Sejarah Singkat Hari Pramuka 14 Agustus 2021, Beserta Makna Logo 60 Tahun Gerakan Pramuka

Jum'at, 13 Agustus 2021 13:55
Sejarah Singkat Hari Pramuka 14 Agustus 2021, Beserta Makna Logo 60 Tahun Gerakan Pramuka
Ilustrasi (credit: pixabay.com)


Kapanlagi Plus - Peringatan Hari Pramuka ke-60 jatuh pada tanggal 14 Agustus 2021. Gerakan Pramuka pada tahun ini memasuki usia ke 60 tahun terhitung sejak diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961.

Usia lebih setengah abad dari Gerakan Pramuka yang kemudian diperingati sebagai Hari Pramuka setiap tanggal 14 Agustus ini, memiliki sejarah panjang hingga sampai pada titik sekarang. Sejarah Hari Pramuka 14 Agustus tak lepas dari peran tokoh-tokoh penting Indonesia yang kemudian meresmikan istilah nama Pramuka, sebelumnya dikenalkan oleh K.H Agus Salim dengan istilah 'Kepanduan'.

Istilah kata Pramuka tersebut adalah singkatan dari Praja Muda Krana yang berarti Jiwa Muda yang Suka Berkarya. Setelah melalui perjalanan panjang, akhirnya dilakukan MAPINAS (Majelis Pimpinan Nasional) diketuai oleh Presiden Ir. Soekarno pada 14 Agustus tahun 1961 beserta jajaran tokoh kepramukaan lainnya yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Pramuka Nasional setiap tanggal 14 Agustus.

Peringatan Hari Pramuka setiap tahunnya selalu memiliki tema dan logo khusus yang sarat makna. Seperti tahun ini, untuk memperingati hari bersejarah tersebut, logo resmi untuk Hari Pramuka ke-60 telah ditetapkan berdasarkan surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 27 Tahun 2021. Sebab itulah di bawah ini akan mengulas tentang sejarah singkat Hari Pramuka 14 Agustus 2021 beserta makna tema dan logo 60 tahun Gerakan Pramuka.

 

 

 

 

 

1. Sejarah Pramuka di Indonesia

Seperti telah disinggung pada ulasan sebelumnya tentang sejarah singkat Hari Pramuka di Indonesia, maka pada ulasan kali ini akan mengulas sejarah awal Gerakan Pramuka di Indonesia. Awal Gerakan Pramuka di Indonesia diketahui dimulai pada tahun 1912.

Melansir dari laman Museum Sumpah Pemuda, Organisasi Pramuka di Indonesia pertama kali muncul setelah cabang milik Belanda yang Bernama Nederlandesche Padvinders Organisatie (NPO) tahun 1912 berubah nama menjadi Nederlandas Indische Padvinders Vereniging (NIVP) 1916.

Kemudian pada tahun yang tersebut, Indonesia juga membentuk Organisasi Kepanduan pertama yang Bernama Javansche Padvinder Organisatie (JPO). Tak hanya JPO, sejumlah gerakan yang juga serupa juga terbentuk meliputi Hizbul Wathan (HW), JJP (Jong Java Padvinderij), Nationale Padvinders (NP), Nationaal Indonesische Padvinderij (NATIPIJ), Pandoe Pemoeda Sumatra (PPS).

Selanjutnya di tahun 1926 lahirlah INPO (Indonesische Padvinderij Organisatie) yakni organisasi penyatuan dari dua organisasi pandu lainnya. Lalu ada juga Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) dan Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO).

Banyaknya muncul gerakan nasional lainnya untuk membuat organisasi yang sejenis dibentuklah PAPI (Persaudaraan Antara Pandu Indonesia) 23 Mei 1928 terdiri dari beberapa anggota yakni INPO, SIAP, NATIPIJ, PPS.

Beberapa tahun setelah pembentukan PAPI tebentuklah Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI). Sedangkan di tahun 1938, PAPI akhirnya mengembangkan diri menjadi Badan Pusat persaudaraan Kepanduan Indonesia (BPPKI).

Namun beberapa kendala muncul setelah 1941 ataupun setelah kemerdekaan RI pada 1945 terkait PERKINDO (Persatuan Kepanduan Indonesia). Pada akhirnya pemerintah mengupayakan perbaikan dan pembenahan organisasi Kepanduan di tahun 1960 hingga 1961 dengan melibatkan beberapa tokoh hingga mencetuskan istilah Pramuka.

