50 Kata-Kata Sedih untuk Suami, Ungkapan Rasa Sakit dan Kecewa Menyentuh Hati

Kamis, 10 Juni 2021 16:44 Penulis: Anik Setiyaningrum
50 Kata-Kata Sedih untuk Suami, Ungkapan Rasa Sakit dan Kecewa Menyentuh Hati
Ilustrasi (Credit: Freepik)


Kapanlagi Plus - Menikah merupakan keputusan yang akan membawa kebahagiaan sekaligus keresahan. Hubungan antara dua manusia yang dipenuhi cinta, tentu banyak didambakan. Namun, kalian tak boleh lupa, pasti akan ada masalah yang membuat kalian tak tahan untuk mengungkapkan kata-kata sedih untuk suami atau istri kalian.

Pasang surut rumah tangga memang sudah wajar terjadi. Misalnya, pasti muncul perasaan tak nyaman ketika pasangan terlalu sibuk bekerja, terjadi perubahan secara tiba-tiba, atau bahkan hadirnya orang ketiga. Sebagai istri, tentu kalian akan merasa bingung, sedih, dan kecewa. Perasaan yang campur aduk itu perlu kalian ungkapkan melalui kata-kata sedih untuk suami.

Tak perlu menyulut keributan yang lebih besar. Usahakan untuk memulai obrolan dengan kepala dingin dengan tujuan mendapat penyelesaian. Nah, sebagai referensi, berikut ini terdapat kata-kata sedih untuk suami yang dilansir dari berbagai sumber untuk kalian pahami.

 

1. Kata-Kata Sedih untuk Suami yang Menyentuh Hati

Rasa sedih yang timbul bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Kesibukan suami yang bertambah dan menimbulkan kerinduan yang tak tertahan pun bisa berubah jadi rasa sedih. Bagi kalian yang ingin mengungkapkan perasaan tersebut, coba baca kata-kata sedih untuk suami berikut ini sebagai referensi.

1. "Jangan terlalu sibuk pada pekerjaanmu. Ketahuilah sayangku, aku tidak bisa terus muda, dan anak-anak hanya punya masa kecil sekali dalam hidup mereka"

2. "Ketika aku bersandar di pundakmu, rasanya lebih nyaman dari suasana rumah. Engkau rumahku. Tapi sayang tempat bersandarku sedang jauh di sana. Cepatlah kembali, aku ingin bersandar lagi"

3. "Suamiku, jangan jadikan kesibukanmu membuat kau melupakan istrimu yang menginginkan perhatianmu"

4. "Jangan menelantarkan sumber kebahagiaan. Mengapa kamu bekerja meninggalkan istrimu demi mengejar uang. Kamu menyia-nyiakan kecantikan istrimu, dan pulang dengan mengeluh karena sudah tak menarik dulu."

5. "Luangkanlah waktumu, pekerjaanmu yang padat membuatku ingin segera memelukmu dan mencegahmu pergi"

6. "Ketika aku beranjak ke peraduan tidur, aku memikirkanmu, kurang tidur karena memikirkanmu, dan bangun tidur juga memikirkanmu. Aku akan terus memikirkanmu selagi kau tak ada lagi di sisiku, suamiku"

7. "Sebesar apapun uang yang kamu miliki dari bekerja. Tetap saja harta terbesar yang kau jaga adalah keluarga."

8. "Disela-sela kesibukanmu, aku selalu menunggu. Tolong jangan melupakan istrimu."

9. "Ketika kamu pernah memberikan perhatian terhadap seseorang secara berlebihan, maka kamu akan mendapat sakit yang lebih sakit dari apa yang seharusnya kamu dapatkan."

10. "Rasanya aku sudah lelah dengan perilakumu akhir-akhir ini. Bagaimanapun aku berusaha untuk tetap mempercayaimu, namun sayang aku tak bisa menahan rasa kecewaku padamu."

11. "Cintaku padamu mungkin tak sempurna, sering sekali aku merasakan cemburu buta. Ketika hal itu terjadi, aku mohon padamu untuk segera menyadarkanku. Sebab kamu adalah satu-satunya orang yang kupercaya dapat melakukan itu."

