YOTNC16 Hadirkan Stella Christie hingga dr. Gia, Fokus AI dan Kreativitas

YOTNC16 Hadirkan Stella Christie hingga dr. Gia, Fokus AI dan Kreativitas
Young On Top National Conference ke-16 (YOTNC16)

Kapanlagi.com - Ribuan anak muda dari berbagai daerah di Indonesia menghadiri Young On Top National Conference ke-16 (YOTNC16) yang digelar di Swasana BRIN Thamrin Convention Hall. Mengusung tema "Muda Sukses", acara ini kembali menjadi ruang belajar sekaligus ajang bertemu bagi generasi muda dengan berbagai tokoh lintas sektor.

Founder & CEO Young On Top, Billy Boen, menjelaskan bahwa YOTNC tidak hanya menghadirkan cerita sukses, tetapi juga mendorong peserta untuk berkembang, berkolaborasi, serta berani mengambil langkah nyata dalam menghadapi masa depan.

Konferensi tahun ini menghadirkan beragam pembicara dari bidang pemerintahan, bisnis, kesehatan, hingga industri kreatif. Di antaranya Prof. Stella Christie, Achmad Adhitya, dr. Gia Pratama, dr. Ikhsanuddin Qoth'i, Farhan, Jerhemy Owen, Andrea Novita, serta tokoh lainnya.

1. Pesan Prof. Stella tentang AI dan Masa Depan

Young On Top National Conference ke-16 (YOTNC16)

Dalam sesi di YOTNC16, Prof. Stella Christie mengajak generasi muda untuk tidak berhenti sebagai pengguna teknologi, tetapi berkembang menjadi pihak yang mampu memanfaatkan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab.

Ia menekankan pentingnya penggunaan AI yang beretika serta berorientasi pada keberlanjutan. Menurutnya, perkembangan teknologi harus diimbangi dengan kesadaran akan dampaknya bagi masyarakat.

Prof. Stella juga menyoroti pentingnya kemampuan "curation of knowledge", yaitu keterampilan memilih, menghubungkan, dan memberi makna pada informasi. Di tengah arus data yang semakin besar, kemampuan berpikir kritis dan menciptakan nilai menjadi hal yang semakin dibutuhkan.

2. Diskusi Kreativitas Lintas Industri

Topik lain yang dibahas dalam YOTNC16 adalah peran kreativitas dalam membuka peluang di berbagai bidang. Sesi bertajuk "How Creativity Creates Opportunities Across Industries" menghadirkan dr. Gia Pratama bersama Yunnyta Tjong dan Fernando Sindu.

Dalam diskusi tersebut, dibahas bahwa kreativitas tidak muncul secara instan, melainkan dibangun melalui proses, pengalaman, serta kemauan untuk terus belajar.

"Menjadi pintar itu wajib, tetapi merasa paling pintar itu tidak boleh," kata dr. Gia Pratama.

Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan dan kerendahan hati agar seseorang dapat terus berkembang dan memberikan dampak lebih luas.

3. Ruang Kolaborasi dan Dukungan Pendidikan

YOTNC16 kembali menjadi ajang yang mempertemukan generasi muda dengan para pemimpin, praktisi, komunitas, serta mitra strategis. Konferensi ini dirancang sebagai ruang untuk bertukar ide, memperluas jejaring, dan mendorong kolaborasi.

Di tengah perkembangan teknologi dan tantangan global, YOTNC terus berupaya menghadirkan ekosistem yang mendukung pertumbuhan generasi muda di Indonesia.

Sejalan dengan acara tersebut, Young On Top juga melanjutkan program YOT Beasiswa. Pada semester pertama 2026, sebanyak lima penerima mendapatkan total dana beasiswa sebesar Rp30 juta sebagai bagian dari dukungan terhadap pendidikan generasi muda.

(Rizky Billar polisikan enam akun sosial media terkait hoaks cerai dan perselingkuhan.)

(kpl/jje)

Rekomendasi

Trending