Tragis, Mahasiswi Tangerang Tewas Ditembak Saat Hentikan Perampok
© instagram.com/italiakirana
Kapanlagi.com - Sepertinya sudah jadi rahasia umum bahwa angka kriminalitas kian meningkat saat mendekati hari besar, khususnya Lebaran. Menurut observasi Polda Metro Jaya, tingginya angka kriminalitas ini berkaitan dengan tingkat perputaran uang saat Ramadan yang juga tinggi di kalangan masyarakat.
Menjelang hari Raya, sejumlah masyarakat akan menitipkan atau mendapatkan uang baik dari bank, pegadaian, atau lembaga keuangan terkait. Hal tersebut menjadi sasaran empuk para pelaku kriminal. Dan belum lama ini kasus perampokan sadis terjadi.
Adalah Italia Chandra Kirana, nama seorang korban perampokan yang tengah jadi perbincangan hangat netizen. Mahasiswi asal Tangerang ini diketahui meninggal setelah ditembak saat dirinya berusaha menghentikan pelaku pencurian kendaraan bermotor di rumahnya, Jalan Gunung Raung, Kota Tangerang pada Senin (12/06) siang.
Advertisement

Tragedi yang menimpa Italia jadi viral setelah video rekaman CCTV sang tetangga bocor dan menyebar di internet. Saksi kejadian tersebut yakni Yuanita dan Mochammad Iqbal Rifai mengaku sempat mendengar Italia dan sang ibu berteriak maling.
"Korban berteriak Maling! Maling! dan mengejar kedua pelaku yang menggunakan motor Honda Beat," ujar Kapolsek Karawaci Kompol Munir Yaji dikutip dari berbagai sumber.
Saat mengejar pelaku, korban sempat melemparkan sapu lidi ke arah pelaku namun tetap saja pelaku berhasil lolos. "Saat korban melemparkan sapu lidi ke arah pelaku, pelaku menembak korban dan mengenai dada kirinya. Korban jatuh bersimbah darah," lanjut Munir. Akibat tembakan tersebut, nyawa Italia tak berhasil tertolong dan dinyatakan meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit.

Saat ini, pelaku perampokan masih ditelusuri oleh polisi. Masih belum diketahui bagaimana pelaku dapat memiliki senjata api, sementara menurut hukum di Indonesia kepemilikan senjata api diatur ketat dalam Undang-Undang Darurat 12/1951. Kepemilikan tanpa izin akan membuat empunya dihukum setidaknya dua puluh tahun atau penjara seumur hidup.
Namun berkaca dari kejadian malang yang menimpa Italia, ada baiknya kita semua berhati-hati menjelang lebaran ini. Sebab kriminalitas terjadi karena kelengahan dan adanya kesempatan. Jangan lupa untuk selalu waspada ya KLovers!
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
(kpl/agt)
Advertisement
