Tiru Raja Salman Kenakan Bhist, Bagaimana Penampilan Jokowi?

Senin, 27 Maret 2017 13:18 Penulis: Agista Rully
Tiru Raja Salman Kenakan Bhist, Bagaimana Penampilan Jokowi?
© dream.co.id

Kapanlagi Plus - Belum lama ini, Raja Salman baru saja berkunjung ke Indonesia untuk melakukan kerja sama ekonomi sekaligus berlibur. Kedatangan Raja ketujuh Arab Saudi tersebut memang cukup menghebohkan karena sang Raja membawa serta 1.500 rombongan serta menghabiskan uang yang tidak sedikit selama berkunjung ke tanah air.

Pendeknya segala hal tentang Raja Salman menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan netizen. Mulai dari para pangeran tampan yang turut serta berkunjung ke Indonesia, hotel yang ditempati oleh sang Raja, hingga baju khas yang hampir selalu dikenakannya selama berlibur dan menemui Presiden Jokowi untuk menunaikan tugas kenegaraan.

Jubah yang dikenakan Raja Salman disebut sebagai Bhist, diketahui bahwa jubah ini merupakan pakaian tradisional pria dataran Arab. Namun tampaknya efek kunjungan Raja Salman belum mereda sepenuhnya. Terbukti bahwa saat mengunjungi peresmian Titik Nol Peradaban Islam Nusantara, Presiden Jokowi mengenakan Bhist ala Raja Salman.

Presiden Jokowi kenakan Bhist dalam peresmian Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara di Tapanuli Tengah © Facebook.com/Kementrian Sekretariat NegaraPresiden Jokowi kenakan Bhist dalam peresmian Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara di Tapanuli Tengah © Facebook.com/Kementrian Sekretariat Negara

Jumat (24/03) lalu Presiden Jokowi hadir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara untuk meresmikan tugu titik nol. Dalam kegiatan tersebut, Presiden Jokowi tampak disambut oleh tokoh setempat sembari mengenakan bhist berwarna cokelat dengan jahitan emas serta berpeci putih.

Bahkan Presiden Jokowi juga memegang tongkat layaknya Raja Salman, bedanya hanyalah sang Presiden Ketujuh Indonesia ini tak menggunakan Keffiyeh, kain penutup kepala khas pria Arab Saudi. Tujuan pendirian tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara ini adalah untuk mengurangi gesekan di tengah masyarakat akibat konflik antaragama.

Dalam pidatonya dalam peresmian simbol kerukunan umat tersebut, Presiden Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia terdiri dari berbagai suku. Oleh sebab itu, persatuan bangsa hendaknya dijaga erat bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Well, selain pidato sang Presiden yang menyentuh hati bagaimana penampilan beliau? Sudah mirip Raja Salman belum ya?

(kpl/agt)

Editor:

Agista Rully



MORE STORIES




REKOMENDASI