Cara Belajar Membaca 3 Suku Kata untuk Anak, Praktis dan Mudah Dipahami

Kamis, 14 Oktober 2021 14:33 Penulis: Puput Saputro
Cara Belajar Membaca 3 Suku Kata untuk Anak, Praktis dan Mudah Dipahami
Ilustrasi (credit: unsplash)


Kapanlagi Plus - Mengajarkan anak membaca memang butuh kesabaran. Pasalnya, anak tak bisa langsung diajarkan membaca kata atau kalimat. Butuh proses mulai dari mengenalkan huruf lalu mengeja suku kata. Pada tahap mengeja suku kata, dibutuhkan cara khusus dalam belajar membaca 3 suku kata untuk anak.

Secara umum, suku kata dikenal sebagai pemenggalan satuan bunyi dalam kata. Umumnya kata-kata sederhana dalam bahasa Indonesia terdiri atas dua atau tiga suku kata. Pengejaan berdasarkan suku kata sebenarnya akan sangat membantu dalam proses belajar membaca bagi anak.

Namun tak bisa dipungkiri, anak-anak cenderung kesulitan mengeja kata yang mempunyai tiga suku kata atau lebih. Itulah mengapa penting mengetahui tips atau cara khusus untuk mengajarkan anak membaca tiga suku kata. Dirangkum dari berbagai sumber, langsung saja simak ulasan tentang belajar membaca 3 suku kata untuk anak berikut ini.

1. Mengenal Pengertian Suku Kata

Sebelum belajar membaca 3 suku kata, ada baiknya kalian pahami terlebih dahulu pengertian dari suku kata. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian suku kata adalah struktur yang terjadi satu atau urutan fonem (bunyi) yang merupakan konsitituen kata. Itu artinya, suatu suku kata dapat memiliki vokal ataupun konsonan.

Seorang linguis atau ahli bahasa bernama George Yull juga mempunyai definisi terkait suku kata. Menurut George Yull dilansir dari jurnal penelitian berjudul Pola Suku Kata Bahasa Lisabata, suku kata terdapat di setiap kata mengandung vokal dan konsonan. Sehingga, saat mengucapkan suatu suku kata akan terdengar variasi bunyi dari huruf vokal dan konsonan. Biasanya, bunyi vokal akan lebih terdengar dibandingkan bunyi konsonan.

Berdasarkan pada penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa suku kata merupakan satuan beberapa bunyi yang membentuk kata. Sementara satu suku kata terdiri atas kombinasi vokal dan konsonan.

2. Pola Suku Kata

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, suku kata terbentuk dari kombinasi bunyi konsonan dan vokal. Adapun dalam satu suku kata, tak melulu terdiri atau satu konsonan dan satu vokal saka. Dengan kata lain, dalam satu sebuah suku kata bisa tersusun dengan berbagai pola. Mempelajari pola-pola tersebut juga berguna dalam proses belajar membaca 3 suku kata.

Berikut beberapa pola suku kata yang biasa dijumpai dalam kata-kata.

1) Pola V yaitu pola dalam satu suku kata yang hanya terdapat satu vokal (V), sehingga hanya ada satu fonem atau bunyi vokal saja.

2) Pola VK yaitu pola dalam satu suku kata yang terdapat satu vokal (V) dan satu konsonan (K), sehingga memiliki dua fonem atau bunyi yakni vokal dan konsonan.

3) Pola KV yaitu pola dalam satu suku kata yang terdapat satu konsonan (K) dan satu vokal (V), sehingga memiliki dua fonem yakni diawali dengan konsonan lalu vokal.

4) Pola KVK yaitu pola dalam satu suku kata yang terdapat satu konsonan (K), satu vokal (V), satu konsonan (K), sehingga memiliki tiga fonem konsonan, vokal, lalu konsonan dibagian akhir.

5) Pola KKV yaitu pola dalam satu suku kata yang terdapat dua konsonan (KK) dan satu vokal (V), sehingga memiliki tiga fonem yakni konsonan, konsonan dan vokal pada bagian akhirnya. Sehingga bunyi vokalnya lebih terdengar dibagian akhir.

6) Pola KKVK yaitu pola dalam satu suku kata yang terdapat dua konsonan (KK), satu vokal (V), dan satu konsonan (K), sehingga mempunyai empat fonem sesuai dengan urutannya diakhiri dengan fonem konsonan.

7) Pola KVKK yaitu pola dalam satu suku kata yang terdapat satu konsonan (K), satu vokal (V), dan dua konsonan (K), sehingga mempunyai empat fonem yang sesuai dengan urutannya diakhiri dengan fonem konsonan.

8) Pola KKKV yaitu pola dalam satu suku kata yang terdapat tiga konsonan (KKK) dan satu vokal (V), sehingga mempunyai empat fonem yang sesuai dengan urutannya diakhiri dengan fonem vokal.

10) Pola KKKVK yaitu pola dalam satu suku kata yang terdapat tiga konsonan (KKK), satu vokal (V) dan satu konsonan di akhir (K), sehingga mempunyai lima fonem yang sesuai dengan urutannya diakhiri dengan fonem konsonan.

11) Pola KKVKK yaitu pola dalam satu suku kata yang terdapat dua konsonan (KK), satu vokal (V), dua konsonan (KK) sehingga mempunyai lima fonem yang sesuai dengan urutannya diakhiri dengan fonem konsonan.

12) Pola KVKKK yaitu pola dalam satu suku kata yang terdapat satu konsonan (K), satu vokal (V), tiga konsonan (KKK) sehingga mempunyai lima fonem yang sesuai dengan urutannya diakhiri dengan fonem konsonan.

3. Belajar Membaca Suku Kata

Dalam tahap awal, belajar membaca suku 3 kata cenderung terasa sulit bagi anak-anak. Oleh karena itu, orangtua atau guru harus melatihnya secara sabar. Salah satu tips belajar membaca 3 suku kata untuk anak yaitu bisa dimulai dengan pola suku kata yang paling sederhana. Kalian bisa mulai dengan menggunakan suku kata pola V, pola VK, dan pola KV.

1) Contoh 3 suku kata dengan pola V:

a - i - u

a - e - o

i - u - o

e - i - o

u - a - e

2) Contoh 3 suku kata dengan pola VK:

as - is - es

al - el - ol

ar - er - ir

om - am - um

ak - ik - uk

3) Contoh 3 suku kata dengan pola KV:

ba - bi - bu

mo - mu - mi

pa - pi - pu

to - ti - tu

de - di - do

4. Contoh Kata dalam bahasa Indonesia dengan 3 Suku Kata

Setelah mengajarkan anak membaca tiga suku kata dengan pola sederhana, tahap selanjutnya kalian bisa mulai mengenalkan kata dengan tiga suku kata. Selama proses pengenalan, ada baiknya kalian tetap menggunakan kata-kata yang mempunyai pola suku kata sederhana (pola V, VK, dan KV). Berikut beberapa contoh kata dengan 3 suku kata yang mempunyai pola sederhana.

1) bu - a - ya

2) ke - re - ta

3) ke - na - ri

4) se - pe - da

5) ce - la - na

6) pe - pa - ya

7) se - pa -tu

8) ko - mo - do

9) le - ma - ri

10) me - na - ri

11) de - li - ma

12) ga - ru - da

13) ke - me - ja

14) ca - ha - ya

15) bi - ca - ra

Itulah di antaranya ulasan terkait cara belajar membaca 3 suku kata untuk anak. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan. Selamat mempraktikkan!

(kpl/gen/psp)

Editor:

Puput Saputro



MORE STORIES




REKOMENDASI