Arti Relatif secara Umum dan dalam Dunia Filsafat

Kamis, 12 Mei 2022 17:44 Penulis: Dhia Amira
Arti Relatif secara Umum dan dalam Dunia Filsafat
Ilustrasi (credit: Pexels)


Kapanlagi Plus - Relatif adalah sebuah kata yang tidak asing untuk kita. Ya, kata ini biasanya digunakan untuk menilai sesuatu, misalnya saja kecantikan atau ketampanan seseorang yang dianggap relatif, tergantung masing-masing yang menilainya. Namun, apa benar arti relatif memang digunakan untuk hal semacam itu?

Nah, KLovers perlu tahu banget nih, apa sih arti relatif itu sebenarnya. Secara umum, arti relatif adalah sebuah hal yang tidak dapat didefinisikan tanpa acuan pada sesuatu hal lainnya. Atau arti relatif bisa juga suatu penilaian, hal, atau benda yang belum memiliki nilai tetap atau dapat berubah-ubah dari satu waktu ke waktu lainnya.

Nah, untuk memahami lebih dalam lagi, apa sih arti relatif itu? Maka berikut ini penjelasan tentang arti relatif secara umum, secara eksistensi, hingga dari ilmu filsafat. Yuk langsung saja dicek KLovers.

 

1. Arti Relatif Secara Umum

Seperti yang diketahui sebenarnya bahwa, arti relatif adalah sebuah hal yang tidak dapat didefinisikan tanpa acuan pada sesuatu hal lainnya. Atau arti relatif bisa juga suatu penilaian, hal, atau benda yang belum memiliki nilai tetap atau dapat berubah-ubah dari satu waktu ke waktu lainnya.

Hal ini juga tergantung dari konteks penggunaannya. Sesuatu dikatakan relatif jika nilainya dapat berubah-ubah dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, hal yang relatif kerap bersifat subjektif yaitu berbeda dari satu orang ke orang lain. Sehingga, relatif tidak bisa dijadikan sebuah acuan pasti.

Karena, nilai dari relatif itu bisa berubah-ubah, baik karena waktu ataupun karena pandangan serta pola pikir seseorang. Hal ini juga bisa dikaitkan dengan penilaian dalam hal kecantikan atau ketampanan wajah. Kenapa penilaian ini di anggap relatif, karena setiap orang memiliki cara pandang dan cara pikir yang berbeda terhadap sebuah keindahan ataupun kecantikan.

Selain itu, ada pula nilai relatif tentang baik buruknya sebuah hal. Hal ini berarti bahwa suatu hal dapat dianggap baik oleh seseorang atau kelompok, tapi bisa juga dianggap kurang atau bahkan tidak baik oleh orang atau kelompok yang lain. Sehingga, ini bisa masuk ke dalam sebuah penilaian yang relatif.

 

2. Arti Relatif dari Eksistensi

Nah, bagaimana dengan arti relatif dari eksistensi. Ya, dilansir dari Wikipedia, relatif bisa dinilai dari tiga hal. Ini tentu akan lebih membantu KLovers dalam memahami lebih dalam apa arti relatif. Dan berikut ini tiga hal yang bisa membuat sesuatu bisa memiliki nilai yang relatif:

1. Arti relatif adalah apa yang memiliki eksistensi hanya dengan acuan pada sesuatu lainnya semisal aksiden.

2. Arti relatif adalah sesuatu yang ada, yang eksistensialnya merupakan basis atau dasar relasi nyata dengan yang lain atau segala eksistensi yang terbatas.

3. Dan yang terakhir yaitu, jika dilihat dari kesahihannya. Ya, arti relatif adalah apa yang berguna secara bersyarat.

 

3. Arti Relatif dalam Ilmu Filsafat

Dalam dunia filsafat, ada dua penilaian dalam kebenaran, ada kebenaran yang relatif dan ada pula kebenaran yang mutlak. Hal ini perlu kita bahas agar KLovers bisa lebih memahami apa sih arti relatif dalam ilmu filsafat. Ya, arti relatif atau kebenaran relatif merupakan sebuah sebuah sifat yang bersifat sementara.

Atau bisa dibilang, arti relatif atau kebenaran relatif adalah sebuah kebenaran yang diciptakan oleh manusia dan hal itu bisa saja berubah secara terus-menerus. Kebenaran ini biasanya berupa teori-teori dalam kehidupan yang bersumber dari gagasan dan dilakukan oleh seorang ilmuwan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan bisa membuktikannya.

Namun hal ini tidak cukup untuk dikatakan sebagai kebenaran yang mutlak. Sedangkan, kebenaran mutlak merupakan kebenaran yang sifatnya sudah tidak dapat di ganggu gugat atau kebenaran yang sejati. Hal ini bisa dikatakan sesuatu yang dapat dilihat dan membuktikan keseluruhan dari kenyataan tersebut secara objektif serta apa adanya.

Kebenaran mutlak tersebut hanya ada satu saja dan merupakan suatu pacuan dan batas standar bagi apa yang disebut dengan kebenaran sementara atau relatif. Sehingga, dari penjelasan ini KLovers bisa lebih memahami lagi apa sih arti relatif yang sebenarnya dan bagaimana cara penggunaan dari kata relatif itu sendiri.

Itulah arti relatif yang bisa KLovers ketahui serta pahami. Bukan hanya mengetahui satu arti relatif saja, yaitu arti relatif. Namun, KLovers juga bisa mengetahui arti relatif secara eksistensi maupun arti relatif secara filsafat, agar lebih mendalami lagi pengertian dan cara menggunakan kata relatif.

 

(kpl/gen/dhm)

Editor:

Dhia Amira



MORE STORIES




REKOMENDASI