5 Selebgram Mesir Divonis 2 Tahun Penjara Karena Video TikTok yang Dianggap Tidak Senonoh

Rabu, 19 Agustus 2020 07:15
5 Selebgram Mesir Divonis 2 Tahun Penjara Karena Video TikTok yang Dianggap Tidak Senonoh
Mawada Eladhm dan Haneen Hossam / Credit: Instagram @mawada_eladhm & @haneenhossamofficial_h


Kapanlagi Plus - TikTok merupakan salah satu platform media sosial yang dalam beberapa tahun terakhir ini popularitasnya meroket. Para penggunanya merasa senang karena bisa unjuk kebolehan dalam hal berdansa, akting dan kemampuan visual lain dalam format video.

Namun siapa sangka jika di beberapa negara, kalian tak bisa sembarangan menggunakan aplikasi tersebut. Belum lama ini, 5 orang selebgram asal Mesir ditangkap dan divonis hukuman 2 tahun penjara dengan tudingan melanggar nilai-nilai keluarga Mesir setelah mengunggah video TikTok, seperti dilansir dari situs dubailad.com.

Salah satu dari terdakwa, Mawada Eladhm (22 tahun) ditangkap pada Bulan Mei lalu setelah dirinya mengunggah video lipsync sambil berdansa mengenakan pakaian trendy ke TikTok dan Instagram. Dan video yang dianggap tidak senonoh itu akhirnya jadi bukti kuat bagi jaksa untuk diserahkan ke pengadilan.

"Mereka dianggap telah melanggar nilai-nilai dan asas-asas masyarakat Mesir dengan mengunggah foto dan video tidak senonoh ke publik," tulis situs resmi dari pemerintahan Mesir, al-Ahram.

1. Dipenjara dan Didenda Ratusan Juta

Selain dipenjara, 5 tersangka itu juga didenda uang sebesar 300 ribu pound mesir atau setara Rp 278 juta. Tentu saja keputusan pihak pengadilan ini mengundang kontroversi besar-besaran dari publik Mesir maupun netizen dari seluruh dunia.

"Pengadilan Ekonomi di Kairo menjatuhkan vonis bagi Mawada al-Adham dan Haneen Hossam dan 3 lainnya 2 tahun penjara dan juga denda 300 ribu pound Mesir," sambung tulisan tersebut.

2. Pembelaan Keluarga

Salah satu pembelaan diungkapkan oleh saudari perempuan dari Mawada Eladhm. Menurutnya, mengunggah video TikTok dan Instagram bukanlah sebuah bentuk kriminalitas yang merugikan orang lain.

"Kita benar-benar shock. Dia tidak melakukan hal yang salah. adikku bukanlah seorang kriminal. Dia hanya ingin jadi terkenal dan populer," ungkap saudari perempuan Mawada Eladhm.

Sebagai info tambahan, Mawada memiliki 3 juta followers lebih di TikTok dan 1,6 juta di Instagram. Saat ini, pihak keluarga tengah mengajukan banding, di mana prosesnya dijadwalkan berlangsung pada 14 September mendatang.

(dub/gtr)



MORE STORIES




REKOMENDASI