CLOSE

Tidak Sengaja Makan atau Minum Saat Puasa Ramadan, Benarkah Tetap Sah dan Malah Dianggap Rezeki?

Tidak Sengaja Makan atau Minum Saat Puasa Ramadan, Benarkah Tetap Sah dan Malah Dianggap Rezeki?
Tidak Sengaja Makan atau Minum Saat Puasa Ramadan (credit: unsplash)

Kapanlagi.com - Pada bulan suci Ramadan, umat Muslim di seluruh dunia wajib melaksanakan ibadah puasa Ramadan. Puasa Ramadan dijalankan dengan menahan diri dari makan, minum, dan aktivitas tertentu dari fajar hingga terbenamnya matahari. Puasa Ramadan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian dan penghormatan kepada Allah SWT.

Namun dalam pelaksanaannya, ada banyak hal yang sering kali dialami umat muslim, terkadang di awal-awal seseorang terlupa dan tidak sengaja makan atau minum. Maka dari itu, setiap Ramadan tiba, hukum tentang muslim yang tidak sengaja makan atau minum saat puasa Ramadan selalu jadi perbincangan.

Lantas, bagaimana sebenarnya hukum tidak sengaja makan atau minum saat puasa Ramadan, apakah tetap sah? Untuk mengetahuinya, langsung saja simak ulasan berikut ini:

1. Hadis Tentang Puasa Tapi Tidak Sengaja Makan Minum

Hadis Tentang Puasa Tapi Tidak Sengaja Makan Minum (credit: unsplash)

Dalam agama Islam, puasa Ramadan menjadi salah satu ibadah wajib. Bahkan, puasa menjadi bagian dari rukun islam yang ketiga. Anjuran kewajiban berpuasa Ramadan bag i muslim pun disampaikan Allah SWT langsung lewat firman-Nya pada Al Quran, surat Al Baqarah ayat 183,yang artinyaberbunyi:

"Wahai orang-orang yangberiman! Diwajibkan atas kamu puasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa," (QS. Al-Baqarah : 183).

Berdasarkan hal tersebut, puasa Ramadan pun dianggap sebagai sebuah ibadah yang sangat sakral. Kendati demikian, Islam memberikan banyak kemudahan saat umatnya mengalami kesulitan dalam beribadah termasuk saat tidak sengajamakan danminum saat puasa.

Menurut sejumlah hadis, seorang muslimyang tidaksengajamakan danminum disebuttidak batal. Berikut salah satu hadis yang menjelaskan hal tersebut:

"Barangsiapa makankarena lupasementara iasedang berpuasa,hendaklah ia menyempurnakan puasanyakarena sesungguhnyaAllah telahmemberinyamakan danminum."(HR al-Bukhari Muslim).

Lantaran tidak dianggap batal, maka seorang muslimyang tidaksengaja atau terlupamakan danminumsaat berpuasa, maka tidak diwajibkan baginya untuk melakukan qadha danmembayar kafaratatau denda. Hal tersebut dijelaskan dalam hadis berikut:

"Barangsiapa yangifthar pada bulan Ramadhankarena lupamaka tidak ada(kewajiban) qadha baginya,tidak juga kafarat." (HR Hakim).

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Dianggap Sebagai Rezeki

Dianggap Sebagai Rezeki (credit: unsplash)

Sampai sekarang, masih banyak ulama yang membahas hukum tentang muslimyang tidaksengajamakan atauminum saat puasa. Salah satunya Ustaz Adi Hidayat, yang dalam salah satu ceramahnya juga menukil dalil di atas untuk menjelaskan hukum tidak sengajamakan danminumsaat berpuasa.

"Nabi SAW bersabda: Jika kaliansedang berpuasakemudian lupa,makan danminum maka lanjutkan saja puasanya," ujar Ustaz Adi Hidayat dilansir dari liputan6.com.

Tak sampai di situ, lebih lanjut Ustaz Adi Hidayat juga menambahkan bahwa lupanya seorang yangberpuasamakan danminum bisa jadi sebuah rezeki. Menurut beliau, hal tersebut bisa jadi cara Allah memberimakan danminum hamba-Nya tanpa sadar.

Pandangan tentang tidak sengajamakan danminumsaat berpuasasebagai sebuah rezeki juga dijelaskan dalam sebuah hadis,sebagai berikut:

"Barangsiapa yanglupa sedang iadalam keadaanberpuasa, lalu iamakan danminum,maka hendaklahia sempurnakan puasanya, karena kala ituAllah yangmemberi iamakan danminum." (HR. bukhori dan Muslim).

3. Pengecualian Hukum Tidak Sengaja Makan Minum saat Puasa Ramadan

Pengecualian Hukum Tidak Sengaja Makan Minum saat Puasa Ramadan (credit: unsplash)

Meski secara umum, hukum tidak sengajamakan danminum saat puasaRamadantidaklah bataltapi tetap ada pengecualian di dalamnya. Dilansir dari nu.or.id, hukum tersebut tidak berlakujika seseorangmakan danminum sampai menghabiskan satu porsi. Pasalnya, diyakini bahwa sangat mustahil apabila seseorangmakan dalamporsi banyak dalamkeadaan lupaatau tidak sengaja ketikasedang berpuasa. Seringnya, seseorang akan langsung teringat akan puasanya tidak lama setelahmakan danminum.

Lebih lanjut, dalam situs nu.or.id, juga dijelaskan terkait batasan banyaknyamakanan yangdimakan saat seseorang berpuasa tapi lupa sehingga tidak sampai membatalkan puasanya ialah jika tidak lebih daritiga suapan. Meski begitu, anggapan tersebut masih jadi perdebatan. Pendapat sebagian ulama lain mengatakantiga suapan masih termasuk sedikit sehingga masih dianggap sebagai batas wajar dan belum membatalkan puasa.

Itulah di antaranya ulasan terkait penjelasan hukum hukum tidak sengajamakan atauminum saat puasaRamadan. Semoga bermanfaat, bisa menambah wawasan agama, dan meningkatkan keimanan sebagai seorang muslim. Amiin.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

Rekomendasi

Trending