Diperbarui: Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Siapa yang menyangka kalau tahun 2020 ini menjadi terasa berat karena virus corona. Kita yang biasanya bebas ke luar rumah dan berinteraksi dengan siapapun sekarang menjadi terbatas.
Himbauan pemerintah yang menganjurkan di rumah pun harus dilakukan untuk mencegah penyebaran. Padahal sebentar lagi umat Muslim akan merayakan bulan Ramadhan di mana harus bertemu banyak orang.
Seniman bernama Hari Prast telah membuat ilustrasi yang menganjurkan lebih baik tidak pulang kampung saat pandemi virus corona. Ilustrasinya ini memberikan pesan tak langsung dari sebuah plesetan pada produk makanan Indonesia. Melansir dari Instagram @harimerdeka, ini dia.
Advertisement
Ilustrasi Mudik Hari Prast © Instagram/harimerdeka
Terlihat kalau pada ilustrasi tersebut benar-benar menggambarkan atribut mudik seperti sebuah kardus berisi mie instan yang dibawa oleh seorang perantau. Pada gambar tersebut, Hari Prast menuliskan, "Kalau sayang, jangan pulang. Lebih baik tidak pulkam."
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Ilustrasi Mudik Hari Prast © Instagram/harimerdeka
Selanjutnya ada produk minuman soda yang begitu ikonik. Siapa sangka kalau bisa diplesetkan menjadi tulisan 'Pantang Pulkam'.
Advertisement
Ilustrasi Mudik Hari Prast © Instagram/harimerdeka
Kalau yang produk satu ini wajib hukumnya dimiliki semua orang. Obat yang biasa dibawa saat mudik ini memang memiliki gambar transportasi yang sangat cocok dengan nuansa pulang kampung.
Ilustrasi Mudik Hari Prast © Instagram/harimerdeka
Kalau sayang keluarga memang sebaiknya jangan pulang kampung dulu. Nggak mau kan satu keluarga jadi terkena juga? Maka dari itu, kalau kangen lebih baik disimpan dulu di celengan rindu.
Ilustrasi Mudik Hari Prast © Instagram/harimerdeka
Ilustrasi terakhir ini bertuliskan, "Ada kemauan, ada jalan." Maksudnya, meski tak memilih pulang kampung tapi akan selalu ada solusi dalam setiap masalah. Kamu bisa saja memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi. Meski tak bisa langsung berhadapan, tapi makna dari pulang kampung sendiri adalah saling bertukar kabar.
Meski simpel tapi deretan ilustrasi ini mengena di hati banget. Setuju?
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/lmp)
Advertisement