Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Setiap bulan, perempuan pasti menghadapi momen yang tak terhindarkan: menstruasi. Ada yang merasakannya dengan lancar dan tanpa masalah, namun tidak sedikit pula yang harus berjuang melawan berbagai gejala yang muncul. Dari perubahan suasana hati, rasa lemas, hingga pusing, semua bisa menjadi bagian dari pengalaman tersebut.
Tapi, apakah pusing saat menstruasi perlu dikhawatirkan? Tak bisa dipungkiri, perempuan sering kali mengalami berbagai gejala selama siklus menstruasi, dan pusing adalah salah satunya. Meskipun pusing sesekali mungkin tidak menjadi alasan utama untuk panik, penting untuk memahami kemungkinan penyebabnya dan kapan saatnya mencari bantuan medis.
Menurut informasi yang dilansir Kapanlagi.com dari Healthshots, Kamis (13/2/2025), mari kita telusuri beberapa alasan umum yang bisa menyebabkan pusing saat menstruasi dan cara untuk mencegahnya.
Advertisement
Salah satu kuncinya adalah tetap terhidrasi. Saat menstruasi, perubahan hormon dapat mengganggu keseimbangan cairan tubuh, menyebabkan beberapa wanita mengalami retensi cairan, sementara yang lain mungkin kehilangan cairan lebih banyak, terutama melalui diare yang sering muncul saat sindrom pramenstruasi (PMS).
Dehidrasi menjadi salah satu penyebab utama pusing, jadi penting untuk memastikan asupan air yang cukup.
Pastikan Anda minum 8-10 gelas air setiap hari, dan jangan lupa tambahkan cairan kaya elektrolit seperti air kelapa atau teh herbal untuk manfaat ekstra.
Dengan cara ini, aliran darah Anda akan lebih lancar, dan Anda bisa lebih nyaman menjalani hari-hari menstruasi!
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Turunnya gula darah secara mendadak bisa membuat kepala terasa pusing, lho!
Untuk menjaga energi tetap stabil, sebaiknya kita mengonsumsi makanan seimbang dalam porsi kecil namun sering, dengan kombinasi karbohidrat kompleks, lemak sehat, dan protein.
Hindari camilan manis yang hanya akan menyebabkan gula darah melonjak dan kemudian terjun bebas.
Advertisement
Saat menstruasi, stres dan kecemasan bisa jadi pemicu pusing yang tak tertahankan. Namun, ada cara ampuh untuk meredakannya!
Cobalah teknik pernapasan dalam yang menenangkan atau pose yoga seperti child's pose dan legs-up-the-wall, yang tidak hanya meningkatkan aliran oksigen tetapi juga sirkulasi tubuh.
Selain itu, saat menstruasi, kehilangan darah bisa mengakibatkan penurunan kadar zat besi, yang berisiko menimbulkan anemia dan pusing.
Oleh karena itu, penting untuk menyantap makanan kaya zat besi, seperti bayam, lentil, kacang-kacangan, sereal yang diperkaya, dan daging tanpa lemak.
Jangan lupa, padukan dengan sumber vitamin C seperti jeruk, agar penyerapan zat besi dalam tubuh semakin optimal!
Jangan lupa, istirahat yang cukup sangat penting usahakan tidur 7-9 jam setiap malam dan ambil waktu sejenak untuk tidur siang jika diperlukan.
Namun, jika pusing yang Anda alami terasa parah, terus-menerus, atau disertai gejala lain seperti pingsan atau nyeri dada, segera konsultasikan dengan dokter.
Dengan perubahan gaya hidup yang tepat dan pengobatan alami, Anda bisa mengatasi pusing selama menstruasi dengan lebih efektif!
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/rao)
Advertisement
Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Jantung pada Urine? Yuk Waspada, Ini Penjelasannya
Aktor Hollywood Val Kilmer, Rekan Main Tom Cruise dalam Film 'TOP GUN' Meninggal Dunia
Apa Itu Post-Holiday Bues Usai Libur Lebaran? Ini Gejala dan Cara Mengatasinya
Rendang hingga Opor, Ini Deretan Masakan Pelengkap Ketupat yang Wajib Ada saat Lebaran
Cara Memasak Rendang agar Daging Empuk dan Santan Tidak Pecah, Tips Sajian Matang Sempurna