50 Kata-Kata Buya Hamka yang Penuh Makna dan Inspirasi

Selasa, 05 Januari 2021 09:22 Penulis: Dhia Amira
50 Kata-Kata Buya Hamka yang Penuh Makna dan Inspirasi
Buya Hamka (credit: Istimewa)


Kapanlagi Plus - Prof. DR. H. Abdul Malik Karim Amrullah gelar Datuk Indomo atau yang lebih dikenal dengan Buya Hamka ini merupakan seorang ulama dan sastrawan Indonesia. Ia berkarier sebagai wartawan, penulis, dan pengajar yang sangat dihormati. Kata-kata buya hamka yang penuh dengan inspirasi pun masih sangat populer hingga saat ini.

Karya tulis Hamka menyangkut tentang sejarah, budaya, dan bidang-bidang kajian Islam. Karya-karya sastranya seperti Di Bawah Lindungan Ka'bah, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, dan Merantau ke Deli terkenal hingga kini. Di tiap tulisan dan dakwah yang dilakukan, Buya Hamka selalu menyisipkan pesan bijak di dalamnya. Kata-kata Buya Hamka inilah yang menginspirasi banyak orang. Bahkan kata-kata Buya Hamka tersebut memiliki makna mendalam tentang kehidupan.

Kata-kata Buya Hamka berisi pesan dengan makna akan cinta, iman, dan kehidupan yang inspiratif. Kalian bisa belajar banyak hal dari kata-kata Buya Hamka yang bijak tersebut. Untuk itu dilansir dari berbagai sumber, inilah 50 kata-kata Buya Hamka yang penuh makna dan inspirasi.

1. Kata-kata Buya Hamka Tentang Kehidupan

Kata-kata Buya Hamka yang pertama yaitu tentang kehidupan. Dan berikut ini beberapa kata-kata Buya Hamka tentang kehidupan yang bisa menginspirasi kalian. Langsung saja dicek KLovers.

  1. Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau bekerja sekadar bekerja, kera juga bekerja.
  2. Kehidupan itu laksana lautan. Orang yang tiada berhati-hati dalam mengayuh perahu, memegang kemudi dan menjaga layar, maka karamlah ia digulung oleh ombak dan gelombang. Hilang di tengah samudera yang luas. Tiada akan tercapai olehnya tanah tepi.
  3. Air mata berasa asin itu karenanya air mata adalah garam kehidupan.
  4. Jika kita dapat menyelamatkan diri kita sendiri, para Nabi tidak perlu ada untuk keselamatan kita.
  5. Iman tanpa ilmu bagaikan lentera di tangan bayi. Namun ilmu tanpa iman, bagaikan lentera di tangan pencuri.
  6. Riwayat lama tutuplah sudah sekarang buka lembaran baru. Baik hentikan termenung gundah, apalah guna lama terharu.
  7. Sebesar-besar atau seberat-berat urusan, jangan dihadapi dengan muka berkerut, kerut muka itu dengan sendirinya menambahkan lagi kerut pekerjaan itu.
  8. Jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh. Yang takut gagal, karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang-orang yang tidak pernah melangkah. Jangan takut salah, karena dengan kesalahan yang pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua.
  9. Lebih banyak orang menghadapi kematian di atas tempat tidur daripada orang yang mati di atas pesawat. Tetapi kenapa lebih banyak orang yang takut mati ketika menaiki pesawat daripada orang yang takut menaiki tempat tidur.
  10. Supaya engkau mendapat sahabat, hendaklah diri engkau sendiri sanggup menyempurnakan menjadi sahabat orang.

2. Kata-kata Buya Hamka Makna Dalam

Buya Hamka memang memiliki kata-kata bijak yang luar biasa, bahkan hingga mampu menyentuh hati. dan berikut ini beberapa kata-kata Buya Hamka dengan makna yang mendalam.

  1. Ikhlas dan sejati akan bertemu di dalam senyuman anak kecil, senyum yang sebenarnya senyum, senyum yang tidak disertai apa-apa.
  2. Kenal akan keindahan dan sanggup menyatakan keindahan itu kepada orang lain adalah bahagia.
  3. Tahan menderita kepahitan hidup sehingga penderitaan menjadi kekayaan adalah bahagia.
  4. Kita memang hanya akan dipertemukan dengan apa-apa yang kita cari.
  5. Kegunaan harta tidak dimungkiri. Tetapi ingatlah yang lebih tinggi ialah cita-cita yang mulia.
  6. Salah satu pengerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.
  7. Yang melemahkan semangat ada dua; pertama prasangka, kedua hati busuk.
  8. Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat berharga. Memiliki waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan.
  9. Kata-kata yang lemah dan beradab dapat melembutkan hati dan manusia yang keras.
  10. Air mata berasa asin itu karena air mata adalah garam kehidupan.

3. Kata-kata Buya Hamka Tentang Ilmu

Tak hanya tentang kehidupan saja, ada pula kata-kata Buya Hamka tentang ilmu pengetahuan. Menjadi ulama dan sastrawan yang sangat dihormati, tidak heran bila Buya Hamka memiliki ilmu pengetahuan yang luar biasa. Dan berikut ini beberapa kata-kata Buya Hamka tentang ilmu pengetahuan.