12. "Katakanlah jika istrimu ini sudah tak membuat kamu tertarik lagi, jangan kamu diam dan tenggelam dengan asyik di duniamu sendiri seolah aku seperti bukan siapa-siapa kamu."

13. "Aku tahu aku tak secantik dan semenarik waktu dulu, tapi rasa sayang dan cintaku padamu mengalahkan rasa lelah membesarkan buah cinta dari kamu."

14. "Biarlah bila memang apa yang telah kamu lakukan itu kamu anggap baik, aku hanya bisa berusaha tak berburuk sangka padamu."

15. "Rasanya menyedihkan saat aku sudah berusaha semaksimal mungkin untukmu. Tapi semua ternyata belum cukup."

 

2. Kata-Kata Sedih untuk Suami Sebagai Ungkapan Kecewa

Mengungkapkan rasa kecewa kepada pasangan merupakan hal yang sah-sah saja untuk dilakukan. Apalagi jika kalian sudah menahannya cukup lama, segera saja mulai diskusi untuk mendapatkan penyelesaian. Dalam mengawalinya, kalian mungkin bisa mengeluh kemudian mengungkapkan kata-kata sedih untuk suami seperti berikut ini.

16. "Suamiku, apa yang membuatmu berubah? Apakah aku tak lagi menarik perhatianmu? Ataukah kau bosan terus bersamaku?"

17. "Hidupku tadinya tidak menyedihkan sampai kamu telah banyak berubah. Aku rindu kamu yang dulu. Kamu yang selalu menyayangiku."

18. "Aku menyesal tak bisa selalu ada bersamamu, aku tak tahu kau akan mudah berubah seperti itu."

19. "Aku berusaha menyukaimu dari berbagai sisi. Namun pernahkah kau berusaha menengok hati ini? aku tak lagi mengenali. Siapa kau? Mengapa kau begini?"

20. "Setiap kali aku sedang menangis, kamu selalu membuatku seolah dia bisa mengubah dunia agar nggak menyakitiku. Namun kini aku menangis dan kamu tak ada di sampingku lagi."

21. "Saat ini juga aku tak akan bertanya di mana dan bagaimana kamu daripada aku harus menerima kekecewaan karenamu."

22. "Aku memang sering bersabar, namun alangkah baiknya jika kamu tidak menguji kesabaranku."

23. "Aku sebenarnya selalu ada di sisimu. Sayang kamu tidak mengetahuinya. Nampaknya hatimu sudah menjadi buta"

24. "Mengapa kau menghancurkan jiwaku ketika sebelumnya kamu tak bisa menghancurkan hatiku lagi. Karena hatiku sudah cukup hancur."

25. "Diamnya seorang istri bukan berarti membiarkanmu berbuat semakin menyakitiku dan semaumu, sungguh aku tak mengerti dengan jalan pikiranmu wahai suamiku."

26. "Ada dua arti ketika seseorang itu tersenyum, pertama tanda dia bahagia yang sesungguhnya. Kedua bisa jadi dia sebenarnya kecewa dan hancur namun senyumnya hanya sebuah pemanis saja."

27. "Beberapa luka lama tak sepenuhnya sembuh. Mereka dapat berdarah lagi hanya karena ucapan yang enteng."

28. "Kamu pikir semua wanita itu tegar. Padahal menangis adalah salah satu cara untuk mengungkapkan rasa kecewa."

29. "Suamiku, jika aku berbuat salah, aku mencoba mengerti mungkin itulah alasanmu marah. Tapi bisakah kau memberiku alasan mengapa kau menyakitiku hari ini?"

30. "Aku sebagai istri tahu bahwa ketika seorang suami sudah mulai tak betah diam di rumah, biasanya ada seseorang di luar sana yang telah menarik hati kamu."

31. "Sakitnya tertusuk tidak sebanding dengan sakitnya melihatmu selingkuh di depan mataku"

32. "Suamiku, jangan pernah meninggalkan seseorang yang baik untuk orang yang kini kau anggap terbaik. Pada saatnya nanti, jika kau akhirnya memilih pergi. Kau mungkin akan sadar bahwa yang terbaik sebenarnya sudah ada padamu sejak lama."

