Bergaya Ala Oppa Korea Presiden OCA Berikan Terima Kasih dan Cintanya Pada Indonesia

Minggu, 02 September 2018 21:35 Penulis: Galuh Esti Nugraini
Bergaya Ala Oppa Korea Presiden OCA Berikan Terima Kasih dan Cintanya Pada Indonesia
Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA) (vidio.com)


Kapanlagi Plus - Dalam penutupan Asian Games 2018, Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA) Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Sabah berikan sambutan. Dalam sambutannya ia mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Indonesia, Minggu (2/9/2018). Presiden OCA juga berikan selamat pada kesuksesan Indonesia sebagai penyelenggara Asian Games 2018 ini.

"Indonesia, terima kasih banyak. Kami sedih hari ini karena harus tinggalkan negara ini. Tapi kami juga senang, karena pulang membawa kenangan indah," ucap Sheikh Ahmad.

Tak hanya itu saja, menariknya ia juga mengungkap terima kasih dengan menggunakan Bahasa Indonesia. "Terima kasih banyak. Kami mencintai kalian. Terima kasih, kalian hebat, Indonesia" ujarnya dalam bahasa Indonesia.

'Lihat Jadwal  Upacara Penutupan Asian Games 2018  di sini.'

Di samping itu juga ia berikan simpatinya pada korban gempa Lombok. Di ketahui dalam acara penutupan, Presiden Jokowi tidak dapat hadir dikarenakan sedang berada di Lombok. Pak Jokowi mengadakan nonton bareng closing ceremony bersama para pengungsi gempa Lombok di pengungsian.

1. Membentuk Lambang Hati

Namun ada yang menarik dari sambutan Presiden OCA ini. Selain beberapa kalimatnya menggunakan bahasa Indonesia, ia juga melakukan gerakan yang tidak biasa. Ia membuat gerakan tangan ke atas hingga membentuk lambang hati.

Sontak gerakan tangan tersebut membuatnya menjadi sorotan. Para penonton pun langsung berteriak histeris.

"Sampai jumpa, kami cinta kalian, terima kasih (dengan Bahasa Indonesia dan membuat lambang hati di tangan)," kata Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah.

2. Dibuka Dengan Pengibaran Bendera

Acara di buka dengan dinyanyikannya lagu Indonesia Raya, para paskibraka mengibarkan bendera merah putih. Seperti biasanya mereka lakukan dengan baik.

Seketika suasana kala itu menjadi bersemangat dan penuh rasa nasionalis. Di bawah gerimis yang turun sang bendera merah putih berkibar. Setelah itu muncullah kembang api yang membuat acara semakin semarak. 

Pengibaran bendera merah putih diiringi lagu Indonesia Raya. Dinyanyikan oleh paduan suara anak-anak bangsa yang tergabung dalam The Resonanz. Meski gerimis masih mengguyur kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, anak-anak tersebut tetap lantang nyanyikan lagu kebangsaan Indonesia ini.

Mereka tampil dengan penuh semangat. Tak hanya mereka saja, namun semua penonton yang hadir. Mereka berdiri menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan khidmat. 

3. Marching Band

Acara kemudian berlanjut dengan penampilan marching band dari Akademi Kepolisian dan Militer. Mereka menampilan sebuah pertunjukan hebat. Pantas saja membuat para penonton makin terpukau.

Seakan tidak terpengaruh pada cuaca yang ada, mereka tetap melakukannya totalitas. Berbagi aksi pun mereka tampilkan. Hingga yang terakhir, mereka berbaris rapi dan membentuk sebuah tulisan Indonesia.

 

(kpl/gen)



MORE STORIES




REKOMENDASI