Video Turbulensi Air Asia Jadi Viral, Begini Kronologi Sebenarnya

© mirror.co.uk

Kapanlagi.com - Turbulensi merupakan perubahan kecepatan yang sering terjadi dalam waktu singkat, berskala kecil, dan terjadi secara acak. Apabila aliran atau arah pergerakan udara berubah dengan cepat, maka pada saat itu telah terjadi turbulensi. Hal ini yang sering dikhawatirkan oleh penumpang pesawat terbang.

Ada sekitar empat jenis turbulensi yang dialami oleh pesawat, yakni turbulensi termal, turbulensi mekanik, turbulensi geseran, dan turbulensi aerodinamik. Ada satu lagi turbulensi yang tak dapat dideteksi radar dan sulit diantisipasi yakni turbulensi udara hampa (clear air). Jenis turbulensi yang terakhir bisa jadi yang membuat video maskapai satu ini jadi viral.

Video turbulensi hebat Air Asia jadi viral © mirror.co.uk

Belum lama ini, sebuah video guncangan dalam pesawat jadi bahan perbincangan hangat di internet. Pasalnya turbulensi yang dialami oleh kru serta penumpang pesawat Airbus A330 ini lebih hebat dari guncangan yang terjadi pada pesawat biasa.

Dalam video tersebut, awak kabin berjatuhan begitu juga dengan baki makan yang biasanya disajikan untuk penumpang. Diketahui dari insiden ini, terdapat 5 orang penumpang terluka dan mendapat penanganan langsung begitu tiba di bandara Kuala Lumpur, Malaysia.

Terdapat 5 orang penumpang terluka namun tak timbul korban jiwa karena langsung mendapat penanganan medis begitu pesawat mendarat © mirror.co.uk

Pesawat yang terbang dari Taipei menuju Malaysia ini mengalami turbulensi hebat pada Jumat (05/05). Sejumlah penumpang terlempar ke sejumlah kabin. Beruntung tak ada korban terluka atau meninggal. "Pesawat tersebut mendarat dengan aman di Bandara Internasional Kuala Lumpur 2 pada 16.30 sore (waktu setempat) pada Sabtu (06/05)," jelas juru bicara maskapai.

Turbulensi yang dialami oleh maskapai ini bisa jadi merupakan CAT (clear air turbulence). Hal ini dialami oleh pesawat yang terbang di area tropopause yaitu ruang udara antara troposfer dan stratosfer pada ketinggian 7.000-12.000 meter. Syukurlah, tak ada korban dalam insiden ini.

(kpl/agt)

Rekomendasi

Trending