33. "Aku terluka mengetahui kebenaran menyakitkan ini. Mengapa kau memilih orang yang baru bertemu denganmu saat kau telah menjadi suamiku."

34. "Aku sadar selingkuh adalah perbuatan yang salah. Tapi maafkan aku, aku tidak bisa memaafkan kesalahanmu yang itu."

35. "Kepercayaan itu bagaikan sebuah kaca. Ketika dia rusak, kamu bisa memperbaikinya kembali. Namun kamu masih bisa melihat bekas retakannya."

 

3. Kata-kata Sedih untuk Suami Sebagai Ungkapan Rasa Sakit

Pengkhianatan dalam suatu hubungan pasti sangat menyakitkan. Sebagai istri, sekaligus pihak yang dikhianati, tentu kalian tak tahan untuk segera meluapkan perasaan yang sudah sangat mengganggu itu. Jika kalian masih bingung bagaimana cara menyampaikannya, berikut ini terdapat kata-kata sedih untuk suami sebagai ungkapan rasa sakit yang bisa kalian jadikan referensi.

36. "Selamat atas pengkhianatanmu yang sudah membuatku kecewa, dan terima kasih sudah mengingatkanku akan kesadaran tentangmu."

37. "Kau adalah milikku, belakangan aku sadar, ada orang lain yang berusaha mencurimu dariku."

38. "Sesekali aku ingin kau bercermin dan melihat seseorang yang pantas mendampingimu. Apakah aku, orang yang bersedia hidup bersamamu, ataukah dia, orang yang kau anggap menarik meski sebenarnya pengganggu."

39. "Aku tidak ingin berjauhan denganmu, aku harap kau mengerti dan berjalan ke arahku. Tapi mengapa kau berbelok? Kau sudah salah arah. Berbaliklah dan kembali padaku."

40. "Aku hanya ingin menjadi istri yang terbaik untuk suami, namun sepertinya perjuanganku kini tidak berarti sejak kehadiran wanita lain yang singgah di hidupmu."

41. "Aku tidak marah jika kau lebih memilih marah besar kepadaku, tapi tolong jangan tunjukkan padaku bahwa kau juga tidak ingin bersamaku lagi."

42. "Sudah berusaha menjadi yang terbaik, sudah mencoba melakukan yang kau mau, namun tetap saja orang ketiga terlihat lebih menarik dibanding aku."

43. "Tidak perlu berpura-pura menjadi suami yang selalu setia kepada istri, jika di luar rumah saja kau masih sering menatap lembut kepada wanita lain."

44. "Jika kau tidak bisa menjadi suami yang sempurna dengan segala kelebihan, setidaknya jadilah suami yang baik dengan menjaga kepercayaanku."

45. "Silakan pergi jika kau sudah tidak sanggup bersama, namun lihatlah mata anak yang selalu menantimu di rumah untuk bisa bersama."

46. "Aku harap hal sepele, di mana masalah yang seharusnya menjadi tanggung jawab dan rahasia kita itu, kamu bawa keluar dan membicarakannya dengan banyak orang.

47. "Ketika aku menangis melihat sikap tak acuhmu, bukan karena diri ini terlalu cengeng dan lemah, namun karena hati ini sudah tidak bisa memendam rasa sakit yang kau berikan.

48. "Aku sudah melakukan yang terbaik. Jika kau ingin pergi, silakan, karena tidak ada gunanya mempertahankan cinta yang sudah tidak sama.

49. "Namun, aku melupakan satu hal, bahwa panasnya matahari dapat membakar kulit. Aku melupakan suatu hal, bahwa kau mampu menusuk hati.

50. "Aku akan menjadi cerminmu. Apa yang kamu perbuat juga akan kuperbuat. Sama halnya jika kamu sudah mengecewakanku, maka aku juga akan begitu

Kata-kata sedih untuk suami di atas semoga bisa membantu kalian para istri untuk berani mengungkapkan perasaan sakit dan kecewa yang tertahan selama menjalani hubungan.

(Sumber: Brilio.net, Bola.com)

 

 

(kpl/ans)



MORE STORIES




REKOMENDASI