Terkait Saling Sindir di Twitter, Fadli Zon Sebut Menteri Susi Baper

Jum'at, 09 Februari 2018 11:37 Penulis: Tyssa Madelina
Terkait Saling Sindir di Twitter, Fadli Zon Sebut Menteri Susi Baper
Fadli Zon dan Menteri Susi © Merdeka

Kapanlagi Plus - Keberadaan media sosial Twitter nampaknya semakin mempermudah akses para pejabat negara untuk lebih dekat dengan rakyat. Twitter juga jadi sarana untuk menunjukkan berbagai program dan progress kerja. Namun, di sisi lain, media sosial juga bisa jadi ajang para pejabat Tanah Air berbalas pesan. Seperti yang dilakukan oleh Wakil Ketua DPR, Fadli Zon dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Beberapa waktu yang lalu, keduanya terlibat saling sindir di media sosial tersebut. Hal itu bermula saat Fadli mengkritik keberhasilan kinerja Menteri Susi. Fadli Zon menganggap Susi terlalu membanggakan perihal penenggelaman kapan asung pencuri ikan, padahal sektor ekonomi dan kesejahteraan nelayan di sekitar masih rendah. Cuitan tersebut akhirnya dibalas oleh Menteri Susi.

Cuitan antara Fadli Zon dan Menteri Susi. (Courtesy of Twitter)Cuitan antara Fadli Zon dan Menteri Susi. (Courtesy of Twitter)

"Ukuran keberhasilan yg telah anda lakukan apa Pak Fadli Yth??? Mohon pencerahan," cetus Menteri Susi.

Menyikapi hal tersebut, Fadli menilai cuitannya hanyalah bentuk evaluasi terhadap kinerja pemerintah saat ini. Ia mengaku kagum dengan kinerja Menteri Susi dalam memberantas kapal asing. Akan tetapi, menurut Fadli, hal tersebut jangan dijadikan sebagai tolok ukur keberhasilan.

Fadli Zon sebut Menteri Susi terbawa perasaan dengan isi cuitannya. © MerdekaFadli Zon sebut Menteri Susi terbawa perasaan dengan isi cuitannya. © Merdeka

"Susi baper (bawa perasaan) saja kali ya. Yang saya sampaikan relatif lunak," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/2), seperti dilansir dari Merdeka.

Fadli pun menambahkan bahwa ada hal-hal lain yang lebih efektif selain merusak dan menenggelamkan kapal asing yang masuk ke area Indonesia. "Saya pernah mengatakan harusnya kapal diambil dan diserahkan kepada nelayan, penenggelaman hanya akan membuat laut rusak," tegasnya.

(kpl/tmd)

Editor:

Tyssa Madelina



MORE STORIES




REKOMENDASI