Diperbarui: Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Virus Corona atau Covid-19 tidak henti-hentinya menjadi perbincangan hangat seluruh dunia. Virus corona sejauh ini telah menyerang ribuan orang bahkan menelan banyak korban jiwa. Infeksi virus corona pertama kali terjadi di kota Wuhan, China, dan sekarang jumlah kasus penderita corona semakin bertambah di negara-negara, termasuk Indonesia.
Penyebaran Covid-19 terbilang sangat mudah dan cepat karena penyebarannya terjadi dari orang ke orang dengan cara terkena percikan air ludah dari bersin penderita Covid-19. Penularan juga dapat terjadi jika seseorang memegang area wajah tanpa cuci tangan terlebih dahulu. Oleh sebabnya, virus corona dapat mengancam siapa saja tanpa disadari, terutama seseorang yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah.
Virus corona diperkirakan memiliki masa inkubasi mulai dari 1 hari hingga 14 hari. Namun yang sering terjadi, banyak kasus yang menunjukkan masa inkubasi virus ini bisa lebih dari dua pekan.
Advertisement
Secara garis besar, gejala virus corona memiliki hampir mirip dengan flu. Virus ini dapat menyebabkan gangguan saluran pernapasan pada tubuh penderita. Covid-19 dapat menyerang semua lapisan usia. Mulai dari anak-anak, dewasa, hingga lansia. Bahkan orang yang terlihat segar sekalipun dapat terpapar virus ini.
Melansir dari WHO, tanda-tanda orang yang terinfeksi virus corona jenis baru adalah batuk, sesak napas, hingga mengalami kesulitan bernapas. Bahkan pada kasus yang parah, virus corona dapat menyebabkan pneumonia, gagal ginjal, bahkan risiko kematian. Berikut ini, kapanlagi.com telah merangkum dari beberapa sumber, gejala virus corona yang perlu diketahui.
(credit:pixabay)
a. Demam
Demam merupakan gejala awal terinfeksi virus corona. Meskipun demam salah satu gejala dari berbagai kondisi kesehatan, namun perlu waspada. Demam ditandai dengan meningkatnya suhu tubuh lebih dari 38 derajat celcius. Sedangkan suhu normal manusia berkisar 36 hingga 37 derajat celcius.
Sebagian besar kasus virus corona mengalami gejala demam. Dilansir dari sebuah studi, hampir dari 140 pasien di Rumah Sakit Zhongan, Universitas Wuhan, gejala terpapar virus corona yakni sekitar 99% pasien mengalami demam. Sementara setengahnya, mengalami kelelahan, nyeri otot, kesulitan bernafas, dan batuk kering.
b. Batuk
Gejala awal lainnya yakni batuk. Penderita Covid-19 akan merasakan gejala batuk kering terus-menerus dan batuk berdahak. Batuk kering terjadi dalam waktu setengah hari. Batuk kering seperti sesuatu yang baru dirasakan oleh penderita. Artinya, batuk jenis baru ini berbeda dengan batuk yang dirasakan pada umumnya.
Sedangkan batuk kering berdahak juga menjadi gejala terpapar Covid-19. Meskipun tidak 100% menyatakan hal demikian, Namun, untuk mengantisipasi, kamu perlu waspada.
c. Sesak nafas
Covid-19 merupakan virus yang menyerang sistem pernafasan. Hal ini karena Covid-19 dapat menyebabkan gangguan pada sistem pernafasan dan pneumonia akut. Pasien yang terpapar Covid-19 akan mengalami kesulitan bernafas dan dada terasa sempit.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(credit:pixabay)
a. Hari ke 1
Pasien akan mengalami demam, gejala lainnya yakni tubuh pasien mengalami kelelahan, nyeri otot, dan batuk kering. Bahkan ada beberapa kasus pasien yang mengalami mual dan diare pada satu atau dua hari sebelumnya.
b. Hari ke 5
Pasien mulai mengalami kesulitan bernapas. Kondisi ini kebanyakan terjadi pada lansia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit lainnya.