 

2. Hari Pramuka Nasional 14 Agustus

Setelah tercetus istilah Pramuka yang diketahui atas saran dari Sri Sultan Hamengkubuwana IX diambil dari kata Poromuko berarti pasukan terdepan dalam perang. Sedangkan arti Pramuka sendiri merupakan singkatan dari Praja Muda Karana yang berarti Rakyat Muda yang Suka Berkarya.

Selain itu, sebagai tindak lanjut dari upaya pemerintah untuk membenahi organisasi Kepanduan yang kini dikenal dengan Pramuka, pada 20 Juli 1961 di Istora Senayan menjadi Hari Ikrar Gerakan Pramuka yang merupakan hasil dari penggabungan sejumlah tokoh Kepanduan Indonesia dengan organisasi gerakan Pramuka.

Sedangkan pada 14 Agustus 1961 dilakukan MAPINAS (Majelis Pimpinan Nasional) diketuai oleh Presiden Ir. Soekarno, wakil ketua I Sultan HB IX, wakil ketua II Brigjen TNI Dr. A.Azis Saleh pada 14 Agustus tahun 1961 beserta jajaran tokoh kepramukaan lainnya. Pada saat itu pula Presiden Soekarno menyerahkan panji-panji pramuka kepada para tokoh Pramuka yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Pramuka Nasional setiap tanggal 14 Agustus.

 

3. Arti Lambang Pramuka

Setelah hari Pramuka pada 14 Agustus 1961 ditetapkan, untuk mempermudah mengenalkan Gerakan Pramuka kepada masyarakat luas dibuatlah lambang Pramuka. Lambang untuk gerakan Pramuka adalah tunas kelapa. Lambang tunas kelapa tersebut dipelopori oleh Sumardjo Armodipuro. Di mana Tunas kelapa dilambangkan seperti anggota Pramuka yang menjadi tunas bagi bangsa. Selain itu dengan lambang tunas kelapa diharapkan dapat berguna dan memberi banyak manfaat bagi sesama dan bangsa Indonesia sendiri.

 

4. Makna Logo Hari Pramuka ke-60 Tahun

Setiap tahun pada tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka Indonesia. Pada setiap tahun juga dibuatlah tema dan logo tersendiri untuk memperingati Hari Pramuka. Di tahun 2021, logo Hari Pramuka ke-60 tahun telah ditetapkan berdasarkan surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (Kwarnas) Nomor 27 Tahun 2021.

Logo Hari Pramuka ke-60 tersebut memiliki makna tersendiri dengan slogan yang juga telah ditetapkan yakni "Berbakti Tanpa Henti". Di mana maknanya diharapkan seluruh anggota Gerakan Pramuka selalu siap sedia untuk berbakti sampai kapanpun. Sedangkan makna dari logo Hari Pramuka sebagai berikut:

- Logo warna merah dan putih: Warna merah memiliki arti berani dan kesatria, sedangkan warna putih rela dan tulus dalam berbakti.

- Angka 60: Logo angka 60 hari Pramuka tahun 2021 ini disesuaikan dengan usia lahirnya Gerakan Pramuka. Pada angka 6 memiliki tangkai dengan kombinasi daun nyiur yang berarti menunjukkan kecintaan Pramuka pada tanah air.

- Logo lambang WOSM di tengah angka 0: Lambang logo tersebut memiliki makna Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya organisasi kepanduan di Indonesia sekaligus satu-satunya yang diakui oleh organisasi kepanduan dunia.

Itulah ulasan tentang sejarah singkat peringatan Hari Pramuka pada 14 Agustus 2021 beserta makna logo Gerakan Pramuka ke-60. Sehingga dengan mengingat kembali sejarah Hari Pramuka dapat dijadikan motivasi melanjutkan nilai-nilai, cita-cita, dan prinsip dasar kepramukaan. Selamat memperingati Hari Pramuka ke-60.

Sumber: tirto.id, popmama.com, Museum Sumpah Pemuda, Pramuka DIY

 

(kpl/nlw)



MORE STORIES




REKOMENDASI