Contoh Teks Drama Bahasa Jawa Beserta Pengertian dan Juga Strukturnya

Selasa, 24 Januari 2023 15:11
Contoh Teks Drama Bahasa Jawa Beserta Pengertian dan Juga Strukturnya
Ilustrasi (credit: pexels.com)


Kapanlagi Plus - Drama salah satu aliran dalam sastra yang berisi komposisi syair atau prosa, yang diharapkan dapat menggambarkan perilaku kehidupan manusia di atas panggung. Nah, dalam drama kita mengenal teks drama atau naskah. Untuk KLovers yang ingin membuat sebuah drama bahasa Jawa, maka ada contoh teks.

Teks drama berbentuk beberapa lembaran yang perlu dikoreksi sebelum dipakai. Pengertian naskah atau teks drama akan menjelaskan mengenai tema dan isi yang dapat diterima oleh penonton. Secara umum, naskah atau teks drama adalah tulisan yang biasa atau umum dikenal semua orang yang berkecimpung di dunia penulisan.

Untuk itu dilansir dari berbagai sumber, berikut ini contoh teks drama bahasa Jawa beserta dengan pengertian dan juga strukturnya. Yuk, langsung saja dicek KLovers.

 

1. Teks Drama Adalah

Sebelum KLovers mengetahui contoh teks drama bahasa Jawa. KLovers harus tahu apa itu teks drama. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), naskah atau teks drama adalah sebuah karangan yang masih ditulis dengan tangan dan belum diterbitkan. Secara etimologis, pengertian teks drama diambil dari bahasa Arab yaitu kata nushkhatum yang memiliki arti 'potongan kertas'.

Hal ini karena umumnya naskah atau teks drama berbentuk beberapa lembaran yang perlu dikoreksi sebelum dipakai. Pengertian naskah atau teks drama akan menjelaskan mengenai tema dan isi yang dapat diterima oleh penonton. Secara umum, naskah atau teks drama adalah tulisan yang biasa atau umum dikenal semua orang yang berkecimpung di dunia penulisan.

Selain itu, naskah atau teks drama sendiri merupakan cerita yang diuraikan dengan urutan adegan demi adegan yang dilengkapi dengan tempat atau latar, keadaan, dialog, dan juga seringkali ada penokohan di dalamnya. Dan bisa disebut sebagai dasar sebuah cerita baik dalam film maupun dalam pementasan pada teater.

 

2. Struktur Teks Drama

KLovers juga harus tahu nih, bagaimana struktur untuk membuat contoh teks drama, terutama untuk drama bahasa Jawa. Memang tidak ada aturan baku dalam penulisan skenario atau teks drama, tapi sebagai pemula kalian bisa mengikuti langkah-langkah untuk membuat sebuah contoh teks drama dilansir dari Kemendikbud:

1. Prolog

Prolog adalah kalimat atau kata-kata pembuka, pengantar, maupun latar belakang cerita, yang biasanya disampaikan oleh dalang atau tokoh tertentu yang telah di set dalam contoh teks drama bahasa Jawa.

2. Orientasi

Orientasi merupakan pengenalan dan pengaturan aksi dan tempat yang meliputi pengenalan tokoh, menyatakan situasi dan cerita, hingga permulaan dalam mengajukan konflik yang akan terjadi dalam kisah yang dibawakan dalam drama, bila kalian ingin membuat contoh teks drama bahasa Jawa.

3. Komplikasi

Komplikasi atau disebut juga sebagai bagian tengah cerita yang mulai mengembangkan konflik. Pada bagian ini tokoh utama akan menemukan berbagai rintangan antara ia dan tujuan atau keinginannya. Tokoh juga kerap mengalami berbagai kesalahpahaman dalam perjuangannya untuk menghadapi berbagai rintangan tersebut dalam contoh teks drama bahasa Jawa.

4. Resolusi (Denouement)

Resolusi yakni penyelesaian dari komplikasi atau berbagai rintangan yang menghalangi tokoh utama. Bagian ini harus muncul secara logis dan sesuai dengan berbagai komplikasi atau klimaks (puncak konflik yang menyekat komplikasi dan resolusi) yang sebelumnya telah dihadirkan.

5. Epilog

Epilog merupakan bagian penutup dari drama berupa kata-kata penutup yang berisi simpulan atau amanat mengenai keseluruhan isi drama. Bagian ini pun biasanya disampaikan oleh dalang atau tokoh tertentu, bila kalian akan membuat contoh teks drama bahasa Jawa.

 

3. Contoh Teks Drama Bahasa Jawa

Setelah KLovers mengetahui pengertian teks drama, maka KLovers bisa mengetahui contoh teks drama bahasa Jawa. Dan berikut ini contoh teks drama bahasa Jawa yang dilansir dari berbagai sumber:

Ing sawijining dina, ana pemuda sing wis podo dadi kanca akrab wiwit cilik, yaiku Toni lan Habib. Lorone podo seneng sinau lan dadi juara kelas mewakili sekolah lomba ing nyandi-nyandi. Untunge pintere bocah loro iku ora marai dheweke sombong, dadi podo disenengi karo kanca sekolahe. Akeh kancane sing jaluk warah materi ning kelas sakdurunge ulangan ben ora melu remed kabeh.

Dina: "Aku kok ora mudheng blas ya karo materi matik sing himpunan iki."

Joni: "Lha awakdewe tibake podo wae, Din. Aku kat wingi wis maca lan sinau tapi isih bingung karo konsep sing dimaksud."

Dina: "Terus penake piye ya, Jon? Masa awakdewe kudu melu bimbel ben isa mudeng karo materi iki?"

Joni: "Bimbel saiki larang pol, Din. Ora duwe duit aku lek saiki kudu melu bimbel."

Habib: "Din, Jon, ana apa iki? Arep ulangan opo piye kok koyoe lagi seru obrolane?"

Dina: "Iki lho, Bib, Ton. Aku karo Joni bingung materi matik. Sampek saiki ora isa mudheng karo iki."

Toni: "Terus hubungane karo bimbel mau apa? Kowe arep melu bimbel?"

Joni: "Larang banget, Ton. Ora isa lek arep bimbel saiki."

Toni: "Yawes ngene wae, aku karo Habib sering sinau bareng mben dina Senin. Lek kowe arep melu, ayo."

Habib: "Mengko sinau bareng ben podo iso mudheng kabeh."

Dina: "Tenane iki? Ora ganggu kowe mengko?"

Toni: "Ya ora. Ngko diomongne maneh ya. Ayo saiki kelas dhisik."

Itulah contoh teks drama bahasa Jawa yang bisa KLovers ketahui dan pahami. Beserta dengan pengertian teks drama dan struktur dalam sebuah drama.

 

(kpl/gen/dhm)



MORE STORIES




REKOMENDASI