Pengakuan Mengejutkan Seorang WNA yang Diundang untuk Jadi Peserta di Event Pembuahan Massal

Jum'at, 18 September 2020 14:55
Pengakuan Mengejutkan Seorang WNA yang Diundang untuk Jadi Peserta di Event Pembuahan Massal
Credit Foto: iStock Via Liputan6.ccom


Kapanlagi Plus - Dalam beberapa waktu terakhir ini, netizen sedang heboh membicarakan sebuah event 'pembuahan massal' yang tengah viral. Kisah itu dibagikan oleh seorang pengguna Twitter melalui akun AREA JULID, lengkap dengan pengakuan salah satu anggota yang pernah terlibat dalam event tersebut.

Buat kalian yang belum tahu, event ini mempertemukan para wanita Indonesia dengan pria-pria Warga Negara Asing (WNA). Mereka lantas saling berhubungan seks tanpa ikatan. Tujuannya cuma satu, yakni agar wanita Indonesia tersebut bisa mendapatkan anak blasteran bule.

Dan berikut adalah pengakuan dari seorang WNA yang pernah jadi partisipan dalam event tersebut..

"Aku adalah seorang pria berkulit putih, usia 28 tahun dari Eropa dan sudah tinggal di Jakarta selama sekitar 2 tahun. Walaupun aku sudah mulai terbiasa dengan budaya dan hidup di sini, Indonesia masih saja sering membuatku terkejut. Beberapa bulan lalu aku diundang oleh seorang kenalan rekan kerjaku yang katanya butuh anggota untuk sebuah 'event pembuahan massal'," buka tulisan tersebut.

1. Wanita yang Berasal dari Kalangan Atas

Dari pengakuan WNA tersebut, kebanyakan wanita Indonesia yang mengikuti event ini berasal dari keluarga kalangan atas. Beberapa dari mereka bahkan punya suami di kehidupan nyata.

"Tentu saja awalnya aku tak mengerti. Jadi temanku menjelaskan ada sebuah event pembuahan untuk para wanita Indonesia, biasanya dari keluarga kelas atas yang tergila-gila pada budaya barat dan ingin memiliki bayi berkulit putih. Jika mereka ingin mempertahankan suami atau keluarganya, maka mereka akan diizinkan untuk ikut event pembuahan," sambung tulisan tersebut.

2. WNA Harus Tinggi Tampan Pintar

Para wanita Indonesia yang hadir sendiri diizinkan untuk memilih WNA yang akan diajaknya untuk berhubungan badan. Kebanyakan dari mereka mengajukan syarat yang cukup spesifik untuk calon 'pewaris' darah keturunan anaknya.

"Tujuannya di sini adalah agar para wanita Indonesia bisa hamil. Dan cowoknya harus orang kaukasia, tinggi, tampan, pintar, biasanya seorang pebisnis," tutup tulisan tersebut.

3. Dikomentari Salmafina Sunan

Event pembuahan massal ini juga sampai ke radar Salmafina Sunan. Pada postingan tersebut, putri dari Sunan Kalijaga itu juga turut menuliskan komentarnya.

"Biasanya yang ikut sperm donation ini kan untuk yang nggak punya anak atau untuk (maaf) 'lesbian' marriage couple. Kalau gay kan pake surrogate mommy (aku nggak anti LGBT btw)," tulis Salma.

"Kalau emang horang kayah kenapa nggak singapore aja ya ke sperm bank buat dapet sperm donor? Kan bisa milih juga tanpa harus berhubungan langsung. Lebih safety nggak sih? Terus itu cowo-cowonya dicheck kah kesehatannya?" tutupnya.

(kpl/gtr)



MORE STORIES




REKOMENDASI