Tak Berkutik, Residivis di Malang Salah Sasaran Memalak Polisi

Minggu, 17 Mei 2020 20:31 Penulis: Sanjaya Ferryanto
Tak Berkutik, Residivis di Malang Salah Sasaran Memalak Polisi
Kapanlagi/Darmadi Sasongko


Kapanlagi Plus - Agus Wahyono atau Yoyon (32), residivis kambuhan di Kabupaten Malang terkena batunya. Karena saat beraksi, ternyata calon korbannya seorang anggota kepolisian yang sedang bertugas.

Pelaku berusaha kabur begitu menyadari kalau mobil yang dihentikan milik petugas, tetapi tidak bisa berkutik dan berhasil diringkus. Tersangka sendiri kerap meresahkan masyarakat, dengan meminta uang rokok atau memalak kendaraan yang melintas.

"Pelaku ini memeras, karena memang biasa melakukan pemerasan. Apesnya ternyata yang mau diperas itu mobil anggota kita," tegas AKBP Hendri Umar, Kapolres Malang dalam keterangannya, Kamis (13/5).
Saat itu, Unit Opsnal V Polres Malang yang penyelidikan sebuah kasus disalib dan diberhentikan sebuah mobil. Kendaraan Nissan Grand Livina Nopol AB 1460 MZ warna putih milik pelaku memotong jalur dan memaksa berhenti kendaraan petugas.

 

1. 4 Kali Jalani Proses Hukum

Setelah kedua kendaraan berhenti, dari dalam mobil keluar dua orang yang salah satunya diketahui seorang pelaku kejahatan kambuhan. Pelaku pernah terlibat di antaranya perkara pencurian dengan kekerasan dan empat kali menjalani proses hukum.

Begitu mengetahui mobil yang dihentikan milik petugas, pelaku bersama teman berusaha kabur. Tetapi kemudian berhasil diamankan melalui tindakan fisik.

2. Berstatus DPO

"Setelah berhasil diamankan, pelaku berdalih mengira mobil petugas milik debt colektor atau sales rokok yang akan dimintai uang jatah preman," terangnya.

Setelah dilakukan pengecekan di Polsek Dampit ternyata pelaku berstatus DPO kasus pengeroyokan pada Desember 2016. Yoyon yang diketahui sebagai Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang ini harus menjalani proses hukum kasus lamanya tersebut.

(kpl/dar/frs)

Reporter:

Darmadi Sasongko



MORE STORIES




REKOMENDASI