105 Pepatah Bijak Penuh Makna dari Berbagai Belahan Dunia, Penuh Makna - Bangkitkan Motivasi Diri

Senin, 05 Juli 2021 15:20
105 Pepatah Bijak Penuh Makna dari Berbagai Belahan Dunia, Penuh Makna - Bangkitkan Motivasi Diri
Ilustrasi (credit: freepik)


Kapanlagi Plus - Kata-kata pepatah bijak seringkali menjadi pegangan atau pedoman dalam hidup. Pasalnya, dalam kalimat pepatah selalu tersimpan pesan bijak dan makna yang dalam. Sehingga, dari kalimat-kalimat pepatah kita bisa memetik banyak pelajaran berharga untuk menjalani hidup. Tak heran, banyak yang menjadikan kalimat pepatah sebagai kata-kata motivasi.

Pepatah merupakan peribahasa atau kalimat nasihat yang dituturkan seseorang yang bijaksana. Oleh karena itu pepatah bisa dijumpai di hampir setiap wilayah, bahkan di berbagai belahan dunia. Sekarang, kita bisa belajar dan memahami makna dari pepatah-pepatah di belahan bumi mana pun tersebut. Sebab, setiap pepatah selalu mengajarkan kebijaksanaan dalam hidup.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut pepatah bijak dari berbagai belahan dunia yang mengajarkan kebijaksanaan dalam hidup.

1. Pepatah Bijak Penuh Motivasi

Sebagaimana yang disinggung sebelumnya, pepatah bijak seringkali digunakan orang-orang sebagai kata-kata motivasi. Pasalnya, kata-kata dalam pepatah ini memang sangat inspiratif, sehingga bisa membangkitkan motivasi dan semangat dalam diri. Berikut beberapa pepatah yang penuh motivasi.

1. "Ada banyak cara untuk maju, tetapi hanya satu cara untuk diam."

2. "Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit."

3. "Penyesalan pasti datang di akhir, kalo di awal namanya pendaftaran."

4. "Jangan menyesali masa lalu, belajarlah darinya."

5. "Merelakan bukan berarti menyerah, tapi menyadari bahwa ada hal yang tidak bisa dipaksakan."

6. "Belajar dari hari kemarin, hidup untuk hari ini, berharap untuk besok."

7. "Karena nila setitik rusak susu sebelanga."

8. "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang kemudian."

9. "Mensyukuri hari ini. Mengikhlaskan apa yang telah berlalu."

10. "Lakukan sesuatu dengan dengan kesabaran agar mendapatkan hasil yang maksimal."

11. "Kebahagiaan adalah jalan sedangkan kesedihan adalah ujian. Hidup adalah seberapa ikhlas kita menjalani kenyataan."

12. "Suatu pekerjaan yang dikerjakan dengan tekun dan sabar akan memberi hasil yang memuaskan."

13. "Mengeluh tidak akan memperbaiki keadaan. Semangat buat hari ini. Jalani dengan ikhlas dan penuh rasa sabar."

14. "Orang yang memang bersifat baik, akan tetap baik di manapun ia berada."

15. "Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlewati."

 

2. Pepatah Bijak Jawa

Kalimat pepatah yang penuh kebijaksanaan tersebar di berbagai wilayah. Tanah Jawa yang dikenal menjunjung adat dan budaya juga mempunyai beberapa pepatah andalan. Berikut beberapa pepatah bijak Jawa yang penuh makna.

16. "Ana dina, ana upa." (Tiap perjuangan selalu ada hasil yang nyata)

17. "Adhang-adhang tetese embun." (Berharap sesuatu dengan hasil apa adanya, seperti berharap pada tetes embun)

18. "Ngundhuh wohing pakerti." (Apa pun yang kita lakukan akan membuahkan hasil yang sepadan)

19. "Manunggaling kawula gusti." (Manunggalnya atau bersatunya antara kawula (hamba) dengan sifat-sifat Tuhannya)

20. "Sabar sareh mesthi bakal pikoleh." (Pekerjaan apa pun jangan dilakukan dengan tergesa-gesa agar berhasil)

21. "Manungsa iku kanggonan sipating Pangeran." (Manusia itu memiliki sifat Tuhan)

