45 Kata-Kata Rindu Orang Tua yang Jauh, Penuh Rasa Haru Ingin Bertemu

Minggu, 13 Juni 2021 12:33 Penulis: Anik Setiyaningrum
45 Kata-Kata Rindu Orang Tua yang Jauh, Penuh Rasa Haru Ingin Bertemu
Ilustrasi (Credit: Freepik)


Kapanlagi Plus - Perasaan rindu kepada orang tua biasanya sering timbul dalam hati para anak perantau. Kata-kata anak rantau inilah yang biasanya menyimpan makna dan rasa haru yang mendalam ketika diungkapkan. Namun, bukan berarti kalian yang tinggal di rumah tak boleh mengungkapkan kata-kata rindu orang tua.

Setiap anak berhak mengucapkan kata-kata rindu orang tua sekalipun bisa bertemu setiap hari. Kedekatan emosional memungkinkan hal tersebut walaupun kalian hanya pergi bekerja atau ke sekolah hanya dalam waktu sehari. Belum lagi momen di luar rumah yang mungkin menjadi pemicu ingatan kalian bersama orang tua di masa lalu.

Kejadian mengharukan di masa kecil sering kali menjadi bahan bakar kerinduan. Walaupun begitu, tetap ada, lho, anak-anak yang tak mampu mengungkapkan kata-kata rindu orang tua. Entah karena canggung dan tidak terbiasa, atau merasa tak mampu merangkai kata.

Padahal, ketulusan merupakan modal utama dalam menyampaikan setiap kata untuk orang tua. Nah, jika kalian sudah yakin dengan ketulusan tersebut, coba simak kata-kata rindu orang tua berikut ini sebagai media latihan merangkai kata.

 

1. Kata-Kata Rindu Orang Tua yang Jauh

Dalam jarak dekat saja, seorang anak bisa merasakan rindu kepada orang tua. Apalagi jarak yang jauh dan durasi waktu bertemu yang sudah sangat lama, dua faktor itu bisa menjadi dorongan kuat untuk kalian mengungkapkan kata-kata rindu orang tua seperti berikut ini.

1. "Angin yang datang mengungkapkan kerinduan, sampaikanlah perasaan ini buat keluarga tercinta."

2. "Ayah ibu engkau tak pernah berharap akan harta kekayaan, tapi perhatian dan terima kasih tulus dari anak, menantu, dan cucu, memahami yang sangat engkau harapkan."

3. "Kebahagiaan kedua orang tua merupakan tolak ukur kesuksesanku sebagai seorang anak."

4. "AKu berjanji, pengorbanan kalian adalah kebahagiaan kalian kelak."

5. "Hingga sekarang, aku adalah bayi kecilmu yang selalu menginginkan kasih sayangmu."

6. "Meski suara kita sering bersua dengan perantara pesan suara. Rinduku masih belum terobati."

7. "Ibuku mungkin tak begitu ahli memasak. Namun, ketika berada jauh darinya, aku selalu merindukan masakannya."

8. "Langit biru itu mengingatkan ku saat aku masih di pangkuanmu lalu aku bermanja manja dengan kasihmu ibu."

9. "Kebaikan seorang ayah dan ibu tidak pernah bisa tergantikan."

10. "Ayah mungkin tak pernah bilang sayang padaku. Tapi sejak aku jauh darimu, rindu ini begitu menyiksa."

11. "Ayah, ibu, tak terasa sudah setahun kita tak bertemu, sungguh rindu berat bertumpuk dalam kalbu."

12. "Ayah aku kangen dengan bahu hitam yang penuh peluh."

13. "Ucapan terima kasihku tak akan pernah bisa membalaskan semua apa yang telah kalian lakukan terhadapku."

14. "Andai usiaku kembali kecil lagi. Aku rindu bisa tidur di pangkuan ayah dan ibu."

15. "Seperti inilah sebuah rindu, terhadap seorang ibu yang telah tiada. Karena aku hanya bisa menangis ketika ingin memeluk dan memandangnya."

 

2. Kata-Kata Rindu Orang Tua yang Penuh Rasa Haru

Beberapa anak yang hidup jauh dari orang tua biasanya akan menangis diam-diam saat merasakan rindu. Lalu bagaimana jika perasaan itu terkatakan? Tentu akan terdengar sebagai kata-kata rindu orang tua yang penuh haru seperti berikut ini.

16. "Ibu dan ayah, aku masih belum bisa melakukan apa-apa yang dapat membuatmu bahagia. Jangankan untuk mengganti semua yang telah kau berikan, berbalas budi saja merupakan hal yang masih aku upayakan."

17. "Uang bisa dicari. Ilmu bisa digali. Tapi, kesempatan untuk mengasihi ibunda takkan terulang kembali. Jadi, manfaatkan sebaik mungkin."

18. "Setiap orang tua pasti memiliki kasih sayang yang luasnya seluas samudra bahkan lebih."

19. "Aku tahu ayah dan ibu hanya berharap aku pulang dengan sehat. Tunggu aku pulang sebentar lagi ya."

20. "Terpisah jarak di perantauan, merindukan ayah dan ibu adalah sebuah kepastian."

21. "Biar angin menyampaikan rinduku malam ini untuk orang tua tercinta."

22. "Perantau tidak hanya keras hati, mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuannya tanpa melibatkan peran orang tua."

