Terobsesi Boneka Ken, Seorang Pria Oplas Mata Meski Berisiko Buta

Senin, 08 Mei 2017 13:18 Penulis: Agista Rully
Terobsesi Boneka Ken, Seorang Pria Oplas Mata Meski Berisiko Buta
© mirror.co.uk

Kapanlagi Plus - Operasi plastik untuk menyerupai sosok yang digemari mungkin sudah dianggap biasa bagi masyarakat modern. Tapi seringkali para penggemar ini melakukan modifikasi yang cenderung berlebihan pada tubuh mereka. Mulai dari suntik implan dan botoks, para penggemar ini tak tanggung-tanggung untuk mengalami kesakitan lho!

Belum lama ini, seorang wanita bernama Ophelia Vanity jadi perbincangan hangat. Pasalnya wanita yang berusia 30 tahun ini tela memotong tulang rusuknya untuk mendapatkan tubuh super langsing ala Barbie. Tak hanya wanita, para pria pun demikian. Justin Judlica dan Rodrigo Alves contohnya.

Rodrigo Alves, pria asal Brazil yang sangat terobsesi untuk menjadi Ken hidup © mirror.co.ukRodrigo Alves, pria asal Brazil yang sangat terobsesi untuk menjadi Ken hidup © mirror.co.uk

Rodrigo Alves merupakan sosok yang terkenal karena obsesinya terhadap boneka Ken, kekasih Barbie. Untuk bertransformasi menjadi seorang Ken, Rodrigo rela merogoh kocek Rp 6,8 M dan melewati setidaknya 150 operasi plastik.

Wajah Rodrigo sebelum terkena pisau bedah untuk bertransformasi menjadi Ken © mirror.co.ukWajah Rodrigo sebelum terkena pisau bedah untuk bertransformasi menjadi Ken © mirror.co.uk

Kali ini pria asal Brazil tersebut mengunjungi India untuk menjalani prosedur implan iris. Pria yang berusia 33 tahun ini nekad membiarkan bola matanya dibedah untuk dipasangi selaput pelangi berwarna biru layaknya Ken. Bagi Rodrigo, lensa kontak sudah tak lagi memenuhi keinginannya.

Rodrigo kali ini terbang ke India untuk menjalani operasi perubahan warna mata © mirror.co.ukRodrigo kali ini terbang ke India untuk menjalani operasi perubahan warna mata © mirror.co.uk

"Aku menggunakan lensa kontak dengan sangat mudah tapi hasilnya sangat palsu. Lima tahun lalu aku bertemu dengna seorang seniman yang membuat lensa kontak kustom jadi aku mulai bekerja sama dengannya sejak saat itu," jelas Rodrigo dikutip dari Mirror.

Rodrigo mengaku telah menggunakan lensa kontak sejak berusia 14 tahun dan merasa tak puas karena warna mata aslinya masih cokelat.  Rodrigo telah diperingatkan oleh sang dokter bahwa prosedur yang akan dijalaninya berisiko kebutaan namun pria ini tak mengindahkan larangan sang dokter dan nekat melakoninya.

(mir/agt)

Editor:

Agista Rully



MORE STORIES




REKOMENDASI