7 Tips Menyusui Bayi di Masa Nifas untuk Membantu Melancarkan ASI

Jum'at, 02 Juli 2021 10:22
7 Tips Menyusui Bayi di Masa Nifas untuk Membantu Melancarkan ASI
Ilustrasi (credit: freepik.com)


Kapanlagi Plus - Selama masa nifas, seorang ibu memerlukan waktu pemulihan setelah proses melahirkan. Biasanya masa nifas berlangsung selama beberapa minggu. Pada masa nifas juga, ibu sudah bisa menyusui buah hatinya. Namun ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan selama menyusui bayi di masa nifas.

Tips menyusui bayi di masa nifas ini penting diketahui seorang ibu. Selain membantu proses pemulihan, tentunya dengan memahami apa saja hal penting saat menyusui bayi di masa nifas dapat membantu menjaga kebutuhan gizi baik buat si kecil.

Sebab masa nifas bisa dibilang menjadi masa cukup berat bagi seorang ibu. Di mana selama masa nifas umumnya ada banyak perubahan yang dirasakan ibu baik perubahan fisik bahkan psikis. Terlebih bagi ibu muda yang pertama kali melahirkan, tentunya memerlukan proses adaptasi.

Maka dari itu, berikut ini ada beberapa tips menyusui bayi di masa nifas beserta cara melancarkan ASI. Tips menyusui bayi di masa nifas dapat membantu ibu mengetahui apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan agar tumbuh kembang si kecil tak terganggu selama masa nifas.

Adapun tips menyusui bayi di masa nifas dapat kalian simak melalui ulasan berikut ini telah dirangkum kapanlagi.com dari berbagai sumber.

1. Perhatikan Asupan Gizi Seimbang

Tips menyusui bayi di masa nifas yang pertama adalah dengan memperhatikan asupan gizi seimbang. Asupan gizi seimbang dapat membantu ibu memperbanyak produksi ASI. Selain itu, setelah proses melahirkan, seorang ibu juga memerlukan asupan gizi cukup untuk membantu proses pemulihan.

Sejumlah makanan yang cukup baik untuk melengkapi gizi seimbang bisa dijadikan pilihan seperti brokoli, bayam, daging, telur, daun katuk, oatmeal, ikan dan seterusnya. Beberapa makanan tersebut dapat membantu memperbanyak produksi ASI. Dengan begitu, kebutuhan gizi si kecil tetap terjaga serta mendukung pemulihan ibu di masa nifas. Pastikan juga ibu mencukupi kebutuhan cairan agar tetap terhidrasi dengan baik.

 

 

2. Kontak Fisik dengan Bayi

Kontak fisik dengan bayi setelah proses melahirkan tentunya sering kita lihat. Ini bukan tanpa alasan, sebab dengan adanya kontak fisik, biasanya dapat membantu membentuk ikatan batin antara orang tua dan bayi. Maka dari itu, tips menyusui bayi di masa nifas selanjutnya adalah memperbanyak kontak fisik dengan si kecil. Kontak fisik tersebut penting dilakukan agar ibu bisa memahami pertanda yang diberikan anak ketika lapar ataupun haus.

Tipsnya cukup mudah, ibu hanya perlu sering-sering melakukan kontak fisik ketika menyusui si kecil. Di mana cukup meletakkan bayi di bagian dada dan perut ketika tengah menyusui. Namun pastikan agar posisi  bayi benar dan nyaman saat menyusu.

 

 

3. Perbanyak Menyusui Bayi

Tips menyusui bayi di masa nifas selanjutnya adalah dengan memperbanyak menyusui bayi. Sebab, peningkatan frekuensi menyusui bayi bisa membantu ibu menjaga asupan ASI tetap lancar. Terlebih jika mengalami masalah dengan jumlah ASI yang sedikit, maka meningkatkan frekuensi menyusui bisa membantu produksi ASI lebih banyak.

Melansir dari hellosehat.com, proses ini dikenal dengan istilah let down reflex yakni berfungsi merangsang kontraksi otot payudara. Sehingga bisa memperlancar ASI buat si kecil. Ibu dapat mengatur jadwal pemberian ASI secara berkala baik pagi, siang, sore ataupun malam. Melansir dari sumber yang sama, menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ibu dianjurkan membangunkan si kecil jika sedang tidur apabila belum menyusu selama 4 jam. Sehingga kebutuhan ASI buat bayi bisa terpenuhi dengan baik begitu pula kesehatan ibu selama masa nifas tetap terjaga.

 

 

4. Perhatikan Posisi Bayi Saat Menyusui

Posisi bayi ketika menyusu juga penting ibu perhatikan. Sebab hal ini bisa berpengaruh pada frekuensi ASI yang dikeluarkan. Posisi bayi saat menyusu ini kita kenal dengan istilah latch on atau pelekatan.