22. "Bibit, bebet, bobot." (Menilai kualitas secara mendetail berdasar asal muasal, peranan, dan kiprah yang telah diperbuat)

23. "Beda-beda pandumaning dumadi." (Tuhan Yang Maha Adil memberikan anugerah yang adil kepada seluruh makhluk ciptaan-Nya)

24. "Dumadining sira iku lantaran anane bapa biyung ira." (Terjadinya dirimu karena diciptakannya ibu bapakmu sehingga kedua orang tua harus dimuliakan)

25. "Cakra manggilingan." (Kehidupan itu dinamis seperti roda yang berputar, tidak tinggi ketika dipuji tidak jatuh ketika dimaki. Tetap berbuat baik, benar serta senantiasa mengingat Tuhan)

26. "Mikul dhuwur mendhem jero." (Seorang anak yang menjunjung tinggi derajat orang tua)

27. "Rukun agawe santosa, crah agawe bubrah." (Hidup rukun pasti akan hidup sentosa, sebaliknya jika selalu bertikai pasti akan bercerai)

28. "Sabar sareh mesthi bakal pikoleh." (Pekerjaan apa pun jangan dilakukan dengan tergesa-gesa agar berhasil)

29. "Gliyak-gliyak tumindak, sareh pakoleh." (Upaya yang dilakukan perlahan, tetapi akhirnya tujuannya akan tercapai)

30. "Dudu sanak, dudu kadang, yen mati melu kelangan." (Bukan keluarga, bukan saudara, jika sudah meninggal ikut merasa kehilangan)

 

3. Pepatah Bijak Cina

Kalimat pepatah yang inspiratif juga bisa ditemukan di belahan dunia lainnya. Cina yang juga dikenal sebagai pusat peradaban juga mempunyai beberapa pepatah yang tersohor akan kebijaksanaannya. Berikut pepatah bijak dari negeri Cina.

31. "Orang-orang yang kuat mencari sesuatu (potensi) di dalam dirinya sendiri. Sementara orang yang lemah mencari sesuatu (potensi) pada diri orang lain." - Confucius, Peribahasa China

32. "Hargailah diri kamu sendiri, maka orang lain pun akan menghargai kamu". -Confucius, Peribahasa China

33. "Langit adalah adil, dan tidak ada orang yang dikecualikan. Yang bisa menolong dirimu adalah dirimu sendiri." -Pepatah China

34. "Jika kamu tidak mengubah arah, kamu mungkin bisa berakhir ke arah yang kamu tuju." -Lao Tzu

35. "Perjalanan seribu mil harus dimulai dengan satu langkah." -Lao Tzu

36. "Lakukan hal-hal sulit selagi mudah dan lakukan hal-hal besar saat hal itu masih kecil." -Lao Tzu

37. "Berhati-hati di saat awal, bertindak dengan waspada, merupakan kunci menuju keberhasilan." -Pepatah China

38. "Perbuatan besar terdiri dari perbuatan-perbuatan kecil." -Lao Tzu

39. "Ketika kita melihat orang-orang dengan karakter yang bertentangan dengan kita, kita seharusnya melihat dan menilai karakter diri kita sendiri." -Confucius, Peribahasa China

40. "Lupakan kesalahan, tetapi jangan pernah lupakan kebaikan." -Confucius, Peribahasa China

41. "Keberhasilan terbesar kita bukanlah karena tidak pernah gagal, tetapi bagaimana kita bangkit setiap kali kita mengalami kegagalan." -Confucius, Peribahasa China

42. "Tidak memikirkan masa lalu dan masa depan, tetapi nikmati satu saat ke saat lainnya adalah keberuntungan sejati." -Pepatah China

43. "Hargailah diri kamu sendiri, maka orang lain pun akan menghargai kamu". -Confucius, Peribahasa China

44. "Saya hanya memiliki tiga hal untuk diajarkan: kesederhanaan, kesabaran, belas kasih. Ketiganya adalah harta terbesar kamu." -Lao Tzu

45. "Saya hanya memiliki tiga hal untuk diajarkan: kesederhanaan, kesabaran, belas kasih. Ketiganya adalah harta terbesar kamu." -Lao Tzu

45. "Mereka yang berbuat buruk dan takut ketahuan hati nuraninya tertekan. Mereka harus diberi kesempatan bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Mereka yang berjasa dengan berharap pujian, pada dasarnya busuk."

