Keputusan Final! MK Tolak Semua Gugatan Tim Prabowo dan Sandiaga Uno

Kamis, 27 Juni 2019 22:35 Penulis: Guntur Merdekawan
Keputusan Final! MK Tolak Semua Gugatan Tim Prabowo dan Sandiaga Uno
Sidang Putusan MK © Liputan6.com


Kapanlagi Plus - Dalam seminggu terakhir ini, masyarakat Indonesia disuguhi pemberitaan dan juga tayangan Sidang MK atau Sidang Sengketa Pilpres 2019. Dan hari ini, Kamis (27/6) adalah puncaknya, di mana Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya menggelar sidang putusan yang sudah tak bisa lagi diganggu gugat.

Sembilan hakim konstitusi dengan tegas menolak gugatan yang dilayangkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno terkait dugaan kecurangan Pemilu. Dilansir dari Liputan6.com, putusan tersebut disepakati tanpa dissenting opinion atau perbedaan pendapat.

"Amar putusan, mengadili, menyatakan dalam eksepsi, menolak eksepsi pemohon dan pihak terkait untuk seluruhnya. Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," ujar Ketua Majelis Hakim, Anwar Usman dalam sidang di Gedung MK, Jakarta, Kamis (27/6/2019).

1. Ketuk Palu Tiga Kali

MK menolak hampir semua tudingan yang diajukan oleh pihak Prabowo (pemohon). MK menyebut tidak menemukan adanya bukti terkait ketidaknetralan aparatur negara, dalam hal ini Polri, Badan Intelijen Negara (BIN) dan TNI yang menguntungkan salah astu Capres dan Cawapres dalam Pemilu 2019 lalu.

MK menyebut telah memeriksa secara seksama berbagai bukti dan keterangan yang disampaikan oleh pemohon, dalam hal ini tim hukum pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Salah satu bukti yang diperiksa adalah bukti tentang video adanya imbauan Presiden Joko Widodo atau Jokowi kepada aparat TNI dan Polri untuk menyampaikan program pemerintah ke masyarakat.

"Hal itu sesuatu hal yang wajar sebagai kepala pemerintahan. Tidak ada ajakan kampanye kepada pemilih," ujar Hakim Konstitusi Aswanto.

Setelah itu, Ketua MK tersebut mengetuk palunya sebanyak tiga kali tanda menutup sidang sengketa hasil Pilpres 2019.

2. Artinya?

Jika beberapa dari kalian ada yang masih bingung mengenai sidang-sidang dan apapun hasilnya itu, simpelnya begini..

Komisi Pemilihan Umum (KPU) beberapa waktu lalu mengeluarkan hasil perhitungan suara Pemilu 2019, di mana pasangan nomor 1, Jokowi dan Ma'ruf Amin unggul atas peasingnya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Ingat, itu bukanlah pengumuman pemenang resmi, hanya pengumuman hasil suara saja. Jadi sampai sini Jokowi dan Ma'ruf Amin belum 100% dinyatakan menang.

Tapi seperti diketahui, pihak Prabowo dan Sandi tak terima karena merasa dicurangi. Dari hasil hitung-hitungan tim-nya, Prabowo mengaku hasil suara mereka jauh di atas Jokowi dan Ma'ruf Amin. Ketua Umum Partai Gerindra itu pun lantas melaporkan dugaan kecurangan ke pihak Mahkamah Konstitusi (MK).

Dari laporan itulah akhirnya digelar rentetan sidang panjang, yang mana kebanyakan adalah pembuktian bukti kecurangan yang coba disampaikan pihak Prabowo. Nah setelah dievaluasi oleh MK, ternyata mereka tidak menemukan kecurangan karena bukti-bukti yang disampaikan pihak Prabowo tidak valid.

Artinya, kita harus kembali mengacu pada hasil suara yang dikeluarkan KPU beberapa waktu lalu, di mana pasangan nomor 1, Jokowi dan Ma'ruf Amin unggul atas Prabowo dan Sandi. Sekarang kita cuma bisa menunggu pengumuman resmi pemenangnya dari pihak KPU.

(lip/gtr)



MORE STORIES




REKOMENDASI