Remaja Ini Tewas Karena Tenggak Kafein Plus Minuman Berenergi

Ferry Sanjaya | Rabu, 17 Mei 2017 08:18
Remaja Ini Tewas Karena Tenggak Kafein Plus Minuman Berenergi
Davis Allen Cripe News.com

Kapanlagi.com - Ini bisa jadi pelajaran berharga untuk kita semua agar tak mengacuhkan apa-apa saja yang kita masukkan ke dalam tubuh kita. Seorang remaja berusia 16 tahun yang bernama Davis Allen Cripe meninggal dunia karena kesalahan fatal.

Dilansir Metro, dirinya meminum kombinasi minuman yang seharusnya tak boleh diminum. Davis meminum kopi dari gerai restoran cepat saji McDonald's, sebuah minuman berenergi dan segelas besar Mountain Dew. Bisa ditebak, dirinya pun akhirnya pingsan di sekolahnya.

Davis pun meninggal dunia karena kemungkinan artimia pada jantung. Dikatakan oleh ahli jantung koroner Gary Watts, aritmia merupakan kondisi dimana detak jantung tak beraturan sebagai akibat dari kelebihan kafein.

Davis Allen Cripe  wltxDavis Allen Cripe wltx


Namun begitu, Watts tak menyebut jika kafein adalah penyebab utama kematian Davis. Aritmia yang terjadi pada jantungnya diperkirakan akibat kombinasi dirinya meminum minuman berenergi.

"Kematiannya bukan karena overdosis kafein. Kami tidak mengatakan bahwa jumlah total kafein yang dia minum mengakibatkan ini. Selain itu dirinya minum minuman berenergi, hal inilah yang menyebabkan aritmia pada jantungnya," ungkap Watts.

Davis dinyatakan meninggal dunia sejam setelah pingsan di sekolahnya. Jadi, jangan coba-coba mencampurkan minuman berat seperti kopi dengan minuman berenergi maupun soft drink ya, efeknya berbahaya untuk tubuh kamu.

(kpl/frs)

Simak Berita Lainnya:

Anak Artis Season 3 - Andovi Ngerjain Anak Artis Part 2
PRO TIPZ DARI DEWA CINTA BUAT LUPAIN MANTAN - KAPANLAGI #LUPAINMANTAN
Bikin Geger, Pria Ini Beli Burger McDonalds Pakai Helikopter
Tak Diberi Nomer Handphone, Pria Ini Marah dan Pukul si Cewek
Unik, Perusahaan Ini Beri Uang Untuk Karyawan Yang Berhasil Kurus



HOW TO: LUPAIN MANTAN - KapanLagi #LupainMantan

PLUS TERKAIT

LATEST UPDATE




REKOMENDASI