Setitik Semangat dari Menpora untuk Ahmad Fariz

Kamis, 29 November 2018 07:42 Penulis: Iwan Tantomi
Setitik Semangat dari Menpora untuk Ahmad Fariz
© Merdeka

Kapanlagi Plus - Pasti pada penasaran, siapa, sih, Ahmad Fariz? Ternyata dia adalah anak dari Winarni, mantan atlet angkat berat peraih medali perunggu di Olimpiade 2000. Bocah dengan nama lengkap Ahmad Fariz Taufik ini dikabarkan mengalami Atresia Esofagus, yaitu gangguan pencernaan akibat penyempitan jalan makan.

Mengetahui kabar ini, Menpora Imam Nahrawi meluangkan waktunya untuk menjenguk Fariz di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Kamis 8 November 2018 lalu. Dirinya bersyukur karena Fariz sudah mendapatkan penanganan yang baik dari tim dokter.

"Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh tim dokter yang telah menanganinya dengan baik sekali," ungkap Imam.

Namun perjuangan Fariz untuk sembuh belum berakhir. Masih ada operasi lanjutan lagi agar saluran pencernaanya bisa berfungsi lebih baik.

"Ini operasi kedua, masih ada operasi ketiga untuk menyambung antara usus dan tenggorokan," lanjut pria asal Bangkalan, Madura tersebut.

Selain mendoakan agar Fariz bisa kembali sembuh, Menpora juga berjanji untuk membantu keluarga Winarni, baik moral mau pun material agar beban pahlawan olahraga Indonesia ini jadi lebih ringan.

"Mbak Winarni sebagai seorang ibu, saya memahami beban psikologisnya. Tinggal doa dari kita semua dan support moral dan material yang kita berikan bersama-sama. Ada (bantuan yang diberikan)," jelas Menpora.

Di sisi lain, Winarni nggak menyangka seorang Imam Nahrowi bisa menyempatkan diri untuk menjenguk anaknya yang sedang sakit. Padahal dia sendiri paham bahwa Pak Menteri punya setumpuk aktivitas yang pasti bakal menyita waktunya hingga seharian, termasuk kegiatan pasca Asian Games dan Asian Para Games.

"Ini surprise banget, syukur alhamdulillah. Terima kasih banget pak Imam Nahrawi udah ngunjungin anak kami, mudah-mudahan jadi semangat untuk Fariz," tukas Winarni.

Menurut Winarni, kondisi Fariz sudah lebih stabil. Hanya saja masih ada pembengkakan di leher setelah naik ke meja operasi.

"Kalau kemarin kan usus besarnya ditarik ke leher, sementara biar kering dulu yang lain nanti minggu usus besar ini disambung ke kerongkongan. Tadinya dokter bilang satu sampai dua minggu tapi alhamdulillah lebih cepat," jelasnya.

Semangat juang Winarni ketika merebut medali perunggu di Olimpiade 2000 tampaknya juga dibawa ke keluarga. Dengan menahan air mata, dirinya menceritakan tentang bagaimana ia menghadapi cobaan hidup ini, sekaligus memberikan semangat kepada Fariz, agar lekas sembuh dari penyakitnya.

"Kuat, semangat. Namanya ibu ya untuk ke anak jadi kalo kita kasih semangatnya seperti itu ayo loh cepet sembuh. Udah lama sekali soalnya, jauh dari kakaknya juga. Apalagi udah masuk empat bulan," cerita Winarni.

(kly/tmi)

Reporter:

Iwan Tantomi



MORE STORIES




REKOMENDASI