Setelah Puluhan Tahun, Microsoft Putuskan 'Bercerai' dari Internet Explorer

Rabu, 19 Agustus 2020 19:08
Setelah Puluhan Tahun, Microsoft Putuskan 'Bercerai' dari Internet Explorer
Internet Explorer / Credit: Istimewa


Kapanlagi Plus - Sebuah keputusan yang cukup telat namun tepat diambil oleh Microsoft. Perusahaan milik Bill Gates ini memutuskan untuk tidak lagi memberikan dukungannya pada browser legendaris Internet Explorer.

Kenapa telat? Karena memang dalam puluhan tahun terakhir, IE sudah benar-benar dilupakan oleh pengguna internet yang lebih memilih untuk beralih ke browser populer lain seperti Chrome, Firefox, Opera, Safari dan sebagainya. Ya, seharusnya Microsoft 'menceraikan' IE sejak bertahun-tahun lalu.

Per 30 November 2020 mendatang, aplikasi chat bagi para professional Microsoft yang bernama Teams sudah tak akan lagi tersedia di IE. Setelahnya, aplikasi lain seperti Microsoft 365, One Drive hingga Outlook bakalan menghilang mulai 17 Agustus 2021.

1. Pengguna IE Saat Ini Cuma 4%

Tak bisa dipungkiri jika IE begitu populer di masa lalu, karena memang kala itu, Ia merupakan satu-satunya browser yang tersedia. Namun seiring berjalannya waktu, IE yang begitu minim inovasi, cenderung lambat dan identik dengan bug akhirnya mulai ditinggalkan. Terlebih karena munculnya sederet browser baru yang menawarkan berbagai fitur lebih menarik.

IE sukses bertahan selama 25 tahun lamanya dan saat ini sudah memasuki seri ke-11. Namun dari hasil penelitian, pengguna IE saat ini hanya berkisar di angka 4% saja. Sementara itu, browser yang paling banyak digunakan adalah Chrome, lalu disusul dengan Firefox di bawahnya.

2. Hadirnya Microsoft Edge

Microsoft sendiri dalam beberapa waktu terakhir memang telah menyiapkan browser baru yang dijanjikan lebih inovatif dan bisa bersaing dari kompetitor lainnya, yakni Microsoft Edge. Lalu apakah artinya IE tak akan bisa digunakan lagi setelah ini? Masih bisa, namun tidak akan ada lagi update-update dari Microsoft ke depannya nanti.

"Pelanggan telah menggunakan IE 11 sejak 2013 ketika lingkungan online jauh lebih tidak canggih daripada lanskap saat ini. Sejak itu, standar web terbuka dan browser yang lebih baru (seperti Microsoft Edge baru) telah memungkinkan pengalaman online yang lebih baik dan lebih inovatif," ujar Microsoft seperti dikutip dari CNN International Rabu (19/8).

(kpl/gtr)



MORE STORIES




REKOMENDASI