Apa Arti Posesif dalam Hubungan? Kenali Ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Rabu, 01 Desember 2021 20:22 Penulis: Puput Saputro
Apa Arti Posesif dalam Hubungan? Kenali Ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi (credit: unsplash)


Kapanlagi Plus - Kata posesif sering kali muncul dalam suatu hubungan percintaan. Sayangnya, posesif bukan sesuatu yang romantis atau hal yang bisa dibanggakan. Malah sebaliknya, posesif bisa menjadi rintangan tersendiri dalam kelangsungan hubungan. Pasalnya, apa arti posesif seringkali dimaknai sebagai sifat yang terlalu mengekang pasangan.

Meski sudah jadi istilah yang cukup umum dalam dunia percintaan, sampai saat ini masih banyak orang yang salah mengartikan sifat posesif. Alih-alih dipandang sebagai permasalahan, tak jarang orang yang justru menganggap sifat posesif pada pasangan sebagai bentuk rasa sayang. Padahal, sifat posesif harus dihindari lantaran bisa membawa pengaruh buruk dalam suatu hubungan.

Penasaran, mengapa sifat posesif bisa menjadi masalah dalam hubungan asmara? Untuk tahu lebih mendalam apa arti posesif, langsung saja simak ulasannya berikut ini.

1. Apa Arti Posesif

Jika ditelisik dari asal mula kata, istilah posesif sebenarnya berasal dari kata dalam bahasa Inggris "possessive" yang mengacu pada 'status kepemilikan'. Apa arti posesif tersebut, juga sejalan dengan yang terdapat di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Menurut KBBI, apa arti posesif adalah bersifat merasa menjadi pemilik. Selain itu, KBBI juga menjelaskan arti posesif yang berkaitan dengan hubungan asmara, yaitu mempunyai sifat cemburu.

Oleh masyarakat luas, saat ini apa arti posesif lebih dikaitkan dengan kehidupan asmara. Dalam suatu hubungan, posesif ditunjukkan melalui suatu sikap yang ditunjukkan dengan mengontrol kehidupan atau mendominasi pasangan. Sesuai dengan arti mendasarnya, sifat posesif ini didasari oleh perasaan ingin memiliki pasangan secara berlebihan. Selain itu, apa arti posesif dalam ranah percintaan, juga berkaitan erat dengan sifat cemburu.

2. Penyebab Seseorang Bisa Posesif

Sifat posesif nyatanya tak muncul begitu saja. Seseorang bisa mempunyai sifat posesif karena beberapa penyebab. Berikut beberapa penyebab seseorang bisa menjadi posesif terhadap pasangan.

1. Insecure atau Rasa Kurang Percaya Diri

Isecure atau rasa kurang percaya diri bisa jadi penyebab paling umum seseorang menjadi posesif. Orang yang insecure dan tidak percaya diri, akan merasa cemas dan khawatir pasangannya berpaling pada sosok lain yang lebih sempurna.

2. Faktor Genetik

Siapa sangka ternyata faktor genetik atau keturunan juga bisa mempengaruhi seseorang bersifat posesif. Seorang anak dididik oleh orangtua yang over protective dan obses berpotensi tumbuh menjadi pribadi yang posesif.

3. Faktor Pengalaman

Penyebab lain seorang jadi posesif adalah faktor pengalaman. Pengalaman pahit yang menyisakan trauma dalam menjalin hubungan di masa lalu. Hal ini bisa membuat seseorang memiliki rasa posesif.

3. Ciri-ciri Pasangan yang Posesif

Berdasarkan penjelasan apa arti posesif di atas, sifat pasangan yang posesif bisa menjadi indikator sebuah hubungan yang tidak sehat. Oleh karena itu, penting untuk tahu ciri-ciri pasangan yang posesif. Sebab dengan begitu, kita bisa lebih menentukan sikap dalam berhubungan yang wajar. Berikut beberapa ciri pasangan yang posesif.

1. Terlalu Suka Mengatur atau Mengontrol

Orang yang memiliki sikap posesif akan sangat mendominasi dalam suatu hubungan. Hal ini ditunjukkan dengan betapa seringnya dia mengatur atau mengontrol segala hal. Seperti apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan pasangannya. Bahkan tak jarang, seorang yang posesif juga mengatur kehidupan pasangannya, mulai dari pakaian yang dikenakan hingga hubungan pertemanan.

2. Mempunyai Emosi yang Tidak Stabil

Pasangan yang posesif juga cenderung punya emosi yang tidak stabil atau tidak terkontrol. Kondisi tersebut terjadi karena orang yang posesif merasa sangat takut kehilangan pasangannya.

3. Punya Sifat Cemburu yang Berlebihan

Salah satu ciri paling menonjol dari pasangan yang posesif adalah sifatnya yang mudah cemburu secara berlebihan. Hal ini biasa ditunjukkan dengan cara menguji, mengintrogasi, mengecek ponsel, bahkan menguntit pasangan.

4. Cara Mengatasi Sifat Posesif

Apa arti posesif dalam hubungan tidak bisa dianggap sebagai hal yang sepele. Posesif bisa memicu berbagai hal seperti kekerasan. Oleh karena itu, penting untuk tahu cara mengatasi sifat posesif. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sifat posesif.

1. Hindari Cemburu yang Berlebihan

Ubah sikap yang terlalu cemburuan yang destruktif menjadi sesuatu yang positif. Misalnya, dengan menyadari bahwa pasangan telah memilih kalian, karena kalian adalah orang yang hebat dan berkualitas di matanya.

2. Mulai Mengenali Teman Satu Sama Lain

Untuk mengurangi rasa cemburu, kalian bisa mulai mengenali lingkungan sosial pasangan. Dengan tahu dengan siapa pasangan menghabiskan waktu, maka tidak akan ada alasan untuk khawatir.

3. Jangan Mencoba Mengubah Pasangan

Saat setuju untuk memulai komitmen, kalian pasti tahu siapa pasangan kalian dan bagaimana sifat serta sikapnya. Untuk itu, jangan coba untuk mengubahnya menjadi orang lain sesuai dengan versi apa yang kalian inginkan. Terima pasangan apa adanya.

4. Jalani Hidup Anda Sendiri

Menghabiskan waktu bersama tentu saja penting, tetapi menyenangkan juga untuk menghabiskan waktu terpisah dan memiliki berbagai hal untuk dibagikan dan dibicarakan saat bertemu.

5. Bangun Kepercayaan Terhadap Pasangan

Kalian harus memiliki kepercayaan bahwa kalian dicintai oleh pasangan kalian. Sebaliknya, kalian juga harus percaya pada pasangan kalian sepenuhnya bahwa dia juga mempunyai komitmen dan perasaan yang sama.

Itulah di antaranya penjelasan tentang apa arti posesif dalam hubungan asmara. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan kalian!

(kpl/gen/psp)

Editor:

Puput Saputro



MORE STORIES




REKOMENDASI