46. "Dimana ada pengetahuan dan perasaan kalah dan menang, kegembiraan dan kesedihan juga ada. Berhasil mengatasi baik dan buruk, kalah dan menang, adalah keberuntungan sejati."

47. "Godaan dari luar membuat seseorang lupa daratan sedangkan ketamakan membuat orang bodoh. Orang harus waspada selalu agar kemurnian sifatnya terpelihara."

48. "Baik buruknya segala sesuatu di dunia, tergantung pandangan seseorang."

49. "Orang yang berkata bahwa sesuatu tidak dapat dikerjakan tidak boleh mengganggu orang yang sedang mengerjakannya."

50. "Hidup adalah serangkaian perubahan alami dan spontan. Jangan melawan mereka – itu hanya menciptakan kesedihan. Biarkan kenyataan menjadi kenyataan. Biarkan segala sesuatu mengalir secara alami berlangsung dengan cara apa pun yang mereka suka." - Lao Tzu

51. "Kesederhanaan membawa kepuasan dan semua hal akan tumbuh dengan baik, dalam ketiadaan akan sesuatu yang berantakan dan rumit." - Dr.Maoshing Ni

52. "Lestarikan sumber daya kamu, dan jangan biarkan orang lain melakukan apa yang mampu kamu lakukan sendiri!" Dr. Maoshing Ni

53. "Kebanyakan orang hanya mencari status dan kekayaan, tetapi di dalam dunia ini berapa banyak yang bisa diperoleh? Bintang-bintang dan bulan, gunung-gunung dan air mengalir, setiap kuntum bunga dan setiap kelompok rumput, semua ada disana untuk kamu nikmati."

54. "Merupakan kebijaksanaan yang sempurna ketika kita mampu mempraktikkan lima hal dalam keadaan yang bagaimana pun. Kelima hal tersebut adalah: tidak bergeming (apa pun keadaannya), kemurahan jiwa, ketulusan, kesungguhan hati, dan kebaikan." - Confucius

55. "Pada umumnya, orang hidup dalam dualisme, karenanya ada kalah dan menang. Jika pemandangan bagus, saya senang, jika pemandangan tidak bagus saya kecewa."

56. "Bila ada cahaya dalam jiwa, maka akan hadir kecantikan dalam diri seseorang. Bila ada kecantikan dalam diri seseorang.akan hadir keharmonisan dalam rumah tangga. Bila ada keharmonisan dalam rumah tangga,akan hadir ketertiban dalam negara. Dan bila ada ketertiban di dalam negara,akan hadir kedamaian dunia."

57. "Godaan dari luar membuat seseorang lupa daratan sedangkan ketamakan membuat orang bodoh. Orang harus waspada selalu agar kemurnian sifatnya terpelihara."

58. "Belajarlah untuk tidak menyalahkan orang lain, belajarlah untuk lebih menghargai orang lain, karena kita butuh orang Lain."

59. "Jangan takut bila punya salah dan kekurangan. Lebih buruk lagi bila tahu salah tetapi tidak memperbaikinya."

60. "Sifat manusia pada dasarnya baik tetapi sering ditutup keinginan-keinginan, sehingga mendadak kehilangan daya lihatnya."

61. "Surga dan neraka bukanlah tempat dimana orang akan pergi setelah mati, melainkan di sini dan sekarang. Baik dan jahat semuanya ada dalam pikiran, dan pintu ke surga atau neraka akan terbuka untukmu kapan saja."

62. "Segala sesutu memiliki keindahannya sendiri, tetapi tidak semua orang bisa melihat keindahannya." - Confucius

63. "Saya mendengar dan saya lupa. Saya melihat dan saya ingat saya melakukan dan saya pun mengerti." - Confucius

64. "Bila ketamakan muncul, pengetahuan intuitif seseorang tentang yang baik ambruk. Maka ia tak dapat membedakan benar dan salah sehingga muncul ketidak-acuhan dan kebodohan."

