BYON Combat Tak Beri Ampun Pembajak, Cellos: Dampaknya ke Atlet!
Preskon Vidio dan BYON Combat (credit: KapanLagi.com/Sahal Fahdli)
Kapanlagi.com - Industri combat sport tanah air tengah diguncang aksi tidak terpuji oknum pembajak siaran digital. Pihak Vidio bersama BYON Combat secara resmi mengumumkan peningkatan status hukum atas kasus pembajakan siaran BYON Combat Sport Showbiz Vol. 6. Kasus ini mencuat setelah ditemukannya ribuan penonton yang mengakses tayangan ilegal melalui platform media sosial TikTok.
Penyelidikan mendalam mengungkap bahwa pelaku menggunakan metode sistematis dengan merekam layar perangkat yang memutar tayangan resmi untuk disiarkan kembali secara cuma-cuma. Hal ini memicu amarah besar bagi manajemen BYON karena merugikan banyak pihak yang bekerja keras di balik layar. CEO BYON Combat, Yoshua Marcellos, menegaskan komitmennya untuk mengejar pelaku hingga ke meja hijau.
"BYON Combat hadir untuk membangun industri combat sport yang profesional di Indonesia. Ketika siaran dibajak, dampaknya dirasakan oleh atlet, promotor, kru produksi, hingga mitra industri yang terlibat," ucap Yoshua Marcellos saat ditemui KapanLagi di press conference di SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).
Advertisement
1. Pembajakan Adalah Kejahatan Serius
Pria yang populer dengan nama Cellos ini menyatakan bahwa pembajakan adalah kejahatan serius yang bisa mematikan industri yang baru bangkit kembali. Ia merasa memiliki tanggung jawab besar untuk melindungi nasib para atlet dan kru yang menggantungkan hidup pada kesuksesan setiap gelaran pertandingan. Tidak ada ruang negosiasi bagi siapapun yang berani mencuri konten kekayaan intelektual tersebut.
Sikap tegas ini diambil sebagai bentuk edukasi bagi masyarakat Indonesia agar lebih menghargai karya anak bangsa. Cellos berharap penindakan hukum ini menjadi pendar peringatan bagi oknum lain agar tidak lagi melakukan tindakan melawan hukum demi keuntungan pribadi atau sekadar mencari jumlah pengikut. Pihaknya bertekad mengawal kasus ini bersama Direktorat Siber Polda Metro Jaya hingga tuntas.
"Kami menegaskan sikap zero tolerance terhadap segala bentuk pembajakan. Setiap pelanggaran akan ditindak tegas melalui langkah hukum tanpa pengecualian," tutur Cellos kembali menekankan posisinya.
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
2. Awal Mula Masalah
Latar belakang masalah ini merujuk pada siaran ilegal yang menjangkau lebih dari 7.000 penonton secara bersamaan tanpa izin resmi. Penegakan hukum ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta yang memberikan perlindungan penuh bagi lembaga penyiaran. Pelaku terancam denda yang sangat besar serta pidana penjara yang tidak main-main.
Pihak manajemen juga berterima kasih atas dukungan penuh dari aparat penegak hukum yang membantu mengungkap praktik distribusi konten tanpa hak ini. Pengejawantahan keadilan ini sangat krusial bagi kepastian hukum industri kreatif digital di masa depan. BYON Combat tidak ingin prestasi para atlet lokal terkubur oleh aksi pembajakan yang merusak tatanan ekonomi kreatif.
3. Vidio dan BYON Perkuat Sistem Keamanan
Vidio dan BYON akan memperketat sistem keamanan digital pada setiap ajang pertandingan berikutnya guna meminimalisir risiko serupa. Masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan jalur distribusi resmi demi mendapatkan kualitas siaran terbaik dan mendukung keberlangsungan olahraga bela diri di tanah air.
Pertandingan selanjutnya, BYON Combat Showbiz Vol. 7, akan digelar pada Sabtu, 25 April 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia. Duel utama antara Putra Abdullah melawan Ronal Siahaan ini dapat disaksikan mulai pukul 14.30 WIB secara eksklusif hanya melalui platform Vidio.
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
(kpl/aal/pit)
Advertisement