c. Hari ke 7
Menurut Penelitian Universitas Wuhan, hari ke 7 rata-rata pasien menunjukkan gejala semakin parah dan masuk ke rumah sakit.
d. Hari ke 8
Pada pasien kondisi parah, sering mengalami sindrom pernafasan akut. Hal ini ditandai kesulitan bernapas, dan terdapat cairan di paru-paru pasien.
e. Hari ke 10
Jika pasien tidak ada perkembangan dan semakin memburuk, kemungkinan besar, pasien akan di rawat di ICU.
f. Hari ke 17
Rata-rata orang yang sembuh dari Covid-19, memerlukan kurang lebih waktu 2,5 minggu untuk bisa kembali ke rumah.
Advertisement
(credit:pixabay)
Kalian juga perlu melakukan pencegahan agar virus corona tidak semakin mewabah. Hal yang perlu dilakukan untuk mencegah virus corona.
a. Sesering mungkin cuci tangan
Cuci tangan dapat dilakukan sesering mungkin dengan durasi selama 20 detik. Pastikan seluruh bagian tangan tercuci bersih seperti di bagian sela-sela jari tangan, punggung tangan, dan pergelangan tangan.
b. Menjaga daya tahan tubuh
Menjaga daya tahan tubuh dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, seperti perbanyak sayuran hijau dan buah-buahan. Lakukan olahraga dan istirahat yang cukup, meminum air putih 8 gelas per hari.
c. Menghindari kontak dengan hewan yang berpotensi menularkan Covid-19
Sebelumnya, corona virus diduga berasal dari kelelawar dan disebarkan oleh beberapa hewan mamalia dan reptil. Selain itu, hindari untuk memakan daging dari hewan yang berpotensi menularkan.
d. Terapkan social distancing
Menjaga jarak dalam rangka menekan curva penyebaran virus corona. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menjaga jarak minimal 1 meter dengan mereka yang batuk atau bersin.
e. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut
Tangan menyentuh banyak benda maupun permukaan yang rawan terhadap virus. akibatnya virus bisa menempel jika anda tidak mencuci tangan terlebih dahulu.
f. Lakukan bersin dengan cara yang benar
Kamu dapat melakukan bersin atau batuk dengan cara menutupi hidung menggunakan siku tangan. Selain itu, anda dapat menggunakan tisu untuk menutup mulut anda.
g. Jaga kebersihan lingkungan
Bersihkan daerah-daerah yang sering digunakan untuk bersentuhan seperti: gagang pintu, tombol lift, kran air, pagar, dan toilet.
Cara mencegah penularan virus corona dapat dilakukan agar wabah virus corona tidak meluas dan segera usai. Jika anda merasa tidak sehat, dan mengalami gejala seperti demam, batuk, dan kesulitan bernapas, segeralah berobat ke rumah sakit dan ikuti arahan dokter guna mendapatkan penanganan lebih lanjut. Hal terpenting yang patut diketahui yakni seringlah untuk memantau perkembangan Covid-19 dari sumber yang akurat dan terpercaya. Ikuti arahan dari Dinas Kesehatan setempat untuk melindungi kesehatan diri anda dari penyebaran penularan virus Covid-19.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/dtm/gen)
Advertisement
Resep Praktis dan Sat Set Membuat Seblak Komplet, Sederhana Tapi Menggugah Selera
Bingung Lebaran Mau Liburan Kemana? Ini 10 Rekomendasi Wisata Pantai Indah di Malang yang Cocok Dikunjungi
Biar Tak Melulu Pamer Jempol, Ini 8 Rekomendasi Pose dan Gaya Foto Lebaran yang Keren untuk Bapak-Bapak
Etika Bertamu Saat Lebaran yang Perlu Diterapkan Menurut Ajaran Islam
Jadikan Momen Rayamu Lebih Berkesan, Ini Rekomendasi Gaya Foto Keluarga Saat Lebaran Agar Tidak Gitu-Gitu Saja