Gubernur Khofifah: Jawa Timur Layak Ajukan PSBB Regional

Minggu, 17 Mei 2020 19:31 Penulis: Sanjaya Ferryanto
Gubernur Khofifah: Jawa Timur Layak Ajukan PSBB Regional
Kapanlagi/Darmadi Sasongko


Kapanlagi Plus - Propinsi Jawa Timur dinilai layak untuk mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara regional. Penilaian tersebut berdasarkan hasil telaah pakar epidemiologi FKM Universitas Airlangga dan Tim Epidemologi Satgat Covid-19 Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, keseluruhan Kabupaten dan Kota di Jawa Timur sudah terkonfirmasi penyebaran Covid-19 atau kategori zona merah.

"Kalau dari telaah epidimiologi FK Unair maka seharusnya Jatim ini sudah bisa mengajukan kepada Menkes untuk PSBB secara regional provinsi. Itu hasil telaah pakar epidimiologi, izinkan kami mengkoordinasikan kembali," tegas Khofifah di Kota Malang, Kamis (14/5).

 

1. Diskusi Intensif

Khofifah mengaku berdiskusi secara intensif, termasuk dengan komandan teritorial dan Forkopimda Jawa Timur yang terus bersama mendampinginya.

"Tentu nantinya menjadikan telaah dari pakar epidimiologi sebagai input kami untuk membahas lebih konprehensif lagi sebelum nanti keputusan kita ambil," urainya.

Kata Khofifah, sebelum pengajuan PSBB ke Menteri Kesehatan (Menkes), Pemprov sudah meminta telaah para pakar epidimiologi. Tim pakar dari FKM Unair dan Tim Epidemologi Jatim.

Hasil telaah menunjukkan, semua kabupaten dan kota di Jawa Timur kategori merah atau sudah terkonfirmasi positif Covid-19. Selain juga melihat doubling time, penyebaran, transmisi lokal dan rata-rata kematiannya di berbagai daerah dan secara regional provinsi Jatim.

2. Jaga Jarak

Khofifah berada di Malang dalam rangka meninjau persiapan PSBB di Malang Raya yang akan diterapkan Minggu (17/5) hingga 30 Mei mendatang. Khofifah salah satunya meninjau Pasar Klojen yang penerapan sistem berdagang ganjil dan genap. Saat tanggal genap hanya pedagang dengan nomor genap yang berjualan, begitupun sebaliknya saat tanggal ganjil.

"Hari ini yang ganjil, besok yang berjualan genap. Ini proses menjaga jarak yang aman sudah dilakukan," tegasnya.

Kata Khofifah, setelah proses pemahaman kepada masyarakat, selanjutnya dibutuhkan pelaksanaan di perkampungan dari mulai RT/RW. Sehingga diharapkan akan segera menghentikan penyebaran Covid-19.

(kpl/dar/frs)

Reporter:

Darmadi Sasongko



MORE STORIES




REKOMENDASI