Arti Somasi Adalah Sebuah Teguran, Ketahui Bentuk, Manfaat Beserta Cara Membuatnya

Rabu, 06 Juli 2022 17:44
Arti Somasi Adalah Sebuah Teguran, Ketahui Bentuk, Manfaat Beserta Cara Membuatnya
Ilustrasi (credit: unsplash.com)


Kapanlagi Plus - Ada sejumlah istilah dalam dunia hukum yang cukup familiar diketahui secara umum. Salah satunya, kata somasi yang kerap digunakan sebagai sebuah teguran, peringatan, ataupun perintah kepada suatu pihak.

Dalam sebuah perkara kata somasi seringkali digunakan untuk memberi kesempatan kepada calon pihak tergugat menyelesaikan perkara dengan pihak penggugat agar tidak sampai ke pengadilan secara resmi. Dengan kata lain arti somasi adalah sebuah teguran yang mengandung tuntutan atau permintaan dari pihak penggugat.

Meskipun kata ini cukup umum diketahui, tidak sedikit orang belum memahami arti somasi. Karena itulah di bawah ini penjelasan mengenai arti somasi yang perlu kalian ketahui. Cek arti somasi beserta manfaat dan cara membuatnya.

 

1. Arti Somasi

Kata somasi kerap digunakan dalam proses hukum. Misalnya saja kalian sering mendengar kata somasi yang dilayangkan oleh salah satu pihak kepada pihak lain melalui media massa. Meskipun istilah ini sudah cukup umum, namun tidak sedikit pula yang belum memahami arti somasi.

Karenanya dalam ulasan kali ini akan dibahas mengenai arti somasi. Jika merujuk pada kamus besar bahasa indonesia (KBBI) arti somasi adalah teguran untuk membayar. Dengan kata lain arti somasi bisa disebut dengan teguran atau peringatan kepada pihak tertentu dengan alasan kuat untuk bisa membuat somasi.

Biasanya somasi dilakukan karena beberapa hal salah satunya ketika suatu pihak telah lalai atau merasa dirugikan oleh pihak lainnya. Dengan kata lain arti somasi tersebut adalah pemberian kesempatan untuk pihak tergugat menyelesaikan suatu persoalan yang dilayangkan oleh penggugat. Misalnya saja bisa berupa ganti rugi ataupun kesepakatan lainnya sebagaimana yang diminta oleh pihak penggugat. Itulah pengertian tentang somasi yang kerap digunakan dalam dunia hukum.

 

2. Arti Somasi dan Bentuk-Bentuknya

Arti somasi seperti ulasan sebelumnya dapat dikatakan dengan teguran atau peringatan. Di mana ada beberapa bentuk-bentuk somasi yang umum digunakan. Misalnya saja adanya surat perintah somasi dari pihak penggugat kepada pihak tergugat. Sementara itu ini beberapa bentuk-bentuk somasi yang perlu diketahui.

1. Berupa surat perintah atau exploit: bentuk somasi yang paling umum dijumpai adalah surat perintah atau exploit. Surat perintah ini dapat disampaikan secara lisan ataupun langsung kepada pihak-pihak terkait. Arti somasi berupa surat perintah dapat bermakna juga berupa salinan surat peringatan.

2. Berupa akta sejenisnya: bentuk somasi berikutnya adalah berupa akta sejenisnya. Artinya adalah melayangkan somasi dalam bentuk akta otentik yang sejenis dengan exploit atau surat perintah juru sita.

3. Perikatan sendiri: bentuk somasi ini berarti pihak-pihak yang menjadi penentu menyatakan telah terjadi kelalaian yang dilakukan oleh debitur atau calon pihak tergugat.

 

3. Manfaat Somasi

Setelah tahu arti somasi, ada beberapa manfaat ketika somasi dilayangkan oleh pihak tergugat. Karena ada sejumlah fungsi dan tujuan melakukan somasi yang digunakan sebagai salah satu jalan untuk mendapatkan solusi dari sebuah persoalan. Ini manfaat somasi yang perlu diketahui.

Memberikan kesempatan kepada pihak calon tergugat untuk memenuhi tuntutan atau permintaan dari pihak penggugat.

Memberikan kesempatan untuk pihak calon tergugat mencari solusi atau menghentikan suatu persoalan yang dilayangkan oleh pihak penggugat.

Menyelesaikan suatu persoalan atau sengketa sebelum masuk ke pengadilan secara resmi.

Itulah beberapa manfaat atau fungsi dari somasi. Sehingga dapat memudahkanmu tahu apa saja manfaat ataupun fungsi dari sebuah somasi.

 

4. Alasan Terjadi Somasi

Somasi dapat dilakukan oleh pihak secara individu, perusahaan, kelompok yang diwakili oleh kuasa hukum ataupun langsung calon penggugat. Kalian tentu bertanya-tanya mengapa suatu somasi bisa terjadi dan dilayangkan oleh pihak penggugat kepada calon pihak tergugat. Nah, berikut ini ada beberapa alasan terjadinya suatu somasi.

- Kesalahan melakukan prestasi yang dilakukan oleh debitur atau calon pihak tergugat. Misalnya saja terjadi ketidaksesuaian sebuah kesepakatan yang sudah diminta oleh pihak penggugat.

- Tidak terpenuhinya sebuah prestasi misalnya saja terlambat dalam pelaksanaannya ataupun tidak memberikan prestasi sama sekali.

- Lewat waktu yang sudah dijanjikan berdasarkan kesepakatan sejak awal yang dilakukan oleh debitur (calon pihak tergugat) kepada kreditur (pihak penggugat).

 

5. Cara Membuat Somasi

Arti somasi sebagai peringatan atau teguran kepada calon pihak tergugat bersifat konstitutif. Sementara itu pasal 1238 KUH Perdata menjadi dasar aturan tentang hukum somasi. Sedangkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat akan membuat somasi. Adapun beberapa hal penting dalam membuat somasi yakni sebagai berikut:

- Menyampaikan persoalan yang membuat somasi tersebut dilayangkan berdasarkan fakta yang sebenarnya. Dengan kata lain berupa latar belakang permasalahan.

- Somasi mengandung pernyataan teguran ataupun berupa perintah tuntutan atau permintaan ganti rugi antara calon pihak tergugat dan pihak penggugat.

- Tuntutan atau permintaan yang dilayangkan dalam somasi harus jelas. Misalnya saja untuk permintaan ganti rugi, pemenuhan perjanjian, ataupun harus mengakhiri perjanjian secara tertulis. Hal ini dilakukan agar tidak merugikan berbagai pihak.

- Membuka ruang untuk negoisasi sebagai kesempatan bagi calon pihak tergugat memenuhi kewajiban atau permintaan dari pihak penggugat.

Itulah beberapa penjelasan mengenai arti somasi yang perlu kalian ketahui. Sehingga memudahkanmu memahami makna dan arti somasi.

 

(kpl/gen/nlw)



MORE STORIES




REKOMENDASI