Melegenda! Cita Rasa Otak-Otak Selaras Bandung Tak Pernah Berubah Hingga Sekarang

Minggu, 04 September 2022 13:01 Penulis: Iwan Tantomi
Melegenda! Cita Rasa Otak-Otak Selaras Bandung Tak Pernah Berubah Hingga Sekarang
Credit: Manis dan Sedap/Otak-Otak Selaras

Kapanlagi Plus - Bicara kuliner legendaris, Bandung tak pernah kekurangan. Bukan saja kuliner khas Bandung saja, tetapi ada banyak makanan dari daerah lain yang secara turun temurun dijual di sana, hingga menjadi kuliner legendaris.

Salah satu kuliner legendaris di kota Bandung yang tak pernah berubah hingga sekarang cita rasanya adalah Otak-Otak Selaras. Penasaran seperti apa?

Punya Latar Sejarah yang Panjang

Credit: Manis dan Sedap/Otak-Otak SelarasCredit: Manis dan Sedap/Otak-Otak Selaras

Usaha Otak-Otak Selaras dirintis oleh Alamsyah Yusman dan Julianti K. Yusman. Nyonya Julianti K. Yusman yang akrab dipanggil Oma Yusman, berbekal resep keluarga dari neneknya, tahun 1964 mencoba merintis usaha dengan menjual otak-otak dengan label Selaras.

Saat itu produksi masih di sebuah rumah kontrakan di jalan Somawinata dengan peralatan yang serba minim dan terbatas. Usaha kuliner yang mulanya hanya untuk konsumsi di kalangan keluarga, pelan-pelan mulai banyak pembelinya. Sekitar tahun 1966 dsan 1967 etiket berlogo ikan dan nama Selaras dipatenkan.

Alasan Diberi Nama 'Selaras'

Credit: Manis dan Sedap/Otak-Otak SelarasCredit: Manis dan Sedap/Otak-Otak Selaras

Ada cerita dan filosofi menarik tentang kenapa otak-otak Pandu diberi nama Selaras. Endang Syarief, seorang pelukis kartun majalah bahasa Sunda Mangle saat itu merangkap pegawai atau staf DAMRI dan kenalan Pak Yusman dimintai tolong untuk merancang etiket otak otak.

Beliaulah yang melukis dan memberi nama SELARAS. Lukisan garis garis yang tidak terputus melambangkan rejeki yang tidak akan putus putus. Begitu keterangan pak Endang dan beliau tidak mau dibayar, katanya kalau sudah laku, baru dibayar.

Tahun 1969 usaha otak-otak pindah ke Jalan Pandu Dalam, saat itu produksi sudah mencapai 500 buah per hari. Mulailah dipikirkan jenis mesin untuk membantu produksi supaya lebih praktis dan efisien.

Didukung sang suami yang menguasai teknik permesinan, dirancanglah mesin rakitan sendiri yang bisa membantu produksi otak-otak dari mulai menggiling adonan, menimbang sampai membungkus dan memanggang.

Credit: Manis dan Sedap/Otak-Otak SelarasCredit: Manis dan Sedap/Otak-Otak Selaras

Otak Otak Pandu makin dikenal luas ketika ada tren para mahasiswa menjual kupon makanan untuk menggalang dana. Sampai sekarang walaupun sudah berpindah di Jalan Pesantren Wetan, nama yang lebih dikenal adalah Otak-Otak Pandu.

Sampai saat ini pula, ibu Julianti dan suami dibantu seorang karyawan, masih bangun dini hari, menyiapkan dan mengolah bahan untuk membuat pesanan otak otak. Pesanan tidak untuk dalam kota saja, tapi sampai luar kota, pulau dan luar negeri.

Waktu terus bergulir, regenerasi mulai dipersiapkan, menghadapi era global dan digital, pendiri Otak-Otak Selaras dibantu putri dan cucu mulai merambah media sosial dan toko online.

Tantangan yang Dihadapi Selama Menjalankan Usaha

Credit: Manis dan Sedap/Otak-Otak SelarasCredit: Manis dan Sedap/Otak-Otak Selaras

Pada tahun 60-an, orang-orang di Bandung belum mengenal apa itu otak-otak. Masih terdengar sangat asing bagi masyarakat Bandung pada saat itu karena otak-otak bukan berasal dari pulau Jawa. Bahkan awalnya saat merintis, membuat 30 buah otak-otak pun tidak laku.

Tantangan berikutnya ketika dulu setelah mulai dikenal kita masih memakai arang untuk proses pemanggangan, pada saat itu juga kita mulai beralih ke gas LPG lalu orang2 merasa otak2nya jadi kurang enak (katanya pakai arang jadi lebih berasa). Tapi dengan edukasi yang cukup, akhirnya sampai sekarang terus bertahan memakai gas dan tidak lagi memakai arang.

Menjual Otak-Otak Selama Enam Dekade

Credit: Manis dan Sedap/Otak-Otak SelarasCredit: Manis dan Sedap/Otak-Otak Selaras

Otak-Otak Selaras hanya menjual satu menu saja selama enam dekade. Cita rasanya pun tidak berubah sama sekali, wajar jika Otak-Otak Selaras dijuluki usaha kuliner melegenda di Bandung.

Apabila ingin memesannya, kini bisa dilakukan dengan mudah melalui ManisdanSedap.com. Platform tersebut merupakan bagian dari KLY (KapanLagi Youniverse) sebagai Digital Media Network yang juga menaungi Liputan6.com, Merdeka.com, KapanLagi.com, Dream.co.id, Brilio.id, Fimela.com, Bola.com, Bola.net, dan Otosia.com.

Bukan hanya memudahkan penikmat kuliner menemukan dan memesan pre-order dari seluruh Nusantara, ManisdanSedap.com juga menjadi etalase yang memajang jualan para pemilik UMKM. Dilengkapi fitur tombol langsung ke nomor seller, pembeli dan penjual bebas berinteraksi maupun bertransaksi terpisah dari platform ini.

Yuk PO Sekarang di ManisdanSedap!

(kly/tmi)

Reporter:

Iwan Tantomi



MORE STORIES




REKOMENDASI