Jadi Garda Depan Lawan Corona Covid-19, Perawat Curhat Pilu Tak Bertemu Keluarga Sebulan
Perawat yang sebulan tak bertemu keluarga (credit: Instagram.com/tni_angkatan_darat/)
Kapanlagi.com - Dapat dikatakan bahwa garda terdepan untuk melawan pandemi corona covid-19 adalah tenaga medis. Sebab, tenaga medis sangat berperan besar untuk menangani kesembuhan pasien corona covid-19 yang telah terinfeksi. Wajar apabila mereka selalu siap siaga di rumah sakit demi kesembuhan para pasien.
Adanya pandemi corona covid-19 yang menyerang di seluruh dunia termasuk Indonesia telah memakan banyak korban jiwa. Meskipun begitu, tak sedikit berita baik mengenai kesembuhan para pasien corona covid-19 yang memberi semangat setiap orang agar mampu melawan virus corona covid-19.
Namun, tahukah kalian, di tengah pandemi corona covid-19 banyak terjadi kisah pilu dari para tenaga medis. Salah satunya adalah curhat pilu seorang perawat yang sebulan tak bertemu keluarga tercinta.
Advertisement
Ya, seperti diketahui jika tenaga medis di tengah pandemi corona covid-19 hampir seluruh waktunya dihabiskan di rumah sakit. Kepentingan pribadi seperti bersama keluarga dikorbankan demi menangani pasien corona covid-19.
Kisah ini dibagikan dalam postingan akun media sosial resmi TNI AD Indonesia kemarin, (16/04/2020). Postingan yang diberi judul Ada Air Mata dalam Madu tersebut membuat banyak orang merasa bangga, kagum, terharu bahkan doa untuk jajaran tenaga medis tanah air.
Dalam video tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa yang berada di Pusat Komando dan Pengendalian Mabes TNI Angkatan Darat sedang melakukan telekonferensi dengan para tenaga medis di RSPAD Gatot Subroto.
Telekonferensi tersebut juga tersambung dengan Mayor (K) CKM Novianti dari Instalasi Gizi RSPAD yang menanyakan mengenai kebutuhan para tenaga medis.
1. Mendapat Donasi Madu Kasad TNI AD
Telekonferensi pertama yang dilakukan pada, Senin, (06/04/2020) Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa akan mengirimkan donasi madu kepada para tenaga medis di RSPAD Gatot Subroto. Hal ini sesuai dengan ungkapan Mayor (K) CKM Novianti yang menyatakan jika kebutuhan yang belum tercukupi untuk tenaga medis di RSPAD adalah madu. Sebab, dari donasi yang diberikan tidak seluruh tenaga medis mendapatkan madu sebagai energi tambahan untuk mereka.
"Madu per ruangan izin bapak. Karena memang untuk pemberiannya dalam botol besar. Tetapi ternyata setelah pembagian mungkin hanya di pihak atau di ruangan-ruangan tertentu ternyata ada dari teman-teman ruangan lain juga berkenan untuk nagih," ungkap Mayor (K) CKM Novianti.
Kasad TNI AD meminta Istrinya yakni Ibu Hetty yang juga selaku Ketua Umum Persatuan Istri Prajurit TNI AD (Persit) Kartika Chandra agar menyiapkan pasokan madu untuk tenaga medis RSPAD. Selanjutnya pada, Selasa, (07/04/2020), pasokan madu dari Kasad TNI AD tiba di RSPAD.
Ekspresi gembira spontan muncul dari para tenaga medis saat mendapat donasi madu dari Kasad TNI AD. Ungkapan rasa terimakasih yang mendalam dari Mayor (K) CKM Novianti serta jajaran tenaga medis RSPAD terucapkan melalui telekonferensi kedua setelah donasi madu didistribusikan kepada mereka.
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
2. Curhat Pilu Perawat
Telekonferensi kedua yang digelar oleh Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa juga tak lupa ingin mendengar pesan dari para tenaga medis di RSPAD. Setidaknya terdapat tiga ruangan yang berkesempatan berkomunikasi dengan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa yakni ruang Suhardo 1, Cicu, dan Suhardo 3. Di ruang Suhardo 1, Suhardo 3, dan Cicu tampak beberapa perawat mengucapkan rasa terimakasih atas donasi yang telah diberikan.