65. "Seseorang yang memperlakukan orang dengan kasih dan berkemanusiaan akan bertindak sesuai kebenaran. Ia tidak akan membiarkan orang lain mempengaruhinya tetapi ia membuat fondasi hidupnya sendiri. Mengapa membiarkan diri terjebak kemasyuran dan kekayaan ? -Pepatah China

66. "Jika seseorang bekerja hanya sebatas kebutuhannya, dia seorang budak. Jika seseorang bekerja melebihi kebutuhannya, dia seorang yang bebas."

67. "Dia yang tidak bersikap ekonomis (pada akhirnya) pasti akan menderita." - Confucius

68. "Dia yang mengalahkan orang lain adalah kuat. Dia yang menaklukkan dirinya sendiri adalah perkasa." - Lao Tzu

69. "Jika kamu memberikan uang saku kepada orang lain, mereka juga akan memberimu peluang."

70. "Dia yang berbicara lebih banyak akan cepat lelah." - Lao Tzu

4. Pepatah Bijak Arab

Tanah Arab juga mempunyai budaya dan nilai-nilai yang khas. Dalam hal kalimat bijak, bangsa Arab menjadi salah satu pusatnya. Berikut beberapa kata-kata atau pepatah bijak dari bangsa Arab.

71. "Laula al 'ilmu lakaana an naasu kaa al bahaaimi." (Seandainya tiada berilmu niscaya manusia itu seperti binatang.)

72. "Qulil haqqo walau kaana murrun." (Katakanlah kebenaran itu walaupun pahit.)

73. "As shobru yu'ienu a'la kulli amalin." (Kesabaran itu akan menolong segala pekerjaan.)

74. "Khoirun naasi ahsanuhum khulukon wa anfa'ahum linnaas" (Sebaik-baik manusia adalah yang terbaik budi pekertinya dan yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya)

75. "Lan tarji'a al ayyamu allatii madhot." (Tidak akan pernah kembali waktu yang telah lalu.)

76. "Man jadda wajada." (Barang siapa bersungguh-sungguh, maka dia akan mendapatkan (kesuksesan))

77. "Man shobaro dzhofiro." (Barang siapa yang bersabar, maka dia akan beruntung.)

78. "Idza tammal Aqlu qollal kala." (Apabila akal seseorang telah sempurna maka sedikitlah bicaranya.)

79. "Inna as syabaaba wa al faroogo wa aljiddata mafsadatun lilmar i ayya mafsadatin." (Sesungguhnya masa muda, waktu luang, dan banyak harta adalah perusak seseorang dengan sebenar- benarnya kerusakan.)

80. "Al waqtu kaa assaifi fa in lam taqto'hu qotho'aka." (Waktu itu seperti pedang. Jika kau tidak memotongnya maka Ia akan memotongmu.)

81. "Al hibbatu laa yamuutuuna abadan wa in dufinuu." (Orang tercinta selamanya tidak mati, meskipun ia telah dikubur.)

82. "Maa dumta tusyaahidu basmata ummika, fa alhayaatu laa tazaalu jamiilatan." (Selagi engkau dapat melihat senyuman ibumu, hidupmu senantiasa indah.)

83. "Yasalunii maa ajmala 'ithrin ladaika, qultu: rooihatu abii fii malaabisii ba'da maa adhommahu." (Mereka bertanya padaku tentang parfum apa yang paling wangi yang aku miliki aku menjawa: bau dekapan ayahku pada pakaianku.)

84. "Ummi an nab'u alladzii laa bi nadhbin, al 'athoo u biduuni muqoobilin, al qolbu wa as shodru al hanuunu, biduunihaa yaghiibu kullu tho'min hulwun lil hayaati." (Ibu adalah sumber mata air yang tak pernah kering, memberi tanpa meminta balasan, hati yang penuh dengan kasih sayang, tanpanya hilanglah manisnya kehidupan.)

85. "Jarib wa laahidzh takun a'arifan." (Cobalah dan perhatikanlah, niscaya kau jadi orang yang tahu.)

86. "At ta'alumu fishogiri kannaqsyi alal hajari." (Belajar di waktu kecil bagaikan mengukir di atas batu.)

87. "Al ilmu bilaa 'amalin kasyajari bila tsamarin." (Ilmu tanpa amal atau praktek seperti pohon yang tidak berbuah.)

