Inilah Kronologi Sampai Perkembangan Kasus Terbakarnya Gili Lawa

Sabtu, 04 Agustus 2018 14:45 Penulis: Galuh Esti Nugraini
Inilah Kronologi Sampai Perkembangan Kasus Terbakarnya Gili Lawa
Gili Lawa terbakar (credit: merdeka)


Kapanlagi Plus - Sungguh disayangkan melihat salah satu destinasi favorit di Indonesia menjadi korban orang-orang tak bertanggungjawab. Pulau Gili Lawa yang berada di kawasan Taman Nasional Komodo terbakar pada Rabu (1/8/2018) sekitar pukul 19.00 WITA. Melihat adanya kebakaran, masyarakat sekitar pun melapor pada Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Pulau Komodo.

Api pun menjalar hampir 10 hektare savana termasuk puncak Gili Lawa. Kencangnya anginlah yang membuat kobaran api semakin meluas. Api pun berhasil dipadamkan oleh petugas Resort Padae, Loh Sebita dan dibantu masyarakat pada pukul 03.10 dini hari.

Kuat dugaan penyebab Gili Lawa terbakar disebabkan pengunjung terakhir yang datang ke sana. Salah satu pengunjung tersebut diduga membuang puntung rokok sembarangan. Pihak berwajib kini masih terus menyelidiki.

Sumber: Merdeka

1. Pihak Berwajib Masih Selidiki Terbakarnya Gili Lawa

Kini pihak Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Abraham Jules Abast kepada wartawan mengatakan, kejadian ini sementara ditangani oleh Polres Manggarai Barat, yang bekerja sama dengan Balai Taman Nasional Komodo untuk menutup pulau Gili Lawa bagi wisatawan maupun masyarakat umum.

"Proses penanganan kasusnya sementara dilakukan penyelidikan oleh Polres Manggarai Barat dan Balai Taman Nasional Komodo. Terkait dengan aktivitas di Pulau Komodo sendiri masih dapat melakukan kegiatan, karena pulau Gili Lawa ini, sebuah pulau kecil yang berada di depan dari Pulau Komodo, sehingga pulau yang tidak berpenghuni," ujarnya, Jumat (3/8).

"Untuk sampai saat ini hasil informasi yang saya dapatkan dari Kapolres Manggarai Barat, bahwa penyebab pasti dari kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan. Sampai saat ini kita belum mengirimkan tim, jadi penanganannya dilakukan oleh Polres Manggarai Barat, bekerja sama dengan Balai Taman Nasional Komodo," pungkasnya.

2. Pelaku Diduga Para Wisatawan

Para terduga pelaku yakini beberapa wisatawan dan seorang tour leader berada di tempat saat sore. Mereka menyusuri bukit yang indah ini demi mencari spot foto. Menurut saksi yang melihat, terdapat beberapa titik api saat mereka di bukit. Diduga unsur api digunakan untuk segi estetika foto para wisatawan.

Hingga berita ini ditulis, tur leader dan para wisatawan yang diduga menyebabkan kebakaran telah diamankan. Mereka akan dibawa ke Polres Labuan Bajo untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Informasi ini kami lansir dari akun travel blogger @asokaremadja dan penyelenggara trip @indonesiajuaratrip yang telah mengkonfirmasi pemeriksaan yang dilakukan kepada salah satu tour leadernya.

3. Pihak Tour Agent Siap Tanggung Jawab Jika Terbukti Bersalah

Tour leader dan para wisatawan yang diduga menyebabkan kebakaran telah diamankan dan dibawa ke Polres Labuan Bajo untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sementara itu, pihak travel agent mengatakan jika mereka siap bertanggung jawab jika memang terbukti bersalah.

"Jika hasil investigasi menyatakan bersalah, kami pihak perusahaan siap bertanggung jawab sesuai dengan hukum yang berlaku dan bertanggung jawab dalam pemulihan alam dengan pihak Taman Nasional Komodo," tulis public relation @Indonesiajuaratrip dalam Instagram Story mereka.

4. Banyak Warganet Yang Mengecam Keras Pelaku

Kejadian tersebut sangat disayangkan. Apalagi Gili Laba menyimpan sejuta pesonanya. Keindahannya pun memang tak diragukan. Tak heran banyak warganet yang mengecam para pelaku.

Malah mereka berharap jika pelaku dihukum dengan berat. Ya, bagaimana pun perbuatan pelaku ini tidak pantas di contoh. Berawal dari hanya liburan semata malah berakhir dengan merusak alam yang ada.

(kpl/gen)



MORE STORIES




REKOMENDASI