Begini Kronologi Helikopter Basarnas Yang Hancur Tabrak Tebing

Begini Kronologi Helikopter Basarnas Yang Hancur Tabrak Tebing © merdeka.com

Kapanlagi.com - Hari Minggu (02/07) kemarin seolah menjadi hari yang dipenuhi kabar duka dari Jawa Tengah. Pasalnya di hari yang sama terjadi satu kecelakaan dan satu letusan Kawah Sileri di Gunung Dieng yang menimbulkan sejumlah korban. 

Helikopter Basarnas yang sering disebut sebagai jenis Dauphin jatuh usai menabrak tebing di perbukitan Gunung Butak, Temanggung, Jawa Tengah. Berdasarkan evakuasi Tim SAR, diketahui jatuh 8 orang korban.

"Korban terakhir berhasil dievakuasi sekitar pukul 02.00 WIB Senin (03/07), yakni pilot helikopter Kapten Laut Haryanto," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Temanggung, Agus Sudaryono dikutip dari merdeka.com.

Kondisi helikopter Basarnas yang ditemukan pasca tertabrak tebing Gunung Butak © twitter.com

Delapan orang korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tersebut terdiri atas empat orang Basarnas dan empat orang awak helikopter yang bertugas sebagai pilot, co-pilot, serta dua teknisi. 

Sebelum tertabrak tebing, helikopter jenis AS365N3 tersebut bergoyang-goyang di udara. Bahkan ada penumpang yang sempat melambai-lambaikan tangan pada warga sesaat sebelum helikopter jatuh dan menabrak tebing Gunung Butak.

Heli Basarnas ini hendak terbang menuju Gunung Dieng untuk melakukan observasi pasca letusan © twitter.com

"Berdasarkan kesaksian warga, helikopter terbang rendah dan goyang-goyang, penumpangnya sempat melambai-lambaikan tangan. Tak berapa lama helikopter jatuh pada pukul 16.00 WIB," ujar Kabid Humas Polda Jateng, Djarot Padakova.

Jatuhnya helikopter Basarnas ini berkaitan erat dengan letusan di Kawah Sileri Dieng. Mulanya heli ini berangkat dari Lanud Cilacap menuju Dieng untuk melakukan observasi pasca letusan namun 20 kilo sebelum mencapai Dieng, helikopter jatuh. Dugaan sementara jatuhnya helikopter tidak disebabkan oleh human error karena pilot yang menerbangkan adalah pilot pemegang lisensi.

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(mdk/agt)

Rekomendasi
Trending