Arti Bahasa Indonesia Sebagai Alat Persatuan - Identitas Bangsa, Ketahui Juga Sejarahnya

Kamis, 21 Oktober 2021 14:11 Penulis: Puput Saputro
Arti Bahasa Indonesia Sebagai Alat Persatuan - Identitas Bangsa, Ketahui Juga Sejarahnya
Ilustrasi (credit: unsplash)


Kapanlagi Plus - Bahasa Indonesia digunakan sebagai komunikasi sehari-hari. Tapi tak sekadar jadi alat komunikasi, bahasa Indonesia juga merupakan alat pemersatu bangsa. Pasalnya, seperti yang kita tahu, Indonesia merupakan bangsa yang beragam suku, budaya, dan bahasa. Sehingga tanpa bahasa Indonesia, bangsa kita mungkin akan sulit berkomunikasi dan bersatu. Oleh karena itu, arti bahasa Indonesia begitu berarti bagi negara.

Di keseharian, bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi yang dipakai dalam berbagai situasi resmi. Seperti dalam acara kenegaraan, pendidikan, dan sebagainya. Itu artinya, bahasa Indonesia telah menjadi bagian yang sudah tak bisa dilepaskan dari masyarakat. Arti bahasa Indonesia bagi masyarakat dan bangsa Indonesia memang begitu luas dan dalam.

Untuk mengetahui arti bahasa Indonesia yang lebih mendalam, simak ulasan berikut yang telah kapanlagi.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Arti Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Persatuan

Salah satu arti Bahasa Indonesia adalah sebagai bahasa persatuan. Seperti yang disinggung di awal, bahasa Indonesia menjadi bahasa persatuan untuk bangsa Indonesia yang beragam suku. Tanpa ditetapkannya bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, setiap suku yang berbeda budaya dan bahasa akan kesulitan berkomunikasi. Sehingga tanpa bahasa Indonesia, persatuan jadi semakin sulit diwujudkan.

Penetapan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan tercantum dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Adapun salah satu sumpah tersebut berbunyi "kami putra dan putri indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa indonesia".

2. Arti Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara

Selain jadi nasional atau bahasa persatuan, bahasa Indonesia juga berkedudukan sebagai bahasa negara. Dalam hal ini, arti bahasa Indonesia dipergunakan untuk berbagai urusan resmi. Misalnya, dalam hal administrasi kenegaraan, digunakan sebagai bahasa pengantar resmi belajar di sekolah dan perguruan tinggi, serta sebagai bahasa resmi berkebudayaan dan ilmu teknologi.

3. Arti Bahasa Indonesia sebagai Identitas Bangsa

Arti bahasa Indonesia yang lainnya adalah sebagai identitas bangsa. Maksudnya, bahasa Indonesia menunjukkan jati diri bangsa Indonesia. Terutama, saat seseorang berkomunikasi pada dunia luar dengan memakai bahasa nasional, bahasa Indonesia. Dengan kata lain, dalam penggunaan bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi juga tercermin budaya dan identitas bangsa Indonesia.

4. Arti Bahasa Indonesia sebagai Pengembangan Kebudayaan, Ilmu, dan Teknologi

Keempat, kedudukan bahasa Indonesia juga bisa sebagai media pengembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Maksudnya, bahasa Indonesia digunakan sebagai media penyebaran ilmu pengetahuan, pengenalan budaya, dan pengembangan teknologi. Hal ini dibuktikan dengan penggunaan bahasa Indonesia dalam buku-buku pelajaran, buku-buku populer, majalah-majalah ilmiah, dan sebagainya.

5. Sejarah Bahasa Indonesia

Selain empat arti bahasa Indonesia di atas, yang tak kalah penting adalah mengetahui sejarah bahasa Indonesia. Ya, bahasa Indonesia ternyata mempunyai sejarahnya sendiri. Dengan mengenal sejarahnya, barangkali kita bisa lebih cinta dan bangga dalam menggunakan bahasa persatuan ini. Berikut sekilas cerita tentang sejarah bahasa Indonesia, dilansir dari liputan6.com.

Bahasa Indonesia terbentuk dari bahasa Melayu yang dijadikan sebagai bahasa resmi Republik Indonesia. Sebelumnya, bahasa Melayu telah digunakan di berbagai wilayah Nusantara. Pemakaian bahasa Melayu di berbagai wilayah Nusantara juga terus tumbuh dipengaruhi oleh corak budaya di masing-masing daerah.

Bahasa Melayu juga tumbuh dengan menyerap kosakata dari berbagai bahasa, seperti Sanskerta, bahasa Persia, bahasa Arab, dan bahasa-bahasa Eropa. Bahasa Melayu kemudian juga muncul dan berkembang dalam berbagai variasi dan dialek.

Perkembangan bahasa Melayu di wilayah Nusantara akhirnya mempengaruhi dan mendorong tumbuhnya rasa persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia. Komunikasi antarperkumpulan yang bangkit pada masa itu menggunakan bahasa Melayu.

Para pemuda Indonesia yang tergabung dalam perkumpulan pergerakan secara sadar mengangkat bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia, yang menjadi bahasa persatuan untuk seluruh bangsa Indonesia (Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928).

Lantas seperti yang disinggung sebelumnya, pada momen sumpah pemuda, sekumpulan pemuda dari berbagai pelosok Nusantara berkumpul untuk bersumpah bahwa: (1) bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia, (2) berbangsa yang satu, bangsa Indonesia, dan (3) menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Ikrar para pemuda ini dikenal dengan nama Sumpah Pemuda.

Pada proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1945, telah mengukuhkan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia secara konstitusional sebagai bahasa negara. Kini bahasa Indonesia dipakai oleh berbagai lapisan masyarakat Indonesia, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Kemudian pada tanggal 18 Agustus 1945, bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa nasional. Hari itu juga berbarengan dengan Undang-Undang Dasar 1945 yang disahkan sebagai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Dalam Undang-Undang Dasar 1945 juga disebutkan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia (Bab XV, Pasal 36).

Itulah di antaranya ulasan tentang arti bahasa Indonesia bagi bangsa Indonesia. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan!

(kpl/gen/psp)

Editor:

Puput Saputro



MORE STORIES




REKOMENDASI