23. "Ibu, Ayah, mungkin aku berjalan dengan sangat lambat, tapi yakinlah itu adalah perjuanganku untuk bisa membahagiakan kalian."

24. "Ibu dan ayah adalah salah satu tempat curhat terpercaya dan di sanalah kamu dapat menemukan solusi dan nasehat yang paling tepat."

25. "Tunggu aku pulang ayah ibu. Akan aku bawa pergi ke tempat paling kalian inginkan."

26. "Ayah kebaikanmu lebih dari gunung, ibu kasih sayangmu lebih dari dalam lautan."

27. "Ibu, ayah, walaupun kita terhalang jarak yang membuat kita terpisah oleh sekat rindu. Aku berjanji dengan sekuat tenaga dan tekadku yang bulat akan mencoba untuk membahagiakanmu."

28. "Sebentar saja aku ingin mendengar suaramu, berada dalam dekapanmu, dan mengobati rinduku."

29. "Rasa ini, menyiksa, susah mengusirnya dan semakin bertambah, ya dialah rindu padamu Ibu."

30. "Membuat orang tua bahagia adalah pintu masuk menuju sukses dalam hidupku."

 

3. Kata-Kata Rindu Orang Tua Karena Ingin Bertemu

Pertemuan yang sudah lama tak terjadi antara anak dan orang tua bisa memicu kerinduan yang luar biasa. Jika ditahan, perasaan itu justru akan berubah menjadi suatu hal yang menyakitkan. Oleh karena itu, kalian tetap perlu menyampaikan kata-kata rindu orang tua karena lama tak bertemu seperti berikut ini.

31. "Merantau bukanlah sebuah hal yang remeh. Jauh dari orang tua dan keluarga adalah hal yang sulit untuk dijalani."

32. "Ayah dan Ibu, ku tahu betapa sulitnya kalian merawat dan menjagaku, membesarkanku juga mendidikku hingga dewasa, namun semua itu tidak akan kusia-siakan."

33. "Ayah Bunda itu layaknya pelita sebagai penerang hidup. Ibarat cahaya lilin yang selalu setia menerangi setiap sudut jalan. Dan sebagai semangat yang menjadi motivasi tuk tetap kuat untuk terus melangkah maju."

34. "Karena di setiap langkahku terdapat air susu yang kau berikan. Terima kasih Ibu."

35. "Aku merindukan suara lembut dan omelan kecil ketika aku susah bangun di pagi hari."

36. "Ketika berpisah rasa rindu ini, tak bisa lagi aku tahan, ibu dan ayahku sangat berharga di dalam hidupku. Engkau akan selalu ada di dalam hatiku."

37. "Kebahagiaan kalian adalah surgaku, jangan bersedih dan jangan menangis, karena aku akan berjuang demi kebahagiaan ayah dan ibu."

38. "Semakin menjadi tua, aku semakin memikirkan ayah dan ibu."

39. "Tetesan air matamu, membuat hatiku layu, maafkan aku ayah ibu, karena aku sudah mengecewakanmu."

40. "Aku menyayangi kalian setiap hari. Dan kini, aku hanya bisa merindukan ayah dan ibu setiap hari."

41. "Hati ini selalu rindu, tak mau beranjak dari harapan yang menggebu akan kehadiranmu, Ayah ibu.

42. "Saat aku telah memilih untuk pulang, semoga ayah dan ibu masih menungguku dalam penantianmu."

43. "Saat malam aku panjatkan doa. Semoga ayah ibu selalu baik -baik saja di sana."

44. "Jangan bersedih ayah ibu, aku akan selalu merindukanmu, dan pasti aku akan membahagiakanmu suatu hari nanti."

45. "Ketika berpisah rasa rindu ini, tak bisa lagi aku tahan. Ibu dan ayahku sangat berharga di dalam hidupku. Engkau akan selalu ada di dalam hatiku."

46. "Aku bertahan di kampung halaman milik orang lain, bukan berarti tak rindu dan tak sayang kepadamu ayah dan ibu, melainkan ada tugas yang saat ini tengah kuemban dan semua itu akan kupersembahkan pada kalian."

47. "Ayah dan ibu, aku tahu betapa sulitnya kalian merawat, menjagaku, membesarkan, dan mendidikku hingga dewasa. Namun, semua itu tidak akan aku sia-siakan. Aku berjanji, pengorbanan kalian adalah kebahagiaan kalian kelak."

48. "Tuhanku hanyalah kepadamu aku memohon, sehatkanlah ayah dan ibuku agar aku bisa berkumpul lagi bersama-sama."

49. "Ayah ibu, walau kita terhalang jarak yang membuat kita terpisah oleh sekat rindu. Aku berjanji dengan sekuat tenaga dan tekadku yang bulat akan mencoba untuk membahagiakanmu. Doa di setiap sujud salatmu yang selalu kuharapkan untuk menyertai tekadku."

50. "Ayah ibu itu layaknya pelita sebagai penerang hidup. Ibarat cahaya lilin yang selalu setia menerangi setiap sudut jalan dan sebagai semangat yang menjadi motivasi tuk tetap kuat untuk terus melangkah maju."

Nah, itulah kata-kata rindu orang tua karena sudah lama tak bertemu yang bisa kalian ungkapkan sebagai usaha untuk sedikit mengurangi penderitaan di perantauan.

(Sumber: brilio.net, bola.com)

 

(kpl/ans)



MORE STORIES




REKOMENDASI