  1. Iman tanpa ilmu bagaikan lentera di tangan bayi. Namun ilmu tanpa iman, bagaikan lentera di tangan pencuri.
  2. Membaca buku-buku yang baik berarti memberi makanan rohani yang baik.
  3. Tegakkan cita-cita lebih dahulu sebelum berusaha.
  4. Orang berakal hidup untuk masyarakatnya, bukan buat dirinya sendiri.
  5. Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.
  6. Kecantikan yang abadi terletak pada keelokan adab dan ketinggian ilmu seseorang. Bukan terletak pada wajah dan pakaiannya.
  7. Semakin banyak ilmu semakin lapang hidup, semakin kurang ilmu semakin sempit hidup.
  8. Iman tanpa ilmu bagaikan lentera di tangan bayi, namun ilmu tanpa iman bagaikan lentera di tangan pencuri.
  9. Biarpun seribu kapal tenggelam di lautan. Namun, cita-cita manusia tidak pernah padam.
  10. Orang beradab pasti pandai menghormati keyakinan orang lain, walaupun dia sendiri tidak sesuai dengan keyakinan itu.

4. Kata-kata Buya Hamka Tentang Cinta

Tak hanya ilmu pengetahuan saja, kata-kata Buya Hamka juga banyak yang memiliki unsur cinta loh KLovers. Dan kata-kata Buya Hamka tentang cinta ini mampu memberikan pelajaran untuk kehidupan cinta kalian. Langsung saja dicek KLovers.

  1. Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.
  2. Bahwasanya cinta yang bersih dan suci (murni) itu, tidaklah tumbuh dengan sendirinya.
  3. Cinta bukan melemahkan hati, bukan membawa putus asa, bukan menimbulkan tangis sedu sedan. Tetapi cinta menghidupkan pengharapan, menguatkan hati dalam perjuangan menempuh onak dan duri penghidupan.
  4. Karena apabila saya bertemu dengan engkau, maka matamu yg sebagai bintang timur itu sentiasa menghilangkan susun kataku.
  5. Takut akan kena cinta, itulah dua sifat dari cinta, cinta itulah yang telah merupakan dirinya menjadi suatu ketakutan, cinta itu kerap kali berupa putus harapan, takut cemburu, hiba hati dan kadang-kadang berani.
  6. Jelas sekali bahwasanya rumah tangga yang aman damai ialah gabungan di antara tegapnya laki-laki dan halusnya perempuan.
  7. Hapuskanlah perasaan itu dari hatimu, jangan ditimbul-timbulkan juga. Engkau tentu memikirkan juga, bahwa emas tak setara dengan loyang, sutra tak sebangsa dengan benang.
  8. Cinta itu perang, yaitu perang yang hebat di dalam rohani manusia. Bila jiwa yang suci beroleh kemenangan, kelak akan didapati seorang yang tulus, ikhlas luas faham, sabar dan terang hati. Jika ia kalah, akan didapati seorang putus asa sesat, lemah hati, kecil perasaan, bahkan kadang-kadang hilang kepercayaan kepada diri sendiri.
  9. Perempuan itu adalah makhluk yang kalau disakiti dia ingat betul siapa yang menyakitinya dan itu tersimpan dalam di dalam hatinya. Tapi dia lupa, dia juga sering menyakiti orang lain.
  10. Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.

5. Kata-kata Buya Hamka Tentang Iman

Dan kata-kata Buya Hamka yang terakhir yaitu tentang iman. Kehidupan dengan ilmu dan cinta tidak cukup, namun juga harus dibarengi dengan iman. Dan berikut ini kata-kata Buya Hamka tentang iman yang menggetarkan hati kalian.

  1. Agama tidak melarang sesuatu perbuatan kalau perbuatan itu tidak merusak jiwa. Agama tidak menyuruh, kalau suruhan tidak membawa selamat dan bahagia jiwa.
  2. Iman tanpa ilmu bagaikan lentera di tangan bayi. Namun ilmu tanpa iman, bagaikan lentera di tangan pencuri.
  3. Bertobat tidak hanya berarti menyesali dosa tetapi juga membenci dosa.
  4. Tuhan menilai apa yang kita beri dengan melihat apa yang kita simpan.
  5. Hujung akal itu pikir, pangkal agama itu zikir.
  6. Manusia itu asalnya dari tanah, makan hasil tanah, berdiri di atas tanah, dan akan kembali ke tanah. Lalu kenapa masih bersifat langit?
  7. Tiga rukun yang benar dan perlu dalam mencapai keutamaan; yaitu dengan tabiat, dengan pengalaman, dan dengan pelajaran.
  8. Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian anda dapat.
  9. Jika ingin melihat orang islam maka lihatlah ketika hari raya idul fitri, itulah orang islam. Tetapi jika mau melihat orang beriman maka datanglah ke masjid ketika shalat subuh.
  10. Jika kau goreskan luka di hati ibumu, surga sudah bukan menjadi milikmu.
Itulah 50 kata-kata Buya Hamka yang penuh makna dan menginspirasi banyak orang hingga saat ini. Tak hanya memberikan kata-kata tentang kehidupan saja, namun Buya Hamka juga memberikan kata-kata indah tentang ilmu, cinta, hingga iman.

(kpl/dhm)

Editor:

Dhia Amira



MORE STORIES




REKOMENDASI