Sunnah Berbuka Puasa dengan Makanan Manis, Apakah Benar?

Sunnah Berbuka Puasa dengan Makanan Manis (credit: unsplash)
Kapanlagi.com - Selama bulan Ramadan, umat muslim diwajibkan untuk berpuasa. Selain menjalankan ibadah wajib puasa Ramadan dan sholat fardhu, umat muslim juga dianjurkan melakukan berbagai sunnah. Menariknya, ada banyak sekali sunnah yang terkesan remeh tapi mendatangkan pahala luar biasa. Salah satu sunnah di bulan Ramadan itu di antaranya disunnahkan berbuka dengan yang manis-manis.
Banyak yang meyakini kebenaran dari sunnah berbukadengan yangmanis-manis ini. Namun, tak sedikit pula yang mengaitkan sunnah ini dengan kebiasaan dan selera masyarakat umum yang memang menyukai makanan-makanan manis. Lantas bagaimana sebenarnya, apakah berbukadengan yangmanis-manis adalah sebuah sunnah atau cuma masalah selera?
Daripada penasaran, untuk mengetahui fakta di balik sunnah berbuka dengan yang manis-manis, langsung saja simak ulasan berikut ini:
Advertisement
1. Sunnah Berbuka dengan yang Manis-manis

Sebenarnya, tidak ada hadis yang secara langsung menyatakan bahwaNabi Muhammad SAWmenganjurkan untukberbuka puasa denganmakanan manis. Namun nyatanya ditemukan sebuah hadis yang menjelaskan tentang anjuranNabi Muhammad SAWterkait berbuka puasa.
Salah satu hadis yang sering dikutip terkait berbuka puasaadalah hadis riwayat bu Daud no. 2356 dan Ahmad, yang menceritakan bahwaNabi Muhammad SAWbiasanyaberbuka denganruthab (kurma basah) atau tamr (kurma kering). Namun, tidak ada penjelasan lebih lanjut tentangberbuka denganmakanan manis.
Dari Salman bin 'Amir Adh Dhobbi radhiyallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Jika salah seorang di antara kalian berbuka, maka berbukalah dengan tamar (kurma kering). Sebab, kurma mendatangkan berkah. Jikatidak dapati kurma, maka berbukalah dengan air karena air itu menyucikan."
Rasakurma yangdominan manis ini menjadi dasar masyarakat menyimpulkan untuk berbukadengan yangmanis-manis.
2. Manfaat Berbuka dengan yang Manis-manis

Banyak ulamayang memberikanpenafsiran terkaitberbuka puasa denganmakanan manis. Menurut pendapat salah satu ulama,berbuka denganmakanan manis dapat membantu mengembalikan penglihatan yang berkurang akibat puasa. Hal ini dapat ditemukan dalam kitab-kitab ulama sepertiMawahibul Jalil fiSyarhiMukhtashar Khalildan SyarahMukhtashar Khalil.
Dalam kitab-kutub tersebut, disebutkan bahwaberbuka denganmakanan manis disarankan untuk mengembalikan penglihatan yang menurun akibat puasa. Ini merupakan salah satu bentuk kasih sayang kepadaorang yang lemah. Meskipun tidak ada hadis yang secara langsung menyatakan hal ini, namun ada ulamayang memberikanpandangan bahwaberbuka denganmakanan manis dapat memberikan manfaat kesehatan.
Selain itu, dari sisi medis,berbuka puasa denganmakanan atauminuman manis juga diyakini bermanfaat bagi tubuh. Berikut manfaat berbukadengan yangmanis-manis dari sisi medis:
- Makanan atauminuman manis dapat membantu mengembalikan energi yang hilang selama berpuasa. Kandungan gula dalammakanan atauminuman manis dapat mengembalikan kadar gula darah secara cepat dan memberikan energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas setelah puasa.
- Kandungan gula dalammakanan atauminuman manis juga dapat merangsang pelepasan hormon serotonin yang dapat meningkatkan mood dan membuat seseorang merasa lebih baik setelah berpuasa seharian.
- Konsumsimakanan atauminuman manis juga dapat membantu menghindari hipoglikemia atau penurunan kadar gula darah yang berlebihan setelah berpuasa. Hal ini dapat mencegah gejala lemas, pusing, dan kelelahan yang biasanya terjadi setelah berpuasa.
- Makanan atauminuman manis juga dapat membantu mengatasi dehidrasi setelah berpuasa seharian. Kandungan gula dan elektrolit dalam minuman manis dapat membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.
3. Sunnah Berbuka Puasa Lainnya

Selain menyantap kurma atau makanan-makanan manis lainnya, masih ada beberapa sunnah berbuka puasa yang bisa dilakukan setiap muslim. Berikut beberapa sunnah berbuka puasa sesuai yang diajarkan oleh Rasulullah SAW:
- Menyegerakan berbuka puasa segera setelah adzan maghrib berkumandang.
- Berbuka puasa dengan kurma segar atau air putih sebelum melaksanakan shalat maghrib.
- Jika tidak ada kurma, bisa berbuka dengan segelas air putih sebelum makanan utama.
- Membaca doa berbuka puasa: "Allahumma laka sumtu wa 'ala rizqika aftartu" yang artinya "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka."
- Berbuka puasa dengan penuh syukur dan kesadaran akan nikmatnya makanan dan minuman setelah seharian berpuasa.
Itulah di antaranya ulasan terkait penjelasan sunnah berbuka dengan yang manis-manis. Semoga bermanfaat, bisa menjawab rasa penasaran, menambah wawasan, dan meningkatkan keimanan sebagai seorang muslim. Amiin.
(Martha Tilaar meninggal dunia di usia 89 tahun.)
(kpl/psp)
Advertisement
D Academy 8
- Dangdut AcademyMimpi Sederhana Peserta DA, Pingin Fotonya Diedit Netizen

- Dangdut AcademyAri, Sahwan, Danil DA8 Main Game Lirik, Skor Akhir Imbang














































