Momen Hangat Jokowi dan Prabowo Berpelukan Dalam Balutan Merah Putih

Rabu, 29 Agustus 2018 21:35 Penulis: Guntur Merdekawan
Momen Hangat Jokowi dan Prabowo Berpelukan Dalam Balutan Merah Putih
Jokowi - Prabowo Subianto / Credit: ANTARA FOTO/Kumparan/INASGOC/Aditia Noviansyah/Pras/18


Kapanlagi Plus - Tak bisa dipungkiri jika dunia politik Tanah Air dalam beberapa tahun terakhir sangat panas dan dipenuhi dengan 'perang dingin' antara kubu-kubu tertentu. Saling caci maki atau hujat-menghujat tak jarang kita temui, mulai dari media massa sampai timeline media sosial.

Namun gelaran olahraga terbesar se-Asia, Asian Games 2018 secara perlahan berhasil mendinginkan persaingan politik yang sedang tak kondusif di Indonesia saat ini. Seperti diketahui, Indonesia terpilih jadi tuan rumah penyelenggara gelaran 4 tahunan tersebut. Tentunya mayoritas publik Tanah Air ingin fokus untuk bersatu memberikan dukungan pada para atlit yang sedang berjuang untuk mengharumkan nama bangsa, sembari sejenak melupakan persaingan politik.

Dan hari ini, Rabu (29/8), arena pencak silat TMII, Jakarta menjadi sebuah saksi dari sebuah pemandangan yang langka dan menyentuh. Bagiamana tidak, kala itu dua tokoh besar dunia politik, Joko Widodo dan Prabowo Subianto berpelukan dalam balutan bendera merah putih!

1. Emas Ke-30 Untuk Indonesia

Ceritanya, Jokowi selaku presiden Indonesia dan juga Prabowo (Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia) beserta sejumlah tokoh politik besar lainnya hadir menyaksikan pertandingan final cabor Pencak Silat yang mempertemukan wakil Indonesia, Hanifan Yudani Kusumah dan Nguyen Thai Linh asal Vietnam.

Setelah melalui pertarungan yang ketat, Hanifan akhirnya sukses keluar sebagai juara sekaligus mempersembahkan emas ke-30 untuk Indonesia di Asian Games 2018. Tak kuasa menahan luapan emosi pasca kemenangannya, Yudani lalu berlari-lari mengitari venue sambil mengibarkan bendera merah-putih.

2. Pelukan Hangat Jokowi dan Prabowo

Setelahnya, Yudani berlari ke arah tribun VVIP tempat Prabowo duduk dan memeluknya. Momen hangat itu mendapat sambutan hangat dari seisi venue, termasuk Jokowi yang duduk di sebelah Prabowo. Standing ovation pun bercampur jadi satu dengan teriakan histeris penonton.

Setelahnya, pemandangan yang langka pun terjadi kala Yudani memeluk Jokowi beserta dengan Prabowo. Ya, ketiganya berpelukan dalam balutan bendera merah putih yang dibawa oleh Yudani. Senyum pun mengembang, tak cuma dari bibir Jokowi maupun Prabowo, namun juga seluruh penonton yang menyaksikan.

Potret Jokowi dan Prabowo pun sontak viral bukan main dan jadi bahan perbincangan publik! Tak sedikit yang mengaku terharu melihat aksi dua calon presiden di Pilpres 2019 mendatang ini berpelukan.

3. Jokowi Posting Foto Pelukan Dengan Prabowo

Tak lama berselang, Jokowi pun mengunggah potret hangat dan langka kala dirinya berpelukan dengan Prabowo lewat akun Instagram resminya. Tak lupa ayah 3 anak itu menuliskan caption yang tak kalah menyentuh dari pemandangan yang tergambar dalam foto tersebut.

"Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, sore tadi. Begitu dinyatakan sebagai peraih medali emas kelas C setelah menundukkan Nguyen Thai Linh asal Vietnam, pesilat putra Hanifan Yudani Kusumah merayakan kemenangannya dengan berlari keliling arena lalu naik ke tribun penonton tempat saya duduk bersama Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Kami bertiga (Hanifan, saya dan Pak Prabowo) pun berpelukan dalam selubung merah putih," tulis Jokowi pada caption foto postingannya.

4. Ucapan Selamat Jokowi Untuk Hanifan

Tak lupa Jokowi juga memberikan selamat pada Hanifan atas prestasi membanggakannya tersebut. Seperti diketahui, dari 30 emas yang telah diperoleh Indonesia, 14 di antaranya datang dari cabor Pencak Silat.

"Selamat untuk Hanifan, seluruh atlet pencak silat Indonesia, pelatih dan jajaran pengurus, yang mempersembahkan 14 medali emas untuk kontingen Indonesia di Asian Games 2018. Dengan perolehan medali 30 emas, 22 perak, dan 35 perunggu sampai hari ini, Indonesia berada di posisi keempat, sebuah pencapaian baru yang menjadi sejarah bagi dunia olahraga negeri ini," pungkas tulisan itu.

(kpl/gtr)



MORE STORIES




REKOMENDASI