Selain itu, memperhatikan posisi bayi yang sesuai ketika menyusu bisa membantu ibu menghindari beberapa masalah pada payudara seperti rasa nyeri, luka, ataupun lecet area puting. Maka dari itu, tips menyusui bayi di masa nifas berikutnya adalah memastikan bahwa posisi bayi saat menyusui benar-benar tepat.

 

 

5. Maksimalkan Aktivitas Menyusui

Tips menyusui bayi di masa nifas selanjutnya adalah memaksimalkan aktivitas menyusui dengan kedua sisi payudara. Di mana, ibu tak hanya menggunakan satu sisi payudara saja ketika menyusui. Ini membantu ibu merangsang jumlah produksi ASI lebih optimal.

Misalnya saja, pada jam pertama bayi menyusu menggunakan payudara sebelah kiri. Maka setelah kenyang dan memasuki jadwal untuk menyusu lagi, ibu bisa menggunakan payudara sisi kanan. Sehingga aktivitas menyusu bisa berjalan maksimal untuk mengoptimalkan jumlah produksi ASI.

 

 

6. Pijat Payudara

Tips menyusui bayi di masa nifas berikutnya adalah dengan memijat payudara. Memijat payudara ternyata bisa memberi manfaat buat memperbanyak jumlah produksi ASI. Pijat payudara ini kita kenal dengan istilah pijat oksitosin.

Pijat payudara bisa dilakukan pijatan secara halus pada sisi payudara dengan tangan kiri, lalu tahan bagian atas payudara dengan tangan kanan. Ini adalah salah satu teknik pijat payudara yang bisa dilakukan. Sebelum melakukan pijat payudara sendiri, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter di bidangnya agar mendapat rekomendasi yang tepat.

 

 

7. Memompa ASI

Memompa ASI biasanya dilakukan apabila produksi ASI terlalu banyak. Ini terjadi karena payudara tetap memproduksi ASI selama masa menyusui berlangsung. Sebab itulah dengan memompa ASI, dapat membantu ibu mengeluarkan air susu secara berkala ketika bayi tidak menyusu. Tips ini juga bisa mencegah rasa nyeri payudara yang kencang.

Ibu bisa melakukan memompa ASI secara berkala jika produksi ASI terlalu banyak ataupun penuh. Simpan persediaan ASI untuk diberikan pada si kecil pada jadwal menyusui berikutnya.

 

 

8. Makanan Sehat Selama Masa Nifas

Setelah memahami tips menyusui bayi di masa nifas sekaligus cara memperbanyak ASI berikut ini ada beberapa referensi makanan yang bisa ibu manfaatkan buat melancarkan ASI. Sebagian besar makanan ini cukup baik di konsumsi selama masa nifas, sehingga dapat membantu proses pemulihan kesehatan ibu serta menjaga asupan si kecil tetap baik. Berikut makanan yang baik dikonsumsi selama masa nifas.

- Makanan kaya protein: makanan kaya protein dapat membantu proses pemulihan jaringan tubuh ibu. Nutrisi ini juga baik bagi proses produksi ASI untuk si kecil.

- Makanan kaya zat besi: makanan kaya zat besi juga baik dikonsumsi selama masa nifas. Ini membantu ibu mencukupi nutrisi zat besi untuk mencegah rasa lelah yang berpotensi menjadi gejala anemia.

- Makanan kaya sumber kalori: makanan ini cukup baik dikonsumsi selama masa nifas untuk membantu ibu mendapatkan cukup energi. Selain itu, makanan sumber kalori juga berperan terhadap jumlah produksi ASI.

- Makanan kaya vitamin: vitamin A dan vitamin C cukup penting bagi ibu di masa nifas untuk menjaga daya tahan tubuh tetap baik.

- Makanan melancarkan ASI: beberapa makanan untuk melancarkan ASI tentunya juga penting dikonsumsi. Misalnya saja brokoli, daun katuk, kacang hijau, pare, ataupun daun singkong.

- Makanan mengandung asam lemak omega 3: nutrisi ini penting bagi tumbuh kembang di kecil yang diperoleh melalui ASI ibu. Sehingga beberapa makanan dengan kandungan asam lemak omega 3 bisa jadi pilihan buat dikonsumsi selama masa nifas.

Nah itulah 7 tips menyusui bayi di masa nifas untuk membantu melancarkan ASI, perhatikan gizi seimbang. Konsultasi dengan dokter di bidangnya diperlukan jika mengalami beberapa masalah kesehatan selama masa nifas, termasuk berkaitan dengan asupan nutrisi selama masa nifas.

Sumber: Hellosehat.com, kompas.comid.theasianparent.com

(kpl/nlw)



MORE STORIES




REKOMENDASI