7 Cara Istirahat Terbaik bagi Kesehatan Tubuh

7 Cara Istirahat Terbaik bagi Kesehatan Tubuh
Ilustrasi Istirahat Terbaik (Sumber: Pixabay)

Kapanlagi.com - Istirahat adalah kebutuhan dasar yang tidak dapat dihindari oleh setiap individu. Istirahat telah menjadi momen yang sangat penting bagi tubuh untuk memperbarui energi yang telah terkuras setelah beraktivitas sepanjang hari.

Namun, istirahat tidak hanya sekadar mengembalikan energi, tetapi juga memiliki potensi untuk memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental.

Dari berbagai bentuk istirahat yang ada, tidur yang berkualitas adalah bentuk beristirahat yang paling optimal. Kualitas tidur yang baik memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan secara bersamaan meningkatkan kualitas hidup.

Dilansir dari rey.id, Senin (27/11/2023), berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan istirahat yang baik melalui tidur yang berkualitas.

1. Membuat Jadwal Tidur yang Konsisten

Ilustrasi waktu (Sumber: Medscape.com)

Menjaga pola tidur yang seimbang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Mayoritas orang dewasa memerlukan rentang tidur antara 7 hingga 8 jam setiap malamnya. Namun, banyak yang mengalami durasi tidur yang kurang atau bahkan melebihi standar tersebut.

Jika kesulitan tidur menghampiri, ada beberapa langkah yang bisa diambil. Salah satunya adalah membuat jadwal tidur yang tetap konsisten. Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, bahkan saat masa liburan.

Dengan konsistensi ini, tubuh akan terbiasa dan ritme biologisnya akan lebih teratur, memberikan waktu istirahat yang lebih bermakna. Jika menyesuaikan jadwal secara tiba-tiba terasa sulit, ada metode bertahap yang bisa dicoba.

Anda dapat mencoba untuk tidur lebih awal dan bangun 5-15 menit lebih cepat di pagi hari. Perubahan ini dapat dilakukan secara perlahan untuk membantu tubuh beradaptasi.

Jika tetap sulit tidur setelah berbaring selama 20 menit, tidak perlu memaksakan diri. Cobalah melakukan aktivitas yang dapat merilekskan tubuh, seperti membaca buku atau mendengarkan musik yang menenangkan.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Perhatikan Makanan dan Minuman Sebelum Tidur

Ilustrasi minum kopi sebelum tidur (Sumber: Fitbase App)

Selain menjaga jadwal tidur secara konsisten, penting juga untuk memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi sebelum tidur.

Pasalnya, apa yang Anda makan atau minum sebelum tidur dapat berpengaruh pada kemampuan tidur Anda.

Salah satu contohnya adalah kopi yang mengandung kafein. Tubuh memerlukan waktu 6-8 jam untuk menghilangkan efek stimulan kafein.

Sebaiknya hindari mengonsumsi kopi atau minuman yang mengandung kafein setelah jam 3-4 sore agar kualitas istirahat lebih optimal.

Selain mengurangi asupan minuman yang mengandung kafein, sebaiknya hindari juga makanan berat sebelum tidur yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada perut.

Selain itu, menghindari minuman beralkohol juga penting karena efek diuretiknya dapat mengganggu kenyamanan tidur dengan membuat Anda sering buang air kecil.

3. Hindari Tidur Siang Terlalu Lama

Ilustrasi tidur siang (Sumber: bisakimia.com)

Istirahat siang memang dapat memberikan sensasi yang menyenangkan. Bahkan tidur siang singkat atau power nap bisa bermanfaat bagi tubuh.

Namun, jika istirahat siang berlangsung lama, itu dapat mengganggu pola tidur malam Anda. Jika perlu, batasi durasi istirahat siang hingga maksimal 30 menit agar tidak memengaruhi kualitas tidur pada malam hari.

4. Ciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman

Ilustrasi tidur nyaman (Sumber: americanbeds.com)

Membuat suasana tidur yang nyaman dapat meningkatkan kualitas istirahat Anda. Lingkungan yang tenang dan minim pencahayaan dapat mempermudah Anda untuk tidur.

Dalam satu penelitian yang dimuat dalam National Library of Medicine tentang pengaruh lingkungan kamar tidur wanita terhadap kualitas tidur menunjukkan bahwa kualitas tidur 50% peserta meningkat setelah suara bising dan cahaya dalam kamar tidur berkurang.