88. "Man lam yadzuq dzulla at ta'alumu saa'atan. Tajarro'a dzulla al jahli thula hayaatihi." (Barangsiapa belum merasakan susahnya menuntut ilmu barang sejenak. Ia akan merasakan hinanya kebodohan seumur hidupnya.)

89. "Al 'aalimu kabiirun wa inkaana hadatsan. Wa al jaahilu shogiirun wa in kaana syaikhan." (Orang yang berilmu itu besar walaupun umurnya masih muda. Sedangkan orang yang bodoh itu kecil walau umurnya telah tua.)

90. "Wa akhbaronii bi anna al 'ilma nuurun. Wa nuuru Allahi laa yuhdaa li'aashii." (Beliau memberitahuku bahwasanya ilmu itu adalah cahaya. Dan cahaya Allah itu tidaklah diberi kepada orang yang melakukan maksiat.)

91. "Aafatu al 'ilmi an nisyaani." (Penyakit ilmu adalah lupa.)

92. "Khoiru jaliisin fii az zamaani kitaabun." (Sebaik-baik teman duduk pada setiap waktu adalah buku.)

93. "Al 'ilmu shoidun wa alkitaabatu qoyyiduhu. Qoyyid shuyuudaka bi alhibaali al waatsiqoti." (Ilmu itu seperti hewan buruan sedangkan tulisan adalah tali ikatannya. Maka ikatlah hewan gembalamu dengan tali yang kuat.)

94. "As shobru yu'ienu a'la kulli amalin." (Kesabaran itu akan menolong segala pekerjaan.)

95. "Al aqlus salim fiel jismis salim." (Akal yang sehat itu terletak pada badan yang sehat.)

96. "Al ittihadu asasun najaah." (Persatuan adalah pangkal keberhasilan.)

97. "Ijhad walaa taksal wa laa takun ghoofilan fa nadaamatu al 'uqbaa liman yatakaasal." (Bersungguh- sungguhlah dan jangan bermalas- malasan dan jangan pula lengah, karena penyesalan itu bagi orang yang bermalas- malasan.)

98. "Lan tarji'a al ayyamu allatii madhot." (Tidak akan pernah kembali waktu yang telah lalu.)

99. "Wa ightanim 'umroka ibbaana as shibaa. Fa huwa in zaada ma'a as syaibi naqosh." (Pergunakanlah waktumu sejak usia dini. Karena ketika usia beranjak senja dengan bertambahnya uban, umur pun berkurang.)

100. "Al hayyatu ka al tsalji. Istamti' bihaa qobla an tadzuuba." (Hidup itu seperti halnya es nikmatilah dengan baik sebelum ia mencair.)

101. "If'al maa yus'iduka, fa al ayyaamu lan ta'uudu." (Lakukanlah hal yang membuatmu bahagia karena hari- hari lalu tak akan pernah kembali.)

102. "Ummii kagiimata tahmilu humuumanaa jamiil'an wa laa tumthorunaa ilaa farhan." (Ibu selaksa awan, ia menanggung seluruh kesusahan kita, dan ia tidak menghujani kita kecuali dengan kebahagiaan.)

103. "Al ummu, hiya al insaanatu al wahiidatu allatii qod tansaa an tad'uu linafsihaa fii sholaatihaa liannahaa takuunu masyguulatan bi ad du'aa i li abnaaihaa." (Ibu adalah seorang manusia satu- satunya yang telah lupa mendoakan untuk dirinya sendiri dalam shalatnya, karena ia begitu sibuk mendo'akan anak- anaknya.)

104. "Na'rifu qiimata al milhi 'indamaa nafqoduhu, wa qiimatu al abi 'indamaa yamuutu." (Kita akan tahu betapa nerharganya garam ketika ia sulit didapatkan, begitu kita akan tahu betapa berharganya seorang ayah ketika ia telah tiada.)

105. "Yasalunii maa ajmala 'ithrin ladaika, qultu: rooihatu abii fii malaabisii ba'da maa adhommahu." (Mereka bertanya padaku tentang parfum apa yang paling wangi yang aku miliki aku menjawa: bau dekapan ayahku pada pakaianku.)

Itulah di antaranya 105 pepatah bijak dari berbagai belahan dunia yang penuh makna dan pesan bijaksana. Semoga bermanfaat dan bisa menginspirasi!

(kpl/psp)



MORE STORIES




REKOMENDASI