Diperbarui: Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Baru-baru ini profesi buzzer media sosial kembali diperbincangkan publik. Hal ini berawal dari peristiwa yang dialami oleh komika Bintang Emon diduga mendapat serangan teror buzzer media sosial. Nama buzzer media sosial sendiri cukup punya peran besar untuk mempengaruhi opini masyarakat.
Meski profesi buzzer sudah cukup sering terdengar, namun mengulik kembali profesi buzzer media sosial dan tahu cara kerjanya perlu diketahui untuk menambah wawasan informasi. Video milik Bintang Emon yang diunggah beberapa waktu lalu terkait kritik kasus persidangan Penyidik Senior KPK, Novel Baswedan sempat menjadi viral dan trending topik jagat maya.
Lewat video tersebut komika pemilik nama Gusti Muhammad Abdurrahman Bintang Mahaputra ini mendapat serangan tiga fake akun di twitter. Akun tersebut ditengarai sebagai buzzer media sosial. Ketiganya menyebarkan fitnah pada Bintang Emon dengan menyebut ia pemakai sabu.
Advertisement
Diketahui Bintang Emon pun sempat kesulitan melacak akun tersebut. Fitnah ini pun sempat membuat geger dunia maya dan menggiring opini publik. Namun Bintang Emon membuktikan dirinya bebas narkoba dengan mengunggah hasil tes narkoba yang dikeluarkan rumah sakit resmi.
Lalu apa sebenarnya buzzer media sosial itu dan bagaimana cara kerjanya?
Adapun buzzer media sosial dan cara kerjanya terangkum dalam beberapa poin di bawah ini. Berikut fakta profesi buzzer media sosial dan cara kerjanya bersumber dari Jurnal Penelitian dan Pengembangan Komunikasi, Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Manado Kementerian Komunikasi dan Informatika RI oleh Christiany Juditha tahun 2019.
(credit: freepik.com)
Sebenarnya profesi buzzer mulai populer tatkala masyarakat banyak menggunakan media sosial. Kata buzzer sendiri berasal dari Bahasa Inggris yang berarti lonceng, bel atau alarm. Secara istilah lonceng dan alarm disini berfungsi untuk memanggil, mengumpulkan, memberitahu orang banyak dengan tujuan mendapatkan sebuah pengumuman.
Jika dihubungkan dengan media sosial, profesi buzzer bertujuan untuk mempromosikan, mengkampanyekan, memasarkan sebuah produk, kegiatan, atau jasa melalui penggunaan media sosial seperti twitter, instagram, facebook, dan lain sebagainya.
Para buzzer ini dibayar untuk memposting sesuatu di akun media sosialnya kepada para follower mereka. Profesi buzzer dianggap sukses apabila mampu menarik minat banyak orang dengan apa yang diposting. Pendapat lainnya juga mengungkapkan kesuksesan buzzer juga dapat diukur dari banyaknya topik yang menjadi bahan perbincangan publik.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(credit: freepik.com)
Seorang buzzer media sosial diketahui harus miliki cukup banyak follower. Jumlah follower ini berfungsi untuk mendukung keberhasilan apa yang sudah diposting. Bersumber dari Rivani Aribie dalam bukunya berjudul Twitter is Money menjelaskan jumlah follower minimal setidaknya sebanyak 3000 follower.
Ada juga yang mengatakan minimal jumlah follower sebanyak 2000. Selain itu pendapat lain mengungkapkan apabila semakin banyak jumlah pengikut, maka akan semakin meningkatkan kesuksesan profesi dari buzzer.
Advertisement
(credit: freepik.com)
Fakta lainnya dari profesi buzzer yang perlu diketahui selanjutnya adalah mereka cukup aktif di media sosial. Dengan artian para buzzer mampu berinteraksi dengan para pengikutnya. Sehingga dapat mendukung keberhasilan pemasaran, menyebarkan, promosi tentang sesuai kepada publik. Diantaranya mulai dari memposting, berkomentar, membagikan sebuah konten unik dan menarik kepada pengikut secara konsisten.
(credit: freepik.com)
Selanjutnya fakta lain dari profesi buzzer, mereka dapat membuat konten menarik dan unik yang selanjutnya dibagikan oleh pengikut. Kemampuan mengemas konten tersebut memiliki andil besar agar diperbincangkan oleh khalayak melalui media sosial. Sehingga mampu membangun branding dan mempengaruhi mereka terkait sesuatu yang diposting buzzer.
(credit: freepik.com)
Cara kerja buzzer terbilang cukup mudah dan tak terlalu sulit. Dimana mereka hanya cukup memposting atau menyebarkan informasi tertentu yang mampu mempengaruhi follower. Selain itu buzzer juga dapat dilakukan secara individu ataupun kelompok berdasarkan tujuan promosi yang dilakukan. Apabila sebuah postingan tersebut menjadi viral atau trending topik dapat dikatakan mereka telah sukses mempengaruhi khalayak.
(credit: freepik.com)
Bersumber dari Jurnal Penelitian dan Pengembangan Komunikasi, Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Manado Kementerian Komunikasi dan Informatika RI oleh Christiany Juditha diambil dari hasil riset yang dilakukan oleh CIPG (Centre for Innovation Policy and Governance tahun 2017, mengungkapkan salah satu karakter buzzer adalah mereka harus memiliki pengetahuan luas terkait isu tertentu. Dalam hal ini dilakukan untuk memproduksi konten dengan bingkai informasi yang menarik.
Nah itulah 6 fakta tentang profesi buzzer media sosial yang punya peran besar pengaruhi opini publik. Berbagai pro kontra kerap menerpa profesi buzzer media sosial.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Advertisement
8 Potret Ria Ricis Lebaran Pertama Setelah Cerai, Kompak dengan Moana Sebagai Single Mom
7 Potret Aaliyah Massaid Hadiri Acara Lebaran, Aura Bumil Cantik dan Kalem dengan Baby Bump
8 Potret Lesti Kejora dan Rizky Billar Lebaran Kumpul Keluarga, Gaya Abang L Bikin Gemas
8 Makanan yang Paling Banyak Diburu Usai Lebaran Idul Fitri, Seblak hingga Rujak
Resep Praktis dan Sat Set Membuat Seblak Komplet, Sederhana Tapi Menggugah Selera