Maka dari itu, tak ada salahnya untuk menerapkan pendekatan ini sebelum tidur. Jika lingkungan sekitar Anda bising, menggunakan ear plug dapat membantu mengurangi gangguan suara selama tidur.

5. Merelaksasikan Diri

Ilustrasi merelaksasi diri (Sumber: Rey.id)

Sebagian orang sulit tidur karena kecemasan dan pikiran-pikiran negatif yang menghantui.

Namun, dengan merilekskan tubuh dan pikiran, dapat membantu menciptakan suasana yang lebih tenang, yang memudahkan Anda untuk tidur.

Beberapa cara relaksasi yang bisa dicoba antara lain:

  • mendengarkan musik santai

  • membaca buku

  • mandi air hangat

  • meditasi

  • menerapkan teknik pernapasan 4-7-8

6. Rutin Berolahraga

Ilustrasi berolahraga (Sumber: bastabalkana.com)

Melakukan olahraga secara teratur merupakan salah satu metode yang efektif untuk beristirahat, karena aktivitas fisik bisa meningkatkan produksi hormon melatonin, yang membantu memfasilitasi tidur saat malam tiba.

Namun, perlu diperhatikan waktu pelaksanaan olahraga. Sebaiknya, hindari latihan berat menjelang tidur karena dapat mengganggu kualitas tidur Anda.

Lebih baik untuk berolahraga di pagi hari atau minimal 3 jam sebelum waktu tidur.

7. Hindari Penggunaan Gadget Sebelum Tidur

Ilustrasi bermain gadget sebelum tidur (Sumber: newsmag.tn)

Cahaya biru atau blue light yang dipancarkan oleh perangkat elektronik seperti smartphone, laptop, tablet, dan gadget lainnya, bisa berdampak buruk pada mata serta mengganggu ritme tidur Anda pada malam hari.

Hal ini disebabkan oleh efek cahaya biru yang dapat mempengaruhi otak agar tetap aktif, seolah-olah masih siang, dan mengganggu produksi hormon melatonin yang mengatur pola tidur.

Dampaknya, tidur malam bisa menjadi sulit dilakukan. Selain dari gadget, televisi juga bisa memancarkan cahaya biru yang mengganggu kualitas tidur.

Untuk itu, untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, disarankan untuk menghindari penggunaan gadget dan menonton televisi sebelum tidur.

8. seberapa lamakah seseorang sanggup tanpa tidur?

Mengutip ScientificAmerican, Senin (27/11/2023), batas manusia untuk tetap terjaga alias begadang adalah 264 jam atau 11 hari berturut-turut.

Hal tersebut dibuktikan pada tahun 1965 oleh seorang siswa yang berumur 17 tahun, Randy Gardner.

9. Apa Efek Samping dari Tidak Tidur Semalaman?

Dalam jangka panjang, kurang tidur bisa memicu penyakit kronis seperti diabetes, gangguan jantung, tekanan darah tinggi, dan obesitas. Bahkan, kurang tidur bisa memicu depresi dan penurunan sistem imun.

10. Kenapa Orang Ngantuk Tapi Tidak Bisa Tidur?

Dilansir dari alodokter.com, Senin (27/11/2023), mata mengantuk tetapi tidak bisa tidur dapat menjadi gejala dari gangguan tidur.

Restless legs syndrome misalnya, keinginan untuk terus menggerakkan kaki saat hendak tidur bisa membuat penderitanya sulit tidur padahal sudah mengantuk.

11. Istirahat Itu Apa?

Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, istirahat memiliki pengertian sebagai berhenti sejenak dari rutinitas atau kegiatan yang sedang dilakukan. Menurut Kementerian Kesehatan, waktu istirahat atau tidur yang baik adalah minimal tujuh jam setiap harinya.

12. Apa saja Bentuk Istirahat yang Dapat Kita Lakukan Selain Tidur?

Istirahat fisik dapat berupa istirahat pasif atau aktif. Istirahat fisik pasif termasuk tidur dan tidur siang.

Adapun istirahat fisik aktif berarti aktivitas restoratif seperti yoga, peregangan, dan terapi pijat yang membantu meningkatkan sirkulasi dan fleksibilitas tubuh.

(Di usia pernikahan 29 tahun, Atalia Praratya gugat cerai Ridwan Kamil.)

(kpl/alr)

Rekomendasi
Trending