Arti Anjay Berdasarkan Asal Mula dan Konteksnya, Ketahui Juga Kata Gaul Plesetan Lainnya

Minggu, 07 November 2021 12:33 Penulis: Puput Saputro
Arti Anjay Berdasarkan Asal Mula dan Konteksnya, Ketahui Juga Kata Gaul Plesetan Lainnya
Ilustrasi (credit: unsplash)


Kapanlagi Plus - Kata anjay jadi satu dari sekian banyak kosakata gaul di kalangan anak muda. Namun karena saking hits dan populernya, kata ini lantas dipakai oleh berbagai kalangan termasuk anak-anak dan orang dewasa. Meski terbilang kata yang populer dan sering dipakai sehari-hari, faktanya masih banyak orang yang tidak paham arti anjay yang sesungguhnya.

Sampai saat ini, masih banyak orang yang bingung dengan arti kata anjay yang sebenarnya. Apalagi, kata ini sempat menjadi kontroversi beberapa waktu lalu. Beberapa pihak menganggap anjay sebagai kata yang bermuatan negatif. Sementara beberapa orang yang lain menganggap anjay sebagai kata gaul biasa seperti pada umumnya.

Lantas, apa arti anjay yang sebenarnya? Mengapa kata ini sempat viral dan menjadi kontroversi? Untuk mengetahui jawaban pastinya, langsung saja simak ulasan berikut yang telah kapanlagi.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Arti Anjay Berdasarkan Asal Kata

Anjay tergolong sebagai kata gaul yang populer belakangan ini. Kata ini mungkin sudah biasa dipakai di keseharian. Meski begitu, sampai saat ini arti anjay ternyata masih belum terdaftar dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Oleh karena itu, tak heran jika masih banyak orang yang bingung kemudian memperdebatkan arti kata anjay yang sebenarnya.

Karena belum terdaaftar dalam KBBI, maka mengetahui arti anjay yang sebenarnya kita harus meninjau dari mana kata ini berasal atau terbentuk. Sama seperti kata atau istilah gaul lainnya, asal mula terbentuknya kata anjay juga merupakan buah kreativitas anak muda. Lebih tepatnya, kata anjay muncul sebagai bentuk plesetan dari kata "anjing". Kata anjay kemudian dibuat dengan memlesetkan akhiran "njing" menjadi "njay".

Sebagaimana yang kita tahu, kata anjing selama ini memang sudah cukup biasa dipakai anak muda. Namun dalam percakapan sehari-hari, kata anjing biasanya tidak dipakai untuk menyebutkan spesies hewan tertentu. Umumnya, kata anjing dipakai sebagai kata umpatan. Dengan memelesetkan akhiran "njing" menjadi "njay", kata umpatan ini terdengar lebih keren, lebih halus, dan sopan.

2. Arti Anjay Tergantung pada Konteks

Selain sebagai kata umpatan pengganti ungkapan "anjing", sebenarnya masih ada arti lain dari kata anjay. Arti anjay yang kedua ini harus dikaitkan dengan konteks kalimat atau ungkapan secara keseluruhan. Pasalnya, sebagai kata gaul, kata anjay sering kali dipakai dalam berbagai situasi. Bukan saja sebagai umpatan, tapi juga dalam situasi dan konteks lainnya seperti ketika merasa kagum pada sesuatu.

Misalnya pada ungkapan: "Anjay, keren banget!" Pada ungkapan tersebut, kata anjay tentu bukan merupakan sebuah umpatan. Arti anjay pada ungkapan tersebut lebih ke menunjukkan ekspresi kagum yang disertai pujian. Itu artinya, kata anjay mempunyai setidaknya dua arti berdasarkan pada konteks yang melingkupi kalimat atau ungkapannya.

3. Kontroversi Kata Anjay

Saat tengah populer di kalangan masyarakat, kata anjay sempat menjadi kontroversi. Perdebatan dan kontroversi kata anjay bermula dari seorang youtuber bernama Lutfi Agizal. Lutfi mengartikan anjay berdasarkan pengertian yang pertama, yaitu bentuk plesetan dari kata anjing. Lutfi mengabaikan fakta bahwa arti lain dari anjay bisa bermakna ekspresi kekaguman sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya.

Berdasarkan pemikirannya itu, Lutfi berpikiran bahwa kata anjay sebaiknya tidak dipakai di keseharian. Lebih lanjut dia menyebut bahwa kata anjay bisa merusak moral bangsa. Polemik tentang kontroversi pemakaian kata anjay berlanjut hingga, Komnas Perlindungan Anak turut mengeluarkan pernyataan.

Pada saat itu, ketua Umum Komnas PA Arist Merdeka Sirait menyebut penggunaan kata tersebut bisa terancam tindak pidana. Hal ini karena termasuk dalam kekerasan verbal yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Alhasil opini dari Lutfi dan pernyataan Komnas Perlindungan Anak tersebut kemudian mendapatkan banyak pertentangan. Sebab bagaimana pun, kata anjay sudah telanjur menjadi bagian dari percakapan masyarakat sehari-hari. Tak saja jadi kata-kata umpatan, kata anjay juga sudah jadi bagian dari cara berekspresi. Sehingga, tentu pemakaiannya akan sulit untuk dihindari. Sampai saat ini, kata anjay juga masih dipakai.

4. Kata Gaul Lainnya yang Juga Berasal dari Plesetan

Kata anjay sebenarnya bukanlah satu-satunya kata gaul yang terbentuk dari suatu plesetan kata yang lain. Hanya saja, kata-kata ini rata-rata memang tak menjadi kontroversi seperti arti anjay. Masih ada kata-kata gaul plesetan lainnya, yang juga perlu kalian ketahui agar tak ketinggalan zaman dan terhindar dari salah paham. Berikut beberapa kata gaul yang terbentuk dari plesetan kata lain.

1) Fucek: merupakan bentuk pelesetan dari kata f*ck. Dalam bahasa gaul di media sosial, kata plesetan ini sering dipakai untuk mengungkapkan hal-hal kenakalan.

2) Lehuga: merupakan bentuk plesetan dari boleh juga.

3) Ngadi-ngadi: merupakan bentuk plesetan dari mengada-ada.

4) Nolep: merupakan plesetan dari kata No Life. Kata ini merujuk pada seseorang yang lebih suka berdiam diri di rumah dan tidak suka bergaul.

5) Santuy: merupakan plesetan dari kata santai.

6) Sefruit: merupakan plesetan dari kata sebuah, asalnya dari gabungan "se" dan "fruit" yang berarti 'buah'.

Itulah di antaranya penjelasan tentang arti anjay yang sempat jadi kontroversi. Semoga bermanfaat dan bisa menjawab rasa penasaran kalian!

 

(kpl/gen/psp)

Editor:

Puput Saputro



MORE STORIES




REKOMENDASI