Ramai Soal Perppu No. 2 Tahun 2017, Apa Sih Maksudnya?

Jum'at, 14 Juli 2017 10:18 Penulis: Agista Rully
Ramai Soal Perppu No. 2 Tahun 2017, Apa Sih Maksudnya?
merdeka.com

Kapanlagi Plus - Belakangan ini, isu toleransi menggaung begitu keras di tanah air. Yang seringkali dikaitkan dengan isu toleransi ini adalah tindakan yang dianggap radikal dan mengancam Pancasila. Maka dari itu, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2 Tahun 2017 untuk menanggulangi hal tersebut.

Perppu yang disetujui oleh Presiden Joko Widodo ini mengatur tahapan sanksi bagi organisasi masyarakat anti Pancasila yang lebih ringan dibandingkan UU No. 17 Tahun 2013.

Perppu ini melarang tindak permusuhan terhadap SARA serta penyalahgunaan, penistaan, atau penodaan pada agama. Ada juga larangan penggunaan nama, lambang, bendera, dan simbol organisasi yang mirip dengan kegiatan separatis.

"Perppu ini menjangkau hal-hal yang tidak tercakup dalam UU ormas atau UU terorisme sekalipun," ujar Muradi, Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan Universitas Padjajaran Bandung, dikutip dari merdeka.com.

Menteri Agama, Lukman Saifuddin menegaskan bahwa Perppu ini dibuat untuk berbagai kalangan  merdeka.comMenteri Agama, Lukman Saifuddin menegaskan bahwa Perppu ini dibuat untuk berbagai kalangan merdeka.com

"Ini merupakan langkah preventif untuk membersihkan organisasi masyarakat yang memang dianggap akan mengancam NKRI, jadi tepat," imbuhnya. Untuk menegaskan fungsi Perppu ini, Menteri Agama Lukman Saifuddin juga angkat bicara.

"Perppu ini berlaku umum untuk semua kalangan, semua golongan kita," ujarnya usai Rapat Kerja di Komisi VIII DPR, Kamis (13/07) kemarin.

Perppu sendiri memang terbit atas kewenangan Presiden, sementara itu sebelumnya peraturan yang dikeluarkan Presiden ini dikaji terlebih dulu oleh DPR. "DPR akan menilai momentum kegentingan penyebab perlunya dibuat Perppu dan juga mengkaji isi untuk menjaga ideologi negara serta integritas bangsa," pungkas Lukman Saifuddin.

(mdk/agt)

Editor:

Agista Rully



LATEST UPDATE




REKOMENDASI