Terjadi Penembakan di Utrecht, Polisi Duga Terkait dengan Terorisme
Ilustrasi ©merdeka.com
Kapanlagi.com - Tragedi penembakan brutal di Selandia Baru masih segar diingatan, kembali muncul kasus penembakan keji. Penumpang trem di Kota Utrecht, Belanda menjadi korban dari aksi keji oleh pria yang melontarkan timah panas secara tiba-tiba.
Dilansir dari BBC, kejadian penembakan di Utrecht tersebut berlangsung hari ini, Senin (18/3) siang waktu setempat. Seorang pria naik ke trem yang berisi sekitar 24 orang lalu mulai menembakkan senjatanya tanpa ampun.
Tiga orang dilaporkan meninggal dunia karena kejadian ini. Sementara sembilan penumpang trem lainnya mengalami luka-luka karena serangan dari pria yang belum diungkap identitasnya ini.
Advertisement
1. Diduga Teroris
Pihak kepolisian setempat menduga aksi penembakan brutal ini adalah bagian dari aksi terorisme. "Beberapa tembakan ditembakkan dari dalam trem dan beberapa orang terluka. Helikopter ada di tempat kejadian dan tidak ada penangkapan yang dilakukan," kata juru bicara kepolisian Joost Lanshage.
Namun ia tidak menambahkan keterangan lebih lanjut. Ia hanya meminta kepada warga agar waspada karena hingga saat ini, pelaku masih dinyatakan buron.
Saksi di lokasi kejadian menyebut bahwa ada beberapa pria melarikan diri setelah aksi penembakan berlangsung. Sementara satu orang perempuan terkapar setelah terkena timah panas dari pelaku.
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
2. Tingkatkan Keamanan Masjid
Kejadian ini langsung ditanggapi oleh pihak keamanan Kota Utrecht. Polisi memberikan pengamanan lebih ketat ke Masjid-Masjid dan tempat ibadah, karena dikhawatirkan serangan akan meluas ke sana.
Mereka menetapkan ancaman terorisme Utrecht ke level 5, tingkat tertinggi dalam level keamanan kota. Keamanan bandara dan sekolah pun ditingkatkan berkali lipat untuk mencegah pelaku melakukan serangan di tempat lain. Infrastruktur vital pun dijaga ketat, dan warga diminta waspada.
Semua sekolah menutup gerbang, tidak ada yang boleh keluar atau masuk. Demikian pula dengan kampus dan kantor serta tempat-tempat umum lainnya.
Â
3. PM Belanda Sangat Prihatin
Penembakan ini langsung menjadi sorotan utama di Belanda. Terlebih, selama ini kota-kota di Negeri Kincir Angin itu terbilang sangat aman dan tak pernah terjadi kejadian penembakan sebelumnya.
Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte pun menyatakan prihatin atas tragedi yang menimpa Utrecht. Mark langsung mengadakan pertemuan darurat untuk membahas masalah ini agar krisis tak semakin meluas.
Â
4. Polisi Sebarkan Foto Diduga Pelaku
Polisi Utrecht menyebarkan foto pria bernama Gokmen Tanis yang diduga sebagai pelaku penembakan. Foto tersebut disebarluaskan oleh kepolisian lewat dunia maya, salah satunya via jejaring sosial Twitter.
Dalam keterangannya, polisi Utrecht menduga bahwa saat ini posisi Gokmen masih berada di Belanda. Sementara itu, pihak pemerintah Belanda yang diwakili oleh Pieter-Jaap Aalbersberg, kepala bagian bidang terorisme, menyatakan bahwa ada beberapa kawasan lain yang juga jadi korban penembakan. Namun Pieter enggan menyebut lokasi tepatnya.
"Banyak hal yang belum jelas dan semua pihak terkait masih bekerja keras untuk mengungkap fakta ini," ungkapnya.
Yang Ini Nggak Kalah Hot!!!
- Pesan Egg Boy Will Connolly Pasca Lempar Telur ke Senator Anning
- Cerita Pilu & Menyayat Hati 7 Korban Penembakan di New Zealand
- Zulfirman Syah, Korban Asal Indonesia Masih Hidup Usai Ditembak Brenton Tarrant
- Kata-Kata Terakhir Korban Pertama Penembakan di Christchurch: Masuklah Saudaraku
- Pewdiepie Geram Namanya Dicatut Pelaku Penembakan Masjid New Zealand
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
(kpl/phi)
Advertisement