Arti Phising dan Modus Pelakunya, Ketahui Juga Cara Agar Terhindar dari Tindak Kejahatan Ini

Rabu, 15 Juni 2022 15:11
Arti Phising dan Modus Pelakunya, Ketahui Juga Cara Agar Terhindar dari Tindak Kejahatan Ini
Ilustrasi (credit: unsplash)


Kapanlagi Plus - Kemajuan teknologi nyatanya tak saja membawa dampak positif. Banyak oknum yang juga memanfaatkan teknologi untuk kejahatan. Kejahatan phising adalah salah satunya. Pengetahuan masyarakat yang minim menjadi alasan banyaknya orang yang tanpa sadar menjadi korban dari kejahatan phising. Oleh karena itu, arti phising perlu untuk diketahui dan dipahami setiap orang. 

Phising merupakan satu kejahatan yang cukup sering terjadi belakangan ini. Pelaku biasa melakukan kejahatan ini dengan mencuri data korban. Kesadaran korban akan pentingnya menjaga data pribadi menjadi satu faktor tersendiri yang memperbesar peluang terjadinya kejahatan phising. Selain itu, tentu masih ada banyak hal yang perlu diketahui tentang arti phising. Apa sajakah itu?

Untuk mengetahui seluk beluk tentang arti phising, langsung saja simak ulasan berikut ini.

 

1. Arti Phising

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, phising jadi satu kejahatan yang cukup sering terjadi saat ini. Sialnya, pengetahuan masyarakat luas tentang arti phising masih sangat minim. Pasalnya, istilah phising yang berasal dari bahasa Inggris memang masih terbilang asing.

Berdasarkan asal mula kata, istilah phising merupakan salah satu kata yang berasal dari bahasa Inggris. Jika diterjemahkan secara harfiah, arti phising adalah pengelabuan. Dalam kamus bahasa Inggris online dictionary.cambridge.org, secara lebih detail phising didefinisikan sebagai tindak kejahatan yang dilakukan dengan mengelabui seseorang agar memberikan informasi melalui internet atau melalui email yang memungkinkan orang lain mengambil uang dari rekening mereka.

 

2. Modus Kejahatan Phising

Dilansir dari situs phishing.org, arti phising diartikan sebagai tindak kejahatan yang umumnya terjadi di dunia maya. Pelaku phising akan mengelabui target dengan cara menghubungi melalui email, telepon, atau pesan teks. Pelaku akan menyamar sebagai institusi yang sah untuk mengelabui target, agar memberikan data pribadi seperti identitas pribadi, detail kartu kredit, data perbankan, dan kata sandi.

Berbekal informasi yang didapatkan tersebut, pelaku phising kemudian bisa mengaku sebagai pemilik identitas. Selanjutnya, pelaku dapat mengakses akun penting seperti rekening atau akun aplikasi yang digunakan untuk transaksi lainnya. Akibatnya, korban akan mengalami kerugian besar mulai dari identitas yang disalahgunakan hingga kerugian secara finansial.

 

3. Ciri-ciri Phising di Email

Kejahatan phising bisa dilakukan di mana saja kapan saja melakukan berbagai media. Namun salah satu yang paling sering terjadi, kejahatan phising dilakukan melalui email. Pasalnya, email menjadi salah satu kontak yang mudah menyebar karena tanpa sadar sering kita bagikan.

Lewat email, biasanya pelaku akan mengirimkan email berisi promosi atau penawaran lain seperti kerja sama. Dalam email tersebut biasanya juga akan terdapat link atau lampiran. Link atau lampiran inilah yang terkadang jadi jebakan. Oleh karena itu, kalian patut waspada. Bukan saja dengan mengetahui arti phising, melainkan juga dengan tahu ciri-ciri email yang berpotensi phising.

Berikut beberapa ciri email yang berpotensi phising, dilansir dari phising.org.

1. Penawaran yang Diberikan Terlalu Berlebihan (to good to be true)

Untuk menarik perhatian target, pelaku phising akan memberikan penawaran yang terkesan sangat berlebihan. Misalnya, banyak yang mengklaim bahwa kalian memenangkan hadiah utama suatu undian, mendapatkan give away ponsel terbaru, dan sebagainya.

2. Pesan dalam Email Terkesan Memaksa atau Mendesak

Selain itu, email phising juga biasanya dibuat dengan bahasa yang terkesan memaksa atau mendesak. Misalkan dengan memberikan penawaran super dalam waktu yang terbatas.Tujuannya, agar target panik dan langsung mengiyakan perintah yang terdapat dalam email.

3. Menyertakan Link yang Tidak Jelas

Sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya, email phising biasanya akan menyertakan link atau url yang tidak jelas. Biasanya pelaku akan membuat situs web populer yang mirip dengan salah eja, misalnya www.bankofarnerica.com - 'm' sebenarnya adalah 'r' dan 'n'. Jadi perhatikan baik-baik sebelum asal klik.

4. Menyertakan Lampiran yang Tidak Jelas

Selain link yang tidak jelas, email phising juga kerap menyertakan lampiran yang tidak jelas. Lampiran bisa saja mengandung muatan seperti ransomware atau virus lainnya. Perlu diketahui, bahwa satu-satunya jenis file yang selalu aman untuk diklik adalah file .txt.

5. Pengirim Tidak Dikenal atau Tidak Jelas

Satu ciri yang paling pasti, email phising biasa dikirimkan oleh orang atau kontak yang tidak kalian kenal, tidak biasa, dan bisa juga tidak terduga. Jadi, cari tahu dulu sebelum membuka dan mengikuti perintah yang tertera di email tersebut.

 

4. Cara Mencegah Phising

Selain mengetahui arti phising dan ciri-ciri email yang berpotensi memuat modus phising, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menghindari kejahatan ini. Berikut adalah beberapa langkah di antaranya yang bisa dilakukan agar terhindar dari kejahatan phising.

1. Waspada terhadap panggilan atau pesan dari kontak yang asing dan mencurigakan.

2. Jangan langsung mengerjakan apa yang diperintahkan oleh penelepon atau pengirim pesan yang tak dikenal.

3. Tingkatkan keamanan browser dan email dengan menerapkan sistem filter spam.

4. Lakukan autentifikasi dua faktor untuk setiap akun perbankan dan aplikasi transaksi lainnya.

5. Lakukan pengecekan riwayat transaksi perbankan dan aplikasi transaksi lainnya secara rutin. Laporkan segera saat menemukan hal yang janggal.

Itulah di antaranya penjelasan arti phising dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat dan bisa membatu menghindarkan kalian dari tindak kejahatan ini!

 

(kpl/gen/psp)



MORE STORIES




REKOMENDASI