6 Strategi Ampuh Mengatasi Burnout untuk Menjaga Kesehatan Mental Anda!

Penulis: M Rizal Ahba Ohorella

Diterbitkan:

6 Strategi Ampuh Mengatasi Burnout untuk Menjaga Kesehatan Mental Anda!
Ilustrasi Burnout

Kapanlagi.com - Apakah Anda pernah merasakan kelelahan yang lebih dari sekadar fisik? Kelelahan mental atau burnout bisa menjadi tantangan yang sulit dihadapi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan burnout sebagai fenomena yang berkaitan dengan pekerjaan, ditandai oleh gejala seperti kehabisan energi, jarak mental dari pekerjaan, serta perasaan negatif atau sinis terhadap tugas yang diemban.

Meskipun tidak dianggap sebagai penyakit, WHO menyadari bahwa burnout sering muncul di lingkungan kerja dan dampaknya dapat merembet ke berbagai aspek kehidupan kita.

Tiana Leeds, M.A., LMFT, seorang terapis perkawinan dan keluarga berlisensi, menjelaskan bahwa gejala burnout bisa bertahan lama dan berdampak pada kondisi emosional, mental, bahkan fisik.

Namun, ada harapan! Ada langkah-langkah yang bisa kita ambil untuk mengatasi burnout ini. Mari kita simak beberapa cara efektif untuk mengembalikan semangat Anda, dilansir Kapanlagi.com dari berbagai sumber, Senin (3/2/2025).

1. Gerakkan Tubuhmu

Mungkin terdengar aneh jika kita menyarankan untuk berolahraga saat tubuh terasa lelah, namun Leeds menegaskan bahwa aktivitas ringan hingga sedang justru bisa menjadi kunci untuk pemulihan dari burnout.

"Jangan terlalu memaksakan diri atau terjebak dalam latihan yang ekstrem cari gerakan yang Anda nikmati dan tidak membuat Anda kehabisan tenaga. Untuk hasil yang lebih optimal, coba padukan olahraga dengan waktu di alam," ungkapnya.

Selain itu, latihan berbasis mindfulness seperti yoga lembut atau meditasi berjalan bisa menjadi pilihan cerdas untuk bergerak dengan lebih sadar tanpa menguras energi Anda.

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

2. Berlatih Mindfulness

Mindfulness, atau kesadaran penuh, bukan sekadar tren, melainkan senjata ampuh melawan kelelahan, menurut para ahli dan penelitian terkini.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Holistic Nursing pada tahun 2021 menunjukkan bahwa meditasi mindfulness terbukti efektif dalam meredakan stres dan kelelahan, terutama di kalangan perawat, dengan cara mengurangi penilaian diri dan keterikatan berlebihan terhadap pengalaman negatif.

Seperti yang diungkapkan terapis berlisensi Kimberly Martin, LMFT, Latihan mindfulness dapat berupa aktivitas atau keterampilan sehat yang membantu Anda fokus pada saat ini, entah itu melalui pernapasan, makan dengan penuh kesadaran, atau merasakan indra Anda.

Dengan demikian, mindfulness menawarkan jalan untuk menemukan ketenangan di tengah kesibukan hidup.

3. Jelajahi Hobi dan Kebiasaan Baru

Seringkali kita terjebak dalam upaya menyingkirkan berbagai sumber stres, hingga lupa untuk merangkul hal-hal yang membawa kebahagiaan dan ketenangan dalam hidup kita.

Menurut Leeds, menemukan kembali momen-momen damai ini sangat krusial untuk mengatasi kelelahan. "Mengembangkan kebiasaan sehat yang mendukung ketenangan, kebahagiaan, dan stabilitas adalah kunci.

Ini bisa berupa praktik mindfulness atau meditasi, mengeksplorasi hobi baru atau yang sudah ada, menghabiskan waktu berkualitas dengan orang tercinta, menjaga pola makan yang seimbang, serta memastikan kita mendapatkan tidur yang berkualitas," paparnya.

4. Tetapkan Batasan

Ketika rasa jenuh mulai menyelimuti, itu adalah sinyal bahwa metode yang Anda jalani mungkin perlu dirombak.

Leeds mengingatkan pentingnya menetapkan batasan tegas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, serta mendorong Anda untuk mendelegasikan tugas-tugas yang bisa diserahkan kepada orang lain.

Lepaskan beban perfeksionisme yang sering kali menjerat, dan jangan ragu untuk mengatakan tidak ketika tekanan mulai terasa berat.

Meminta bantuan mungkin tampak sulit dan menimbulkan rasa khawatir akan mengecewakan orang lain, namun jika usaha untuk "menguasai segalanya" justru mengancam kesejahteraan Anda, saatnya untuk mengutamakan diri sendiri dan berani mengungkapkan batasan kemampuan Anda.

5. Kelola Stres

Mungkin sudah bukan rahasia lagi, tetapi pentingnya mengelola stres dalam proses pemulihan tidak bisa diabaikan.

Leeds menekankan bahwa kelelahan sering kali muncul akibat tekanan yang berkepanjangan, sehingga mengadopsi teknik-teknik manajemen stres menjadi kunci.

Ia merekomendasikan untuk mencoba pernapasan dalam, yoga restoratif, menulis jurnal, atau sekadar menikmati waktu di alam terbuka. Dengan cara ini, kita bisa membantu diri sendiri untuk pulih dengan lebih baik.

6. Utamakan Istirahat

Memberikan prioritas pada istirahat, tanpa rasa bersalah. "Memutus siklus paksaan untuk terus melampaui batas sangatlah penting," ungkap Leeds.

"Saat Anda mengisi ulang energi, kembalikan kesenangan, kebaruan, dan waktu berkualitas bersama orang-orang terkasih ke dalam hidup Anda."

Jadi, jangan ragu untuk memberi diri Anda waktu untuk beristirahat. Kesehatan mental dan fisik Anda layak mendapatkan perhatian!

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

(kpl/rao)