Arti Astungkara Beserta Svaha dan Tathastu, Waktu yang Tepat untuk Diucapkan - Doa Lainnya

Kamis, 08 Desember 2022 11:11
Arti Astungkara Beserta Svaha dan Tathastu, Waktu yang Tepat untuk Diucapkan - Doa Lainnya
Ilustrasi (credit: pexels.com)


Kapanlagi Plus - Ungkapan Astungkara bagi penganut agama Hindu yang ada di Bali bukan sebuah hal yang asing. Ya, arti Astungkara sendiri bisa diartikan sebagai ungkapan yang bertujuan agar keinginan bisa terwujud atau kegiatan yang sedang dilakukan bisa lebih berkah.

Bagi KLovers yang ingin mengetahui apa sih arti Astungkara, maka KLovers bisa nih membaca penjelasan artikel berikut ini. Selain itu, ada pula penjelasan tentang Svaha dan Tathastu yang berkaitan dengan Astungkara.

Untuk itu, dilansir dari berbagai sumber, berikut ini penjelasan tentang arti Astungkara beserta dengan Svaha dan Tathastu, serta doa sehari-hari. Yuk, langsung saja dicek KLovers.

 

1. Penjelasan Arti Astungkara

Penjelasan tentang arti Astungkara yaitu, kata Astungkara berasal dari kata astu dan akra dengan tambahan sisipan "ng". Kata Astu memiliki arti semoga terjadi dan Kara artinya penyebab. Dalam hal ini, kata Astungkara merujuk pada Tuhan atau Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Sehingga, kata Astungkara ini artinya semoga terjadi atas kehendak Tuhan. Kata Astungkara biasanya diucapkan oleh umat Hindu ketika sedang menyampaikan ucapan, keinginan, dan juga doa pribadi kepada Tuhan. Oleh karena itu, kata Astungkara memiliki makna dalam dan sakral.

 

2. Penjelasan Arti Svaha

Namun, selain KLovers mengetahui arti Astungkara, KLovers juga perlu tahu nih penjelasan tentang arti Svaha. Diketahui bahwa, kata svaha berasal dari nama permaisuri Dewa Agni. Kata Svaha adalah ucapan yang sering diucapkan di akhir dari sebuah mantra.

Jika kata kata Om diucapkan di awal mantra, maka kata shava ini diucapkan di akhir mantra. Selain di akhir mantra suci, kata svaha ini juga diucapkan setiap saat umat Hindu menghaturkan persembahan atau setiap menuangkan persembahan ke dalam api suci.

Dan pengucapannya dilakukan saat kramaning sembah. Dan arti Svaha ini bermakna semoga diberkati. Dan kata Svaha biasanya diucapkan di akhir mantra. Seperti kata 'Om' yang diucapkan di awal mantra, 'Svaha' diucapkan di akhir mantra.

 

3. Penjelasan Arti Tathastu

Dan terakhir ada arti kata Tathastu, yang juga perlu dipahami. Kata Tathastu berasal dari kata tat dan astu. Kata tat berarti itu, yang merujuk kepada doa atau permohonan yang diucapkan, sedangkan kata astu berarti semoga terjadi.

Jadi, arti kata tathastu bisa diartikan sebagai terjadilah seperti itu atau mengamini harapan orang lain. Kata ini umumnya diucapkan untuk turut mendoakan apa diharapkan dan didoakan oleh orang lain agar bisa terwujud sesuai dengan harapan orang itu.

Sederhananya, kata tathastu ini diucapkan oleh orang lain sebagai bentuk dukungan kepada kita saat sedang memohonkan sesuatu kepada Tuhan atau Ida Sang hyang Widhi Wasa.

 

4. Pengucapan Secara Langsung

Setelah mengetahui arti Astungkara, Svaha, dan Tathastu, KLovers juga perlu tahu pengucapan yang tepat. Sebenarnya, ketiga kata ini memiliki makna yang sama untuk diungkapkan loh KLovers. Secara umum, ketiganya diucapkan saat sedang menyampaikan harapan, keinginan atau doa pribadi kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Seseorang yang berucap kata Astungkara, Svaha, dan Tathastu biasanya terkategori sebagai orang etis atau religius. Tetapi, ucapan seharusnya disertai dengan makna tulus. Kalau bisa dimaknai yaitu, sebuah pikiran yang diolah dengan kematangan rasa akan berimplikasi pada kelurusan tujuan. Sebaliknya ucapan yang tidak matang akan menjadikan pendengar tidak nyaman.

 

5. Doa Sehari-hari

Dan berikut ini beberapa doa-doa sehari-hari yang biasanya diucapkan oleh penganut agama Hindu. Baik itu doa pagi, doa saat menghadapi makanan, sebelum memulai pekerjaan, menjenguk orang sakit, dan masih banyak lagi.

1. Doa bangun pagi

"Om jagrasca prabhata kalasca ya namah swaha"

Artinya: Ya Hyang Widhi, hamba memuja-Mu, bahwa hamba telah bangun pagi dalam keadaan selamat.

2. Doa saat menghadapi makanan

"Om Ang Kang Kasolkaya Ica Na Ya Namah Swaha Swasti Swasti Sarwa Dewa Bhuta Pradhana Purusa Sang Yoga Ya Namah"

Artinya: Hyang Widhi yang bergelar Icana (bergerak cepat) para dewa, Bhuta, dan unsur pradhana Purusa, Para Yogi, semoga senang berkumpul menikmati makanan ini.

3. Doa mulai makan

"Om anugraha Amrtadi Sanjiwani Ya Namah Swaha"

Artinya: Ya Tuhan, semoga makanan ini menjadi amerta yang menghidupkan hamba.

4. Doa saat memulai pekerjaan

"Om Awighnam Astu Namo Sidham Om Sidhirastu Tad Astu Swaha"

Artinya: Ya Tuhan, semoga atas berkenan-Mu, tiada suatu halangan bagi hamba memulai pekerjaan ini dan semoga berhasil baik.

5. Doa menjenguk orang sakit

"Om Sarwa Wighna Sarwa Klesa Sarwa Lara Roga Winasaya Namah"

Artinya: Ya Tuhan, semoga segala halangan, segala penyakit, segala penderitaan dan gangguan Engkau lenyapkan semuanya.

6. Doa selesai bekerja

"Om Dewa Suksma Parama Acintya Ya Namah Swaha, Sarwa Karya Prasidhantam Om Santih, Santih, Santih Om"

Artinya : Ya Tuhan, dalam wujud Parama Acintya Yang Maha Gaib dan Maha Karya, hanya tas anugrah-Mu maka pekerjaan ini berhasil dengan baik. Semoga damai, damai di hati, damai di dunia, damai selamanya.

7. Doa membersihkan kaki

"Om Am Kham Khasolkhaya Iswaraya Namah Swaha"

Artinya: Ya Tuhan, semoga bersihlah kaki hamba.

Itulah penjelasan tentang arti Astungkara, beserta dengan arti Svaha, dan juga arti Tathastu. Selain itu, ada pula doa-doa sehari-hari beserta artinya.

 

(kpl/gen/dhm)



MORE STORIES




REKOMENDASI