Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Beberapa waktu ini cuaca ekstrim kembali terjadi. Hampir di pelosok kota di Indonesia mengalami suhu udara dingin. Hal ini disebabkan suhu udara dipengaruhi oleh distribusi panas di bumi akibat perubahan tahunan posisi matahari.
Saat ini matahari berada di belahan utara, jadi sehingga belahan selatan mengalami musim dingin. Jadi, tekanan udara di belahan selatan lebih tinggi daripada belahan utara.
Maka dari itu, angin akan bertiup dari selatan ke utara. Hal ini juga yang mengakibatkan mendorong awan menjauh ke utara, maka dari itu Indonesia terjadi musim kemarau. "Di Indonesia, pada musim kemarau saat ini angin bertiup dari arah Australia yang sedang musim dingin. Itu sebabnya masyarakat di Jawa pada saat ini mengalami udara yang dingin," ungkap Thomas Djamaluddin, Ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).
Advertisement
Sumber: Liputan6
(credit: Situs BMKG))
Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mulyono R Prabowo juga berikan alasan mengapa Indonesia kini bersuhu dingin. Rendahnya kandungan uap di atmosferlah yang menyebabkan energi radiasi yang dilepaskan bumi ke luar angkasa pada malam hari. Energi terseubt digunakan untuk meningkatkan suhu.
"Hal inilah yang menyebabkan suhu udara di Indonesia saat malam hari di musim kemarau relatif lebih rendah dibandingkan saat musim hujan atau peralihan," ucap Mulyono R Prabowo.
"Adanya pola tekanan udara yang relatif tinggi di Australia menyebabkan pergerakan massa udara dari Australia menuju Indonesia semakin signifikan sehingga berimplikasi pada penurunan suhu udara yang cukup signifikan pada malam hari di wilayah Indonesia khususnya Jawa, Bali, NTB, dan NTT," lanjutnya.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(credit: AFP/Oliver Morin)
Beredar kabar jika aphelionlah penyebab dari suhu di Indonesia menjadi dingin seperti sekarang ini. Aphelion sendiri merupakan jarak terjauh yang dicapai bumi dalam orbitnya mengelilingi matahari. Gara-gara aphelion, suhu bumi menjadi lebih dingin dan mencapai titik minimumnya. Hal tersebut pun dibantah oleh BMKG dan LAPAS.
"Tidak ada hubungannya dengan aphelion karena perubahan jarak matahari ke Bumi tidak terlalu signifikan pengaruhi suhu permukaan Bumi," ungkap Thomas Djamaluddin, Ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).
Sedangkan Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mulyono R Prabowo mengungkap, "Hal ini menunjukkan bahwa fenomena aphelion memiliki pengaruh yang kurang signifikan terhadap penurunan suhu di Indonesia," ungkapnya.
Maka dari itu masyarakat di minta tidak khawatir secara berlebihan, karena tidak akan terjadi penurunan suhu yang ekstrim di Indonesia akibat aphelion.
Advertisement
(credit: Liputan6.com/Pemdes Dieng/Muhamad Ridlo)
Perubahan suhu dingin ini juga berpengaruh di daerah Wonosobo. Salah satu dataran tertinggi di Jawa Tengah ini bahkan bisa mencapai 0 hingga 2 derajat celsius, berkisar antara bulan Juli hingga Agustus.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banjarnegara, Jawa Tengah memperkirakan embun es masih berpotensi muncul di Dataran Tinggi Dieng (DTD) pada musim kemarau 2018 ini.
Suhu di siang hari berkisar 10-12 derajat Celcius. Hampir bisa dipastikan, pada dinihari suhu akan turun lagi kurang dari 5 derajat. Saat itu lah, embun es berpotensi muncul di Dieng.
(credit: iputan6.com/Muhamad Ridlo)
Suhu dingin di Wonosobo menimbulkan terjadinya embun es. Hal ini mengakibatkan banyak orang penasaran. Maka dari itu banyak orang yang datang ke Wonosobo untuk berwisata melihat embun es ini, bahkan dari luar kota.
Seperti di salah satu tempat wisata di sana bernama Sikunir malah ramai berdatangan pengunjung. Hal ini malah memberikan berkah tersendiri bagi para pedagang yang berjualan di tempat-tempat wisata di Wonosobo.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/gen)
Advertisement
7 Potret Aaliyah Massaid Hadiri Acara Lebaran, Aura Bumil Cantik dan Kalem dengan Baby Bump
8 Potret Lesti Kejora dan Rizky Billar Lebaran Kumpul Keluarga, Gaya Abang L Bikin Gemas
8 Makanan yang Paling Banyak Diburu Usai Lebaran Idul Fitri, Seblak hingga Rujak
Resep Praktis dan Sat Set Membuat Seblak Komplet, Sederhana Tapi Menggugah Selera
Bingung Lebaran Mau Liburan Kemana? Ini 10 Rekomendasi Wisata Pantai Indah di Malang yang Cocok Dikunjungi