena ditonton langsung oleh Presiden Jokowi.

3. Ditonton Jokowi & Bersalaman Langsung

Jokowi memang menyempatkan untuk menonton langsung pertandingan taekwondo di tribun VVIP Plenary Hall, JCC. Defia sendiri seusai sujud syukur langsung berlari sembari membawa bendera mearh putih.

Bukan cuma itu saja. Defia pun menuju tribun VVIP untuk bersalaman dengan Jokowi yang berterima kasih atas emas yang dipersembahkan srikandi taekwondo Indonesia ini. Kemenangan Defia juga mendapat apresiapai dari Ketua PB Taekwondo Letjen TNI (Purn) Marciano Norman.

"Emas ini diberikan untuk rakyat Indonesia. Target kita satu emas itu. Kita masih punya atlet yang jago-jago dan tidak bisa dipandang sebelah mara," kata Marciano.

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

(kpl/frs)