"Ya ibu Kasad, izin terimakasih bu atas perhatiannya kepada kami tim medis yang bertugas di ruang isolasi tekanan negative, kami merasa diperhatikan dengan atasan kami sangat berterimakasih," ucap Elvi seorang perawat RSPAD Gatot Subroto ruang Suhardo 1.
Selain itu curhat pilu dari perawat TNI AD juga terungkap karena tidak dapat bertemu dengan keluarga. Perawat merasa sangat diperhatikan atas bantuan baik donasi madu serta penginapan yang telah diberikan.
"Mungkin ibu kami sudah kurang lebih dua bulan tidak pulang ibu. kami alhamdulilah diberikan penginapan di sekitar rumah sakit. Terimakasih atas perhatiannya ibu," curhat salah satu perawat ruang Suhardo 1 RSPAD.
Mendengar ungkapan tersebut Ibu Hetty tak kuasa membendung air mata. Dengan nada bergetar dan mata berbinar Ibu Hetty mengucapkan rasa terimakasih karena telah luar biasa dalam berjuang melawan corona covid-19.
Curahan hati yang sama juga terucapkan dari ruang Cicu RSPAD saat mereka sudah sebulan tak bertemu keluarga. Suasana haru pun menyelimuti telekonferensi yang diadakan pada saat itu.
3. Harapan Perawat
Tak lupa harapan dari perawat agar wabah corona covid-19 cepat berlalu juga tersampaikan dalam telekonferensi yang diadakan oleh Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa.
"Kami berharap semoga wabah di sini cepat berlalu. Diberi Kesehatan untuk semuanya," ucap perawat di ruang Suhardo 3.
Selain harapan agar wabah ini cepat berlalu. Seorang perawat di ruang Cicu RSPAD juga ingin bisa berkumpul kembali dengan keluarga. Sebab selama corona covid-19 mereka tidak dapat bertemu keluarga tercinta.
"Kami sudah menerima madu yang ibu kasih, ini membuat kami semakin semangat dalam bertugas. Kami makin fit di sini, semakin sehat. Dan kami bisa pulang ke rumah ketemu keluarga," ungkap Suster Nina di ruang Cicu RSPAD.
4. Pesan dari Ibu Kasad
Pesan Ibu Hetty untuk tenaga medis di RSPAD tersampaikan diakhir telekonferensi bersama para tenaga medis RSPAD. Sekali lagi Doa dan rasa terimakasih untuk jajaran tenaga medis tersampaikan dari Ibu Hetty dengan suara bergetar.
"Terimakasih banyak semuanya. Kita berdoa agar wabah ini cepat berakhir dan semoga yang lain di sana tetap tinggal di rumah. supaya mba-mba dan mas-mas bisa segera pulang bertemu dengan anak-anaknya," pesan Ibu Hetty.
Bahkan Ibu Hetty juga mengatakan agar tidak sungkan untuk mengatakan apa yang dibutuhkan para tenaga medis. Sebab, pengorbanan para tenaga medis begitu besar untuk melawan corona covid-19.
Nah, itulah curhat pilu perawat TNI AD yang sebulan tak bertemu keluarga. Untuk itu bantu mereka agar tetap berada di rumah untuk meringankan beban para tenaga medis. Selalu jaga kesehatan dan mengikuti anjuran yang telah diberlakukan.
Yuk Baca Artikel Lainnya
- 5 Potret La Lembah Manah Cucu Ketiga Jokowi yang Jarang Tersorot, Cantik dan Imut
- 7 Potret Safeea Anak Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Saat Memakai Kerudung, Cantik Seperti Ibunya
- 8 Potret Anak Yuanita Christiani yang Berumur 1 Bulan, Makin Menggemaskan - Suka Berpose Lucu
- Sebuah Survei Menyebut Pandemi Virus Corona Covid-19 Berakhir 4 Bulan Lagi, Ini Penjelasannya
- Punya 4 Anak Laki-Laki Semua, Ini 10 Potret Anak Bungsu Enno Lerian yang Jarang Tersorot
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
Berita Foto
(kpl/nlw)